Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

21 February 2016

Book Review | Unperfect Marriage - Merry Maeta Sari

27392421 Judul Buku : Unperfect Marriage
Penulis : Merry Maeta Sari
Penerbit : Elex Media Komputindo
ISBN : 9786020275482

And the synopsis..

Dylan: aku berharap kamulah yang menolak perjodohan ini. Tapi kamu menerimanya. Bahkan setelah menikah berkali-kali aku menyakitimu, tak menganggapmu. Tapi kamu tak peduli. Kenapa kamu tak meninggalkanku? Mencari kebahagiaanmu sendiri, kamu berhak untuk berbahagia, Nin...!

Nina: Sebab di dekatmulah aku merasa bahagia, Mas. Dengan atau tanpa kepedulianmu kepadaku. Bahkan sekalipun pada akhirnya setiap tarikan napasku hanya untuk menghirup luka, Tak apa. Sebab aku terlebih dulu memilihmu. Memilih untuk mencintaimu. Dan semuanya bertambah ketika pernikahan kita, aku hanya perlu taat padamu, dengan atau tanpa cintamu

Here we go..

Sob, salat itu tiang agama! Hal yang pertama kali dihitung saat di akhirat nanti

Unperfect Marriage ini menceritakan mengenai kisah antara Dylan-Nina, Rara-Andika dan tak lupa juga Winda. Nina Shabiqah Ramadhani akhirnya memutuskan untuk menikah tatkala dia masih berstatus sebagai mahasiswa. Walaupun sebagai mahasiswa tingkat akhir, bukan berarti dia tak memiliki kesibukan. Sekarang, dia sedang berkonsentrasi pada skripsinya dan juga pekerjaannya sebagai karyawan magang di sebuah SMP Swasta. Nina memang sudah mulai bekerja sejak kuliah di semester empat. Awalnya, dia hanya menjadi guru bimbingan belajar, tetapi kemudian ada satu tawaran magan, maka Nina pun akhirnya menerimanya. Setidaknya, dia sudah tak merepotkan ayahnya untuk urusan uang kuliah dan uang jajan. Nina akhirnya menerima perjodohan yang sudah ditentukan oleh kedua orang tuanya. Paling tidak, dia sudah mengenal siapa calon mertuanya dan siapa calon suaminya. Calon mertuanya yang tak lain adalah orang yang sudah menabrak dan menyebabkan ibunya meninggal dunia serta dirinya koma. Ibu Rahma, nama calon mertuanya adalah sahabat dari Ibunya. Sedangkan calon suaminya, Dylan, Nina sudah menyukainya semenjak SMA.

Dan siapa bilang menangis itu tidak berguna? Semua orang butuh menangis untuk membasahi mata dan jiwa-jiwa yang kering 

Adalah Andika, orang yang menyukai Nina tanpa mengetahui status Nina yang sudah menikah. Cara pendekatannya pun tak segencar jika dia mendekati wanita-wanita yang selama ini dekat dengannya. Nina tak pernah menyadari jika Andika menyukainya. Hanya Rara yang mengetahui jika Andika menyukai Nina. 

Dylan tak pernah menyangka kenapa Nina mau menerima perjodohan tersebut. Sedangkan Dylan mencintai wanita lain. Dylan tak pernah mengetahui jika Nina sudah menyukainya semenjak seragam putih abu-abu masih melekat di badan. Ketika Winda datang dan menerima permintaan Dylan tempo hari, yang pada akhirnya ketahuan oleh Nino, adik Nina. Winda tak pernah menyangka jika Dylan bisa sejahat itu pada Nina. Padahal jelas-jelas Winda tau, jika Nina adalah wanita yang mudah untuk dicintai. Lalu bagaimanakah kisah cinta antara mereka berlima?

Hakikat pernikahan adalah menggenapkan yang belum genap dan menyempurnakan yang kurang sempurna

Peek A Book awalnya menyangka jika novel ini akan menceritakan hubungan antara Dylan dan Nina saja. Tapi, ternyata tidak. Ada sosok lain yang muncul di dalam kehidupan mereka, Andhika dan Winda serta Rara. Selain itu Peek A Book juga mengira jika novel ini adalah novel religi. Tapi, ternyata tidak. Novel ini merupakan novel romance yang di dalamnya ada unsur religinya dan bahasa yang digunakan terkesan tidak menggurui pembaca.

Melakukan pekerjaan yang elo cintai itu enak tau! 

Sebuah kapal tak akan bisa berjalan hanya dengan satu awak tanpa nahkoda 

Namun, Peek A Book sebenarnya agak sedikit terganggu dengan adanya beberapa POV yang digunakan. Mungkin seharusnya cukup digunakan 1 POV saja, dari sudut pandang penulis. Namun, di novel ini tidak. Baru menikmati kisah Dylan dan Nina tiba-tiba sudah berganti menjadi kisah antara Andika dan Rara. Kemudian cerita mengenai Winda di masa lalunya juga terkesan diulang. Mungkin bisa dibuat satu part flashback mengenai kisah Winda di masa lalunya. Untuk novel ini, Peek A Book merasa banyakan kisah Andika dan Rara, Dylan dan Winda, Andika dan Nina yang diceritakan. Sedangkan kisah Dylan dan Nina nggak sebanyak kisah tokoh yang lain. 

Sakinah itu bukan label. Tapi ia adalah proses. Proses sepanjang pernikahan itu sendiri
 
Kalau ditanyain siapa tokoh favorit dari Peek A Book, dia adalah Nina. Nina walaupun sudah disakiti sedemikian rupa oleh Dylan, masih tetap memilih untuk bertahan di sampingnya. Memilih untuk menutup mata dan telinganya. Memilih untuk tetap menjadi istri yang baik, yang melayani suami, yang mencari pahala dengan berbakti kepada suami. Ahh, pokoknya salut banget deh sama Nina. 

Tapi pernikahan kan, bukan hanya tentang keserasian dan kecocokan

Sukanya dengan novel ini terlepas dari banyaknya POV tadi adalah bahasa yang digunakan saat menjelaskan mengenai apa itu taaruf, tentang sholat yang menjadi tiang agama, dan lain-lain, terkesan tidak menggurui dan enak dibaca. Jadi, menambah pengetahuan juga dengan membaca novel ini.

 Setiap orang punya masa lalu. Dan nggak semuanya bagus. Yang penting itu gimana dia mau belajar dan memperbaiki dirinya

No comments:

Post a Comment

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...