Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

8 June 2015

Review Novel | Pre Wedding Rush - Okke 'SepatuMerah'

http://d.gr-assets.com/books/1389197807l/20492174.jpg Judul Buku : Pre Wedding Rush
Penulis : Okke 'Sepatumerah' 
Penerbit : Stiletto Book
ISBN : 9876027572218

Holaaaa..

Setelah sedikit menulis di blog satunya di SINI, dan setelah sedikit menulis status di FB di SINI. Aku mau nulis review lagi nih. Ternyata masih ada 1 draft yang belum terpublish, padahal novel yang ada di rak dan belum sempat direview masih ada beberapa sih. Nanti yaa, sabar, pasti akan direview kok..hehe..

Book Review kali ini datang dengan Novel karya Mba Okke 'SepatuMerah' yang berjudul Pre Wedding Rush, diterbitkan oleh penerbit Stiletto Book Baca judulnya aja pasti mikirnya ini cerita tentang seseorang yang tergesa-gesa mau nikah *sok tau yaa*. 

And the synopsis..

"Lo.. nggak rela gue nikah dengan Dewo?" Aku memberanikan diri untuk menembaknya.

"Apa masih penting, Nin? Gue rasa enggak, udah nggak penting." Lanang sama sekali tidak menatapku.

"Penting, Nyet. Penting buat gue." Suaraku terdengar parau, "Lo nggak rela gue menikah?"

"Sudahlah, Nin. Lupakan. Gue ngaco aja tadi,"

"Lanang. Please jawab. Lo nggak rela?" Suaraku melirih.

"Nggak!" Ia menatap manik mataku, "Puas lo?"

Life goes on. Tapi terkadang ada kenangan-kenangan indah yang membuat seseorang enggan melangkah menuju masa depan. Itulah yang terjadi dengan Menina. Hubungannya dengan Lanang, sang mantan pacar, begitu membekas di hatinya, bahkan sampai ia dilamar oleh pria lain yang lebih mencintainya.

Ketidakmampuannya melupakan masa lalu membuat Menina secara impulsif memutuskan melakukan perjalanan terakhir bersama Lanang ke Yogyakarta. Siapa yang bisa meranalkan apa yang akan terjadi? Saat Menina dan Lanang berada di Yogyakarta, terjadilah gempa bumi 5,9 SR yang memakan banyak korban.

Menina menyaksikan begitu banyak hal yang membuatnya kembali berpikir tentang hubungannya bersama Lanang dan juga calon suaminya. Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua?

Here we go..

Ulang tahun itu artinya cuma jadi lebih tua. Sekarang giliran gue menua, nanti-nanti pasti semua kena giliran. Jadi mari bersenang-senang selagi mampu dan sebelum mati! Selamat menjadi lebih tua semuanya! (PWR, hal. 26)
Men just come and go (PWR, hal. 36)

Mungkin emang harus ada harga yang dibayar atau hal yang dikorbankan untuk mendapatkan hal baik lainnya 
(PWR, hal. 38)

Orang-orang yang menyusun rencana adalah orang-orang yang kurang percaya diri terhadap kemampuan survival-nya. Orang-orang yang selalu khawatir (PWR, hal. 86)

Carpe diem quam minimum credula postero, reminder untuk menikmati hari ini sepenuhnya dan tidak khawatir akan hari esok (PWR, hal. 87)

Orang membuat rencana itu karena mereka punya tujuan hidup. Dengan bikin rencana, maka mereka bisa mengantisipasi situasi-situasi tertentu yang bisa menghalangi mereka mencapai tujuannya. Justru itu yang bisa bikin kemampuan survive seseorang meningkat (PWR, hal. 88)

Kita sering nggak menganggap orang-orang terdekat sebagai anugerah. Seberapa sering kita nggak memedulikan mereka? Kita anggap memang mereka seharusnya ada di sana. We take them for granted. Orang-orang tersebut baru akan terasa istimewa setelah kita kehilangan mereka. Bener banget kalau disebut you don't know what you've got till it's gone 
(PWR, hal. 151)

Hidup itu pilihan (PWR, hal. 204)

No comments:

Post a Comment

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...