Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

2 August 2015

Review Novel | Love Dust (Season 2) - Zhie Yhezy

Judul Buku : Love Dust (Season 2)

Penulis : Zhie Yhezy
Penerbit : Diandra Creative
Kategori : Romance

Holaaa...

Alhamdulillah.. Aku diberi kesempatan lagi buat Review novelnya mba Zhie Yhezy.. Kali ini sekuelnya Love Dust (Season 1). Ada yang belum baca novel sebelumnya? Monggo bisa dibaca lho reviewnya di SINI

Nah berhubung aku lagi semangat nulis review, yuk mari kita intip sinopsis dan reviewnya..

And the synopsis..

Jangan kembali berbalik melihatku, karena aku tidak mau kau tahu. Bagaimana rapuhnya aku.

Ji Won, telah memilih Jae Hyun dan melepaskan Hae Kyung. Dia telah benar-benar bahagia sekarang..

Tapi di saat kebahagiaan itu mengisi hari-harinya, tiba-tiba seseorang kembali datang. Seseorang yang tidak pernah Ji Won tahu sebelumnya.

Jae Hyun, merasa telah mendapatkan seluruh dunia saat Ji Won berjanji untuk hanya selalu melihatnya. Jae Hyun pun ingin melakukan hal yang sama, tapi.. Itu jika dia bisa.

Ji Won.. Jae Hyun. Kembali di uji oleh sebuah pilihan. Dan di saat tidak ada lagi pilihan yang tersisa. Maka haruskah mereka menyerah..


Here we go..
Usia adalah sebuah angka, aku tidak peduli. Bahkan bila dia lebih tua sepuluh tahun dariku, itu tidak masalah buatku (LD, hal. 19)

Menyukainya, bukan berarti harus memilikinya (LD, hal. 46)

Jika aku harus mengatakan harapanku pada bintang jatuh itu, maka aku hanya akan mengatakan.. aku ingin selalu bersama denganmu selamanya, Ji Won (LD, hal. 51)

Aku berharap tidak akan ada orang yang mengganggu jalan takdir kami.. karena setiap orang harusnya memilih jalan takdirnya tanpa mengubah jalan takdir orang lain (LD, hal. 77)

Pertahankan apa yang harus kau pertahankan, Jae Hyun, atau kau akan menyesal di sisa hidupmu nanti, janganlah menjadi orang yang pengecut (LD, hal. 203)

Menangislah saat kau ingin menangis, aku akan pura-pura tidak melihatnya (LD, hal. 207)

Perasaan sakit itu lebih besar dari rasa bahagia yang dia rasakan (LD, hal. 215)

Dengan cinta dan air mata biarlah ini menjadi cinta yang selamanya tidak akan pernah berujung berharap ini akan menjadi debu yang hilang dengan sendirinya terbawa oleh kencangnya putaran angin. Karena cukup kami yang mengetahui, bahwa kami akan mencintai satu sama lain untuk selamanya (LD, hal. 219)

Aku selalu berusaha mempertahankan apa yang seharusnya menjadi milikku (LD, hal. 224)


Melepaskan lebih baik daripada menahan disisi tapi itu terasa sakit 
(Asri Rahayu MS - 020815)
Akhirnya rangkaian Review Love Dust selesai juga. Terima kasih banyak untuk mba Zhie Yhezy yang sudah mempercayakan Peek A Book untuk mereview novelnya. Keren, jadi bisa belajar bahasa korea juga. Bacanya sambil bayangin Korea, dan tentunya bayangin tokoh utamanya #eaa. Sukses selalu untukmu, dear! Gomawo..

2 comments:

  1. Wow makasih sama reviewnya. Aku jadi mau baca bukunya, kyknya rameee...

    Boleh ya komen balik kesini http://bit.ly/1I2DVrr . Thank youuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai..

      Terima kasih banyak.. Semoga review ini bisa mengantarkan kamu buat baca bukunya lebih lengkap yaa..

      Delete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...