Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

22 June 2015

Review Novel | Pasangan Labil - Paramita Swasti Buwana

Judul Buku : Pasangan Labil
Penulis : Paramita Swasti Buwana
Penerbit : Elex Media Komputindo
ISBN : 9786020256078

Holaaa...

This monday, PaB's Lovers! Buat aku, kemarin ngeri-ngeri asyik.. Nonton Jurassic World 3D dengan suasana setengah tegang, setengah takut. Sumpah, filmnya, efeknya keren bangetttt.. Jadi pingin kenalan sama dinosaurusnya..

Oke, hari ini, aku mau kasih review dari salah 1 novel yang menjadi novel kedua yang aku punya dari penulis kece satu ini. Yup, judulnya Pasangan Labil dan diterbitkan oleh Elex Media. Akhirnya, setelah curi-curi waktu, selesai juga bacanya. Terus habis dong novelnya.. Tenang, sabar.. Nanti akan ada saatnya lagi, aku bakalan review buku lagi. Kapan itu? Belum tau, karena belum tau juga kapan bakalan ada novel lagi yang direview. Oke, langsung aja ke TKP..

And the synopsis..

Disebut-sebut sebagai pasangan yang tak pernah akur - sampai hari kiamat - di kampus, membuat Dira dan Angga harus menutupi pernikahan yang sudah mereka jalani selama beberapa bulan ini. Status sebagai musuh bebuyutan mengharuskan mereka menutup rapat rahasia terbesar dalam hidup mereka untuk saat ini, termasuk dari sahabat mereka. Peran sebagai 'musuh seumur hidup' itu harus dilaksanakan sebaik mungkin, mengingat status mereka juga masih menjadi anak kuliahan. Jangan sampai status menikah ini mengakibatkan salah satu 
dari mereka tidak bisa meraih impiannya. 

Melakoni status sebagai musuh dikampus dan melaksanakan tanggung jawab  sebagai suami/istri - dalam satu hari  - ternyata sangat menguras emosi. Tapi bagaimana jadinya jika ternyata Dira malah hamil? Atau Dira dijodohkan oleh sahabatnya dengan orang lain? Belum lagi kesalahpahaman lain yang membuat keduanya merasakan cemburu satu sama lain. Menjadi pasangan labil itu benar-benar melelahkan.


Here we go..

All the world's a stage' - dunia ini adalah panggung sandiwara (PL, hal. 10)

Benci dan cinta hanya sebatas kaca tipis yang sewaktu-waktu akan retak dan kemudian pecah jika kita tidak berhati-hati (PL, hal. 18)

Jawaban penuh pertimbangan perasaan dan logikalah yang selalu menjadi jawabannya (PL, hal. 43)

Membagikan berita bahagia, harus sebisa mungkin menciptakan suasana yang juga mendukung kebahagiaanku (PL, hal. 93)

Setelah menikah hidup tidak selalu mudah, apalagi kalau menyangkut soal uang (PL, ha. 120)

Padahal aku nggak pernah anggap kamu orang lain. Kamu itu sahabatku, saudara perempuanku. Aku selalu berusaha jujur tentang apa pun sama kamu, tapi kamu.. bahkan nggak percaya sama aku tentang hal ini (PL, hal. 141)

Tidak peduli lagi dengan mitos kalau berdiri di depan pintu rumah maka akan jauh jodoh (PL, hal. 182)

Berharap akan selalu happily ever after bagaikan cerita dongeng (PL, hal. 190)

Kalau kamu aja nggak yakin sama diri kamu sendiri gitu, aku juga nggak bisa yakin sama kamu (PL, hal. 198)

Perbedaan antara rahasia dan kepercayaan itu setipis bulu. Jika rahasia itu terbuka, akan ada rasa ketidakpercayaan yang tercipta 
(Asri Rahayu MS - 22 Juni 2015) 

No comments:

Post a Comment

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...