Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

28 March 2016

Bincang Santai, Giveaway | Marriage of Convenience - Shanti

 

Hola..

Peek A Book kembali lagi. Kali ini dalam rangkaian Giveaway Marriage Of Convenience. Tapi, sebelum masuk ke Giveawaynya, kita berbincang-bincang sejenak yuk sama penulisnya. Ada yang bilang kan, Tak Kenal maka Tak Sayang. Jadi, kita kenalan sebentar yuk sama mbak Shanti. Dan, alhamdulillah, mbak Shanti menyambut baik pertanyaan yang Peek A Book ajukan. Oke, intip yuk, bincang santai bersama penulis Marriage of Convenience..



 
Hallo, Mbak Shanti, apa kabarnya? Lagi sibuk apa nih sekarang, mbak?
Alhamdulillah, kabar baik. Sibuk kaya biasanya aja, ngajar, ngurus keluarga. Sesekali nulis kalau sedang senggang.
Mbak Shanti, kalau boleh tau nih, novel Marriage of Convenience ini novel mbak yang ke berapa sih? Dan bercerita tentang apa? Jangan spoiler yaa, mbak.. hihi..
Ini novel yang kedua. Novel pertamaku teenlit, terbitnya udah lama, tahun 2005. Judulnya Only You. Genrenya beda banget sama MoC. MoC bercerita soal kehidupan rumah tangga. Judulnya aja ada marriagenya ya. Intinya, novel ini menceritakan suka duka rumah tangga, dari dua sudut pandang yang berbeda, suami dan juga istrinya.
Dalam penulisan Marriage of Convenience ini mbak memerlukan waktu berapa lamakah? Kemudian bagaimana ceritanya bisa dipinang oleh Elex Media Komputindo, mbak?
Sebenernya, novel ini cepet banget nulisnya. Sekitar 3-4 bulan. Novel ini tadinya dipublished di wattpad. Setelah tamat, aku disarankan sama Jenny Thalia, penulis wattpad yang novelnya diterbitkan mayor, untuk kirim naskah novel ini ke editornya. Ya sudah, akhirnya aku kirim ke email editor yang dikasih sama Jenny. Jujur, nggak ada ekspektasi apa-apa awalnya. Diterima syukur, nggak juga berati tandanya aku harus lebih banyak belajar nulis lagi. Ternyata, nggak sampai seminggu, mbak editornya menghubungi dan bilang kalau novel ini diterbitkan. Seneng banget rasanya!
Apakah setelah novel ini selesai, akan ada lagi novel dari mbak yang bakalan terbit? Kalau boleh tau kapan, mbak?
Sampai saat ini masih belum ada novel yang akan terbit. Belum sempat untuk edit naskahnya. Sebetulnya ingin mengirimkan novel lain yang sudah tamat juga di wattpad. Semoga dikasih waktuu dan kesempatan untuk memperbaiki naskah. Masih berantakan banget soalnya.
 
Kasih 1 alasan aja, kenapa para pembaca setia novel bergenre comedy romance harus punya dan harus baca novel mbak ini?
Apa ya? Aku ngerasa seneng banget waktu nulis novel ini. Karakter tokohnya, Krishna sama Dita, adalah salah satu pasangan favoritku. Mereka berdua loveable. Mungkin karena itu, aku mencurahkan hati pas nulis soal mereka. semua ada dinovel ini. Ya serunya, lucunya mereka, sedihnya juga ada. Paket lengkap lah. Aku berharap yang baca novel ini juga akan jatuh cinta sama pasangan kocak ini. Jadi yaaa... Rugi banget kalau nggak baca! :)
 
 
 
 
 
Gimana? Udah nggak begitu penasaran kan yaa? Udah terwakili kan yaa, pertanyaan sobat Peek A Book?
===== GIVEAWAY TIME =====
Dalam rangka merayakan ulang tahun mbak Shanti, mbak Shanti mau bagi-bagi 3 novel Marriage of Convenience buat 3 sobat Peek A Book. Caranya gampang banget lhoo :

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia

2. Follow fanpage Fiksi Pop dan twitter @princessashr, kemudian share info GA ini di sosmed kamu. Buat yang di share di twitter jangan lupa mention ke akunku yaa.. Buat yang udah berteman dengan mbak Shanti di FB, boleh mention mbak Shanti. Jangan lupa saat kalian share info GA ini sertakan hashtag #PABMoCGA #HBDShanti

3. Follow blog ini bebas, bisa via Google + atau GFC atau email atau follow fanpage Peek A Book juga boleh *salah satu aja yaa*
  4. Baca dan tinggalkan komentar kamu di SINI
5. Jawab pertanyaan berikut ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, email, domisili, link share, dan jawabanmu :
 
"Ultah ke berapakah yang paling berkesan dan kenapa?"
 
Gampang banget kan syaratnya? Giveaway ini berlangsung dari tanggal 28 - 30 Maret 2016, dan pengumuman pemenang paling lambat akan aku umumkan 2 hari setelah deadline di blog ini. Good luck yaaa..  

30 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Nama: Dian Maya
    Twitter: @dianbookshelf
    Link share: https://twitter.com/dianbookshelf/status/714327140712353792
    Domisili: Makassar

    Ualng taun paling berkesan itu ulang taun ke-17. Ternyata sweet seventeen itu benar adanya. Ulang tahun 17-ku bener-bener manis karena kakak kelas yang jadi gebetan jaman SMA, menyempatkan hadir ke acara ulang tahunku. Ah, jadi ketawa-ketawa sendiri ingatnya.

    ReplyDelete
  3. Nama : Melynda NR
    FB : Meylina Narawika Rennganis , twitter : @Melynda_Nara
    Link Share : https://www.facebook.com/lee.hyunna.77/posts/983823331702018
    Domisili : Malang

    Ultah ke 3, pd saat itu msh kecil sih , y karna msh kecil jd gk inget sepenuhnya , tp aku bisa lihat momen momen itu di foto album, itu adalah ultah pertama kali yg dirayakan , dibikinin nasi tumpeng sama mbah.uti, trus ngundang temen sekampung. Momen yg plg aku ingat adalah ketika ibu menuntun untuk tiup lilin dan potong kue, trus di cium lalu dipeluk, itu adalah pelukan plg hangat dan nyaman. Bahkan foto ps momen itu, aku taruh di dompet dan buku agenda, dan tiap ngelihat foto itu, psti nangis kangen ibu T.T (tuh kan nangis baper). Pengn bgd bisa kmbali ke momen itu , mahh i miss you and i love you...
    Dan satu lg ultah ke 17 , karena itu pertama kali ketemu dengan first love, dan itu adlah pertama kalianya kenal yg namanya cinta dan jg pacaran (eakk, dasar baperan), ya walaupun skrg first love nya ud hilang sih..hahaha

    ReplyDelete
  4. Nama : Melynda NR
    FB : Meylinda Narawika Rennganis , twitter : @Melynda_Nara
    Link Share : https://www.facebook.com/lee.hyunna.77/posts/983823331702018
    Domisili : Malang

    Ultah ke 3, pd saat itu msh kecil sih , y karna msh kecil jd gk inget sepenuhnya , tp aku bisa lihat momen momen itu di foto album, itu adalah ultah pertama kali yg dirayakan , dibikinin nasi tumpeng sama mbah.uti, trus ngundang temen sekampung. Momen yg plg aku ingat adalah ketika ibu menuntun untuk tiup lilin dan potong kue, trus di cium lalu dipeluk, itu adalah pelukan plg hangat dan nyaman. Bahkan foto ps momen itu, aku taruh di dompet dan buku agenda, dan tiap ngelihat foto itu, psti nangis kangen ibu T.T (tuh kan nangis baper). Pengn bgd bisa kmbali ke momen itu , mahh i miss you and i love you...
    Dan satu lg ultah ke 17 , karena itu pertama kali ketemu dengan first love, dan itu adlah pertama kalianya kenal yg namanya cinta dan jg pacaran (eakk, dasar baperan), ya walaupun skrg first love nya ud hilang sih..hahaha

    ReplyDelete
  5. Nama : Cahya Widyastutik
    Twitter : @Cahyawid
    Link share : https://twitter.com/cahyawid/status/714340891951898625
    Kota : Gresik

    - "Ultah ke berapakah yang paling berkesan dan kenapa?"

    Ulang tahun ke-25, seperempat abad aku ada di bumi.
    Dimana aku dapet kado Gelombang-nya Dee dari seorang teman spesial. Kado yang sangat berarti buatku. Ngga nyangka aja dia tau buku apa yang aku mau pada saat itu, dan beneran bikin aku speechless pas buka kertas kadonya. *mungkin aku lebay, tapi biarlah*

    Dan hal yang ngga bakal kulupain, dia waktu dateng ke rumah sore-sore sambil nenteng kresek gede. Isinya martabak, makanan favoritku banget. Karna bawainnya 5kotak gede, jadi yaa dibagi-bagi aja sama keluarga yang lain. Kita makan ngumpul, rame jadinya. Dan dia sempat ditanya sama Bapak kenapa kok bawa martabaknya banyak banget, jawaban dia katanya mau ngerayain ulang tahun aku. Bapakku cuma senyam-senyum doang, akunya sampe merona.
    Walopun cuma sederhana, aku bahagia sangat waktu itu. Ditambah lagi dengan kado kejutan Gelombang dan senyuman orang-orang terkasih. Lengkap.~

    Yaa, dia adalah salah satu orang yang berhasil merebut perhatian anggota keluargaku. Pinter ngambil hati lagi. :D

    ReplyDelete
  6. Bintang P Alam / bintangpermata45@gmail.com / Ngawi / https://mobile.twitter.com/Bintang_Ach/status/714422083636297728?p=v


    Semua kesan itu datang saat ulang tahunku yang ke 17. Kenapa berkesan?
    Jadi... begini kronologisnya,
    Saat itu hari Sabtu, dan pastinya... bertepatan dengan perayaan bertambahnya umurku yang ke 17. Seperti biasa, trik lawas, banyak temen-temen yang sok nyuekin aku dan pura-pura ngga tau kalau aku lagi ulang tahun. Aku sih biasa aja, soalnya aku juga pernah melakukan hal yang sama seperti mereka saat salah dari mereka juga berulang tahun.
    Trik lawas dan membosankan itu akhirnya pupus juga saat bel pulang sekolah udah bunyi. Begitu keluar dari pintu, aku langsung ditarik sama mereka menuju taman sekolah (kebetulan kelasku berhadapan dengan taman itu).
    Nah di taman itu, tanpa disuruh mereka langsung spontan melepas tas dan sepatuku. Lalu, beberapa detik kemudian, aku sudah basah kuyup oleh air seember. Mereka mengambilnya dari keran air depan kelas, dan meminjam ember dari salab satu kantin sekolah. Gilaakk bener-bener malu aku. Layaknya perawan yang habis digilir, aku ditinggalin begitu aja (tapi senengnya mereka pada ngucapin selamat juga, hehe). Alhasil, aku pulang dengan badan basah kuyup.
    Tapi cerita ngga berakhir di situ saja. Setelah itu, sebenarnya aku belum bener2 pulang, tapi masih mampir dulu ke rumah temenku yang rumahnya ngga jauh dari sekolah. Niat hati untuk ngeringin badan, hehe. Nah, di rumah temenku itulah, kejutan berikutnya terjadi.
    Aku benar-benar ngga ngira, saat lagi ngumpul dan ngobrol dengan beberapa temen lain, tiba-tiba orang tuaku datang memberi surprise dengan membawa kue. Aku binguungg bangett, bagaimana mereka bisa ke sini? bagaimana mereka tahu alamat rumah temanku? Pokoknya banyak banget 'bagaimana' yang memenuhi isi kepalaku. Rupa-rupanya temenku yang punya rumah sudah lama menyusun rencana ini. Dan saat itu, aku baru sadar jika aku dijebak. Haha, tapi jebakan yang menyenangkan sih :D.
    Selain itu, yang bikin surprise banget, mereka masuk dengan menyanyikan lagu happy birthday dan pake toak. Hayooloo gimana ngga heboh tuh? Aku benar2 terharu saat itu. Campur aduk pokoknya. Seneng, iya. Bahagia, banget.
    Dan, mengapa aku mengatakan ini berkesan?
    Karena sejak bayi aku hidup jauh dari orang tua. Kadang, saat liburan sekolah saja aku ke rumah orang tua yang ada di Sidoarjo. Dan terkadang pula mereka yang mengunjungi aku. Bener2 kangen pokoknya.
    Lama ngga bertemu, sekali ketemu langsung kasih surprise yang ngga cuma-cuma. Wahhh ngga kebayang deh pokoknya pas itu.
    Suuueeennneennngggg eeuuyy.
    Eits, tapi lebih seneng lagi kalo menang GA ini, hehe.
    Thanks, moga luck! :))

    ReplyDelete
  7. Rini Cipta Rahayu
    rinspiration95@gmail.com
    Karangasem, Bali
    https://twitter.com/RiniCipta/status/714428690269093889

    Ultah yang paling berkesan hingga saat ini adalah ultah ke-20 beberapa bulan yang lalu.
    Untuk pertama kalinya, usia nggak lagi belasan tapi hitungannya udah puluhan. Usia yang bisa dibilang udah dewasa juga sih haha.. untuk pertama kalinya juga aku merayakannya dengan hak yang berbeda, yaitu dengan naik ke gunung Bromo! Sebenernya pergi kesana bisa dibilang nggak naik gunung yang menaklukkan puncak dg ketinggian berapa dpl yaa.. tapi tetap aja jadi moment berkesan untuk aku yang anak rumahan dan kurang piknik ini haha
    Pergi ke Bromo bisa dibilang rencana yang mendadak, aku diajakin dan dengan spontan aku bilang mau. Ngelihat matahari yang terbit buat aku speechless. Meskipun nggak ada perayan khusus disana, tapi aku tetap bersyukur masih bisa menikmati keindahan alam yang diciptakan oleh Tuhan. Semoga ulang tahun lainnya juga bisa dirayakan dengan hal-hal baru yang belum pernah aku lakukan sebelumnya.

    ReplyDelete
  8. Khoyul
    @Jkhoyul
    https://twitter.com/JKhoyul/status/714432644348399617
    Blitar, Jatim

    Waktu aku bermukim di negeri orang. Ultah ke 25 tanpa ada keluarga, saudara, sahabat ataupun teman. Aku ngajakin mbak-mbak dan ibu-ibu yang kujumpai saat itu terus kutraktir makan di MC D. Aku nggak bilang kalau hari itu ultahku, cuma ngajakin mereka makan bersama setelah itu pulang sendiri-sendiri. Tanpa ada kue, lilin, lagu ulang tahun, tanpa ucapan, dan tanpa kado. Itu sudah ultah yang sangat berkesan, karena aku tidak pernah ngerayain ultah sebelumnya. Karena dulu aku belum punya penghasilan sendiri.

    ReplyDelete
  9. Tri
    triwahyuni.irawan3@gmail.com
    https://mobile.twitter.com/tewtri/status/714435148326969344
    Ciamis

    Ulang tahun paling berkesan?

    Ke-18 tahun. Karena waktu itu hanya ada satu orang saja yang ingat dan itu meninggalkan kesan luar biasa untuk saya. Terima kasih buat teman terbaik saya yang sepertinya pikirannya sudah tersetting agar tak pernah lupa akan hari lahir saya. Sangat berkesan, karena dia pun orang yang membuat saya menangis tersendu mengingat masa lalu kami yang memang tak terpisahkan. Tahun itu tidak mungkin bisa saya ulang, tapi bersamanya akan selalu terulang tiap waktu.

    ReplyDelete
  10. Lois Ninawati
    ninawatilois@gmail.com
    Situbondo, Jawa Timur
    https://twitter.com/_loisninawati/status/714453651171848193

    16.
    Aku suka aja sama angka 16, jadi menurutku, ultah yg paling berkesan itu ke-16

    ReplyDelete
  11. Nama: Didi Syaputra
    Email: syaputradiddy@gmail.com
    Domisili: Tembilahan, Riau
    Link Share: https://mobile.twitter.com/DiddySyaputra/status/714461924381970432?p=v

    Kebanyakan orang pasti akan mengatakan ultah yang ke-17 alias SWEET SEVENTEEN. Dan ternyata aku sendiri juga akan mengatakan itu, tapi bukan karena 17-nya, melainkan lokasi bertambahnya umurku itu. Karena jujur saja, sejak kecil sampai sekarang gak pernah sekali pun ngerayain ultah, tepatnya gak pernah kepikiran untuk itu, yah selain karena domisili di kampung yang notabenenya gak mementingkan bertambahnya umur, ultah ini gak begitu berkesan bagi keluargaku, makanya gak heran kalau terkadang aku suka lupa sama umur sendiri ;D.

    Dan di ultah ke-17 ini setting penambahan umurku di Pesantren. Dan gak disangka tiap santri diingetin sama ultahnya plus dirayain dengan selamatan. Gimana gak berkesan coba, pertamakalinya dirayain dan mungkin akan jadi satu-satunyanya perayaan (karena aku sendiri gak minat ngerayain ultah), dan kesan paling mendalamnya perayaan ini justru disiapin oleh guru2ku yang padahal pada hari itu aku sendiri lupa kalau umurku nambah 1 tahun lagi (terharu banget), kesan tambahannya ya dapat makanan gratis ;D, sebagai santri tau sendirilah makanan tuh jadi inceran utama buat penyemangat apalagi dengan label gratisan, ludes dah ;D. Ultah yang benar-benar kejutan karena aku benar-benar gak tau. So, momen ini satu-satunya momen ultah yang paliiing mengesankan.

    ...

    ReplyDelete
  12. Nama : Alfiani Z Fitri
    Email : alfianizhukrufulfitri@yahoo.co.id
    Dom : Pamekasan, Madura Jatim
    Link share : https://mobile.twitter.com/falfanyfitri/status/714475306547974144

    Bagiku, ultah teristimewa itu yang ke 16. Oke angkanya memang kurang istimewa. Tapi cukup memiliki kesan yang istimewa, kok. Jadi singkat cerita...
    Di hari itu, aku mendapat paket novel dari suatu penerbit. Memang, mendapatkannya pun melalui giveaway semacam ini. Tetapi letak istimewanya karena datang tepat di hari-H. Padahal, pengumuman sudah sebulan yang lalu. Dari sana, aku menganggap hal ini seakan menghadiahi diri sendiri.

    Kejutan. Entah sejak pagi di awal masuk kelas, semua tampak seperti biasa. Tidak ada tanda tanda seseorang pun mengingat hari yang seharusnya istimewa itu. Aku pun pasrah. Toh, aku belum genap setahun di kelas ini. Tepatnya di sekolah ini. Tetapi ternyata salah! Beberapa dari perwakilan anak kelas mendatangiku ke rumah sepulang sekolah. Mereka menggunakan banyak alasan untuk membuatku keluar rumah. Dan benar, ada kejutan yang mereka bawa! Daripada semua kado, aku lebih suka diberi kejutan seperti ini. Setidaknya, terdengar lebih istimewa, kan?

    Lagi, tetapi yang ini oleh teman lama--SMPku. Kebetulan atau tidak, disaat yang hampir bersamaan, hal yang hampir sama terjadi. Bedanya, ada kegiatan 'mandi tepung'. Oke, aku seakan menjadi adonan siap goreng saat itu juga!

    Isi hadiah dari keduanya pun sama gilanya. Entah ini bisa digolongkan sebagai kado atau jebakan. Bungkus dari luar cukup besar memang, tapi isinya? Hanya 16 uang seribuan yang kemudian tertulis 16 wish dari mereka untukku. Sinting, kan? Dan ini lah yang istimewa! Mungkin terdengar konyol. Tapi memang benar, kado tidak selamanya harus mahal dan mewah, kan?

    ReplyDelete
  13. Nama : Devita Jati Eka K
    Twitter : @djchristy
    Link share : Facebook
    Kota : Bandung


    Paling berkesan ultah ke 25
    kenapa?
    pacarku cuekkin aku dan bilang kalau sibuk seharian dikantor dia. Terus alu udah sebel ngambek dirumah kontraktan. Tetiba temen serumah manggil aku yang lagi dikamar buat keluar...ternyata si mas bawa buket bunga mawar dan blackforest. Bahagia banget aku tetapi sayang kami tidak berjodoh karena beda agama :)
    tapi dia terindah dalam hidupku

    ReplyDelete
  14. Nama : wulan Qurniastutiningsih
    Email : wulangurniastuti@gmail.com
    Link share :
    https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10205500383740381&id=1574997528&_rdr

    Ultah yg berkesan

    Saat aku umur 16 thn, aku dikerjain sama temen-temen sekolah. Dan guru-gurupun mendukung, dengan cara marah-marah dan ngebentak, sampai aku nangis. Setelah tujuan mereka tercapai baru deh, mereka nyanyi selamat ulang tahun

    ReplyDelete
  15. Nama : Siti Nuryanti
    Email : sitinuryanti@yahoo.com
    Domisili:Cimanggis
    Linkshare :https://twitter.com/NelyRyanti/status/714716181303844864

    Syarat 1-4 : done
    5."Ultah ke berapakah yang paling berkesan dan kenapa?"
    Jawaban
    Sebenarnya aku tadinya mau batal ikutan GA ini begitu liat pertanyaanya...tapi aku mupeng sama bukunya
    Ultah yang berkesan ??
    Aku bingung jawabnya, karena aku seumur-umur ga pernah dirayain ultahnya...#pliss deh...#nangisdipojokan
    tetapi bukan berarti saat aku ultah ga ada yang berkesan lho..cos meskipun ga dirayaain secara seremony, yang ada potong kue,tiup lilin..tetapi ada aja yang selalu ngasih ucapan atau hadiah ultah. Dan bagiku itu berkesan
    Dan yang paling berkesan sampai saat ini, adalah saat ultah ke 19, aku dikasih kado dari sahabat laki-laki aku yang kupake hingga hari ini,saat itu dia ngajak aku ke pante, dan naik kapal berdua, so sweet kan...tapi saat itu kita hanya #Friendzone, padahal ngarep lebih ya..wk..wk kadonya apa?? A- Qur'an, itu yang jelas bermanfaat banget dan bisa dipake sampe hari ini. Karena bentuknya kecil,imut dan warnanya silver, aku suka. Bahkan pasanganku sekarang ga tahu, kalo Alqur'an yang sering kubaca itu hadiah dari sahabatku dulu :)

    ReplyDelete
  16. Nama: Muthia
    Email: muthia_batari@yahoo.com
    Domisili: Lampung
    Link share: https://twitter.com/tiarizee/status/714741457672871940

    Hihihi kalau ditanya begini aku jadi senyum-senyum sendiri. Kebetulan tanggal 13 Maret kemarin aku berulang tahun yang ke 17. Tahun ini merupakan ulang tahun paling berkesan karena dapat kejutan tak terduga banget dari orang tua dan lima sahabatku

    Boleh diceritain kronologinya dong? Haha!
    Jadi sebenarnya kejutan itu kuterima setelah 6 hari dari hari ulang tahunku. Hari itu aku sedang malas-malasan di rumah dan tiba-tiba dapet bbm dari temen yang ngajak main. Awalnya mau nolak karena lagi males banget mau main, eh tahu-tahu tiga dari lima sahabatku yang merencanakan kejutan ini sudah ada di depan rumah buat 'memaksa' ikut main. Yah, terpaksa ikut juga akhirnya.
    Lalu, kami keliling-keliling saja sebentar karena cuaca yang memang mendung. Aku sempat kesal karena memang cuaca dari awal tidak mendukung, lalu buat apa ngajak main? Ternyata ini cara mereka untuk mengalihkanku agar pergi dari rumah.
    Sesampainya dirumah aku hendak mengambil minum terlebih dahulu untuk temanku yang dengan 'modusnya' bilang kalau dia haus. Saat baru buka pintu, aku heran dengan suasana rumah yang sepi. Kemana adik dan orang tua ku? Lalu saat ingin menaruh tasku didalam kamar sebelum mengambil minum, aku dikejutkan dengan kamar yang sudah terdekor rapi khas ulang tahun(balon bertebaran dimana-mana, ada kue ulang tahun, hiasan bertuliskan rangkaian huruf 'HS 17 Muthia' sudah tertempel di dinding kamar, dll) dengan dua sahabatku, adik dan orang tuaku yang sudah berada didalam kamar tersebut dengan cengiran khas mereka dan berteriak, "Yeee! Selamat Ulang tahun!" Disitu aku speechless banget. Karena jujur, selama ini aku nggak pernah 'diginiin' sama keluarga ataupun sahabat.

    Ternyata ini maksudnya dari semua hal yang terjadi pada hari itu? Dimulai dari; orang tuaku yang marahin aku melulu, adikku tersayang yang sengaja ngajak aku ribut terus pada hari itu, dan terakhir teman-temanku yang dengan modusnya mengajak aku main! Mereka semua bersekongkol!

    Salah satu hal yang membuatku hampir saja menangis; sahabat-sahabatku memberikan kado. Kadonya berlapis-lapis. Buka kotak satu, didalamnya masih ada kotak lagi. Buka lagi, dalamnya masih ada kotak lagi. Dan aku kembali shock saat membuka kotak terakhir. Isinya? Dua buku langka yang sudah sangat-sangat pingin aku punya. Pantas saja beberapa hari sebelumnya mereka menanyakan buku apa yang sedang aku inginkan. Saking mata yang udah berkaca-kaca karena terharu, mereka sampai ngatain kalau aku cengeng! Hahahaha. Oiya, mereka juga memberikan uang sebesar 17 ribu. Aku pun bingung itu untuk apa, tapi saat ditanya mereka malah bilang, "Jangan dijajanin! Itu duit keramat!"

    Singkatnya, setelah acara kecil-kecilan tersebut, aku mengajak sahabat-sahabatku untuk makan. Ya seperti traktiran dalam rangka ultahku ke 17, begitu wkwk. Tapi sialnya, sepanjang perjalanan menuju tempat makan, hujan turun! Mana pakai motor pula:') Baju basah, sepatu basah, celana basah, ditambah lagi diteriakin cabe-cabean sama anak-anak alay karena kami dikira cari perhatian! :'D

    Jadi, hari itu ditutup dengan jadi cabe-cabean mendadak, makan bareng dengan sahabat, mengobrol ala khas geng cewe yang sedang berkumpul, dan berselfie ria untuk di-post di sosmed biar kekinian, ditengah hujan yang sedang turun.

    Sesederhana itu, tapi jika dilakukan bersama orang tersayang pastilah rasanya berbeda.

    Salah satu doaku di ulang tahun ke 17 ini; semoga kebersamaan ini tetap berlanjut, sampai nanti. Tanpa mereka, aku nggak akan bisa menjadi Muthia yang sekarang. Tanpa diberi kejutan seperti ini pun aku sudah bersyukur karena punya kalian disisiku sudah lebih dari cukup. Tanpa kalian aku bukan siapa-siapa.
    Keluarga dan Sahabat, Love you guys, to the moon and back!

    ReplyDelete
  17. Nama : Pida Alandrian
    Domisili : Aceh
    Email : shafrida.alandrian@gmail.com
    Link Share : https://twitter.com/PidaAlandrian92/status/714815229343846400

    Ultah ke berapakah yang paling berkesan dan kenapa?"
    > Ada beberapa ultahku yg berkesan. tapi yg paling sangat2 terkesan bagiku itu adalah ketika ultahku yg ke 22 (sekarang aku 23 jalan 24)
    Kenapa berkesan?
    Senang bukan krn perayaan ultahnya,
    Tp karena pada saat itu aku dapat hadiah teristimewa menurutku, yaitu kado berisi buku 1 paket 4 musimnya Ilana Tan *penulis favorite-ku banget* dr keluarga :) . Rasanya luar biasa senang, amazing, excited banget, pokoknya semua2 ekspresi senagnya lah aku rasain saat itu.
    krn bagiku, dpt kado istimewa dr keluarga berupa buku itu (apalagi novel), suatu tanda kl keluargaku mendukung hobiku *hehehe.
    Aku merasa excited banget kl org2 terdekatku memberiku hadiah berupa buku-buku yg sedang aku cari, makanya dgn kado 4 musim sekaligus membuatku sangat terkesan, apalagi hadiahnya bukan dr org lain, melainkan keluargaku sendiri.

    Sekian.. Ceritaku tentang ultah yg berkesan.
    Terima Kasih..
    Salam Pida Alandrian

    Btw.. Novel MOC-nya kece, aku suka alur cerita ini... di buat baperan dgn kisah rumah tangga, & saling mengorbankan perasaan masing2..
    boleh nggak mbak mntak account wattpadnya penulis MOC ini?

    ReplyDelete
  18. Nama : Debora Theresia Julyanti
    Twitter: @lyantart
    Domisili: Medan
    Link: https://twitter.com/lyantart/status/714847178162745344

    Jawaban>>>
    Ulang tahun yang paling berkesan itu adalah ulang tahun yang ke 20, tepatnya Juli lalu.
    Ada bahagia, tegang, sedih, nano-nano kala itu. Ultah yang gak paling spesial menurut aku. Bayangkan aja, seharusnya lagi ketawa-ketiwi, ini jantung langsung copot. Dan bener kata orang-orang bahwa I Hate MONDAY aka MONSTER! Smua serba terburu-buru, besoknya mau ujian, di hari ultahku aku harus lari terbirit-birit ngejar dosen pembimbing untuk ACC KTI, lalu ditambah ngejar kawan yang bawa undangan untuk sidang besoknya, foto copy undangan berapa rangkap plus amplopnya, belum lagi malamnya ada kebaktian gereja padahal belum beli parcel yg memang diwajibkan sama kampus. Yaampun bener-bener kayak bukan hari yang spesial buat aku, sampe pas beli parcel toko nya udah mau tutup. Gk kebayang kan hari spesial eh kenak sport jantung... Itu bagian tegang dan sedihnya.
    Bahagianya, sebelum ultah, puisi aku masuk sebagai kontributor di salah satu lomba yang diadakan penerbit OP, dah gitu dapat buku 2 kali dari GA padahal gak berharap kali menang. And setelah ultah lewat, dapat novel NAPW dari kakak rohani (udah kayak kk kandung banget) dan aku baru tahu kalau dia juga suka baca wattpad hehehe. Dan ultah aku yg buruk-sangat buruk itu tergantikan dengan nilai yang sangat-sangat memuaskan (padahal aku nggak pintar loh, cuma sebelum ujian selalu berdoa dan pastinya nggak belajar untuk curang) dan gak nyangka bisa masuk 10 besar dari ratusan lebih mahasiswa/i. Dan itu semua karena DIA karena telah mengandalkan kekuatan-Nya. Dan di setiap aku ulang tahun (dimulai dari umurku yang ke 13 tahun) aku selalu minta sama DIA dikasi cobaan yg lebih banyak lagi, supaya aku belajar bertumbuh secara rohani jiwani dan jasmani, karena hidup itu jangan mau tenang-tenang aja di zona nyaman. Itulah level kehidupan, nggak mungkin mau di level 1 aja kan teman-teman?

    ReplyDelete
  19. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Kota: Palembang
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/714959948380184576

    Ultah ke-18 saat aku masih di bangku kuliah. Dulu banget, teman-teman sekelas pada joinan buat ngerjain aku dari pagi sampe pulang kuliah. Pokoknya goal-nya mereka itu mau bikin aku marah dan nangis.

    Dari pagi di matkul pertama, kami punya tugas yang harus dikumpul. Pas dosen udah masuk, dosen langsung minta tugas dikumpul kemudian lanjut pelajaran. Hari itu aku dibikin apes buanget. Kalau ada soal yang susah, temen-temen malah ngoperin ke aku buat ngerjain maju ke depan. Gilak! Ini dosen killer pula. Trus temen sebelahku nyodorin textbook biar dibawa ke depan buat sambilan ngerjain soal. Tiba-tiba itu dosen geledah textbook yang aku bawa. Eh, tahu-tahu muncul kopelan kertas berisi rumus soal. Astaga, ini kiamat! Soalnya kami nggak dibolehin bawa kopelan atau contekan apa pun kalau lagi ngerjain soal ke depan. Aku dituduh ngepek (tahu istilah ngepek kan ya?) dan kertas tugasku dikasih nilai nol lalu dirobek. Aku mau bela diri tapi nggak dibolehin ngomong sedikit pun. (┳_┳)

    Jam selanjutnya dikabarkan ganti mata kuliah karena dosennya berhalangan. Temenku pada duluan masuk ke kelas A, aku terakhiran nyusul. Pas aku masuk buka pintu kelas A, kenapa isinya pada bukan teman-teman kelasku?! Ada dosennya pula di situ. Ditanya dosennya nyariin siapa? Seketika aku sadar kalau aku udah dikibulin. Temen sengaja nginfoin kelas yang salah. Trus aku telat masuk ke kelas yang sebenarnya dan kena marah (lagi) oleh dosennya. Sambil nahan emosi buat temen-temen yang pada sengaja, aku duduk paling belakang tanpa mau negur siapa pun. (¬˛ ¬")

    Pas pulang, aku diseret, katanya ada yang penting, dipanggil bagian ADM. Bukannya menuju kantor ADM, aku malah diborgol di tiang listrik di depan jurusan. Kemudian diceplok telur dan sagu lalu disiram air dingin. Untungnya itu udah rada sore, mahasiswa lain yang lalu lalang nggak terlalu rame. Tapi tetep aja malu karena masih ada yang pada lewat, apalagi di atas kepalaku terpampang tulisan "HARI INI AKU LAGI ULANG TAHUN. TOLONG PADA SIKSA AKU!"

    Mereka nggak tahu kalau aku benci banget perayaan ultah yang begini. Bodohnya aku saat itu sama sekali nggak ngeh kalau lagi ultah dan nggak kepikiran kalau perlakuan mereka kayak gini karena aku lagi ultah. Mereka emang kebiasaannya pada usil sih. Aku makin dilemparin telur, sagu, air. Cuma kurang ikan giling aja nih biar jadi pempek lenjer sekalian.

    Belasan menit aku cuma nangis tanpa kata dan suara. Nggak berani ngangkat muka. Mereka sibuk ketawa-ketawa nungguin emosiku meledak. Sampai akhirnya aku teriak kayak orang gila. Aku bilang semua unek-unek. Aku keluarin semua statement yang bikin mereka terdiam seribu kata. Aku nggak pernah ikut-ikutan kalau mereka ngerjain yang lainnya, tapi kenapa aku harus jadi korban mereka juga?! Aku marah besar. Aku mau pulang. Aku ngancem nggak mau anggap mereka teman lagi. Aku murka!!! (╰﹏╯)

    Tapi, yang mereka lakukan selanjutnya justru membuat aku terharu. Mereka berdiri mengelilingiku dan memanggil mahasiswa lain yang pada lewat untuk melempari mereka dengan telur, sagu, air. Akhirnya mereka ikut kotor berbau amis. Mereka minta maaf dan ini wujud permintamaafan mereka sebagai tanda kebersamaan denganku. Aku kotor dan bau amis, mereka juga demikian. Eh, aku malah jadinya nangis lagi karena terharu. :")))

    Dari pagi udah sengaja aku dikerjain dan dijebak. Mereka udah joinan sama dosennya. Kertas tugasku masih ada dikumpul rapi, yang dirobek itu kertas lain. Temen sebelahku yang nyodorin textbook sengaja nyumpelin kopelan biar aku kena marah. Dosennya juga udah tahu skenario ini. Pantesan aku kena marah mulu dari pagi.

    Ini perayaan ultah yang nggak akan aku lupa. Paling nyebelin sekaligus paling berkesan. Lucunya lagi, habis insiden itu temen-temenku pada dipanggil ke kantor dosen. Pada kena marah dan dikasih sanksi karena udah bikin lingkungan di dalam kampus jadi kotor. Bwahahaha. Rasain tuh. Sukurin! :p

    ReplyDelete
  20. Nama : Heni Susanti
    Domisili : Pati - Jawa Tengah
    Email : henis_minozz@yahoo.com
    Link share : https://www.facebook.com/hensus91/posts/1244835615534243?pnref=story
    Jawaban :
    Ulang tahun yang paling berkesan adalah ulang tahun ke 19. Kenapa? Karena pada saat itu aku benar-benar merasakan bagaimana bahagianya memiliki sahabat dan orang-orang yang menyayangiku. Selama 24 jam penuh sejak malam menjelang ultah semua orang sibuk memberikan kejutan. Dimulai saat kami movie marathon di kosan yang berakhir dengan aku harus mandi 3 kali malam itu berkat kejahilan mereka, lalu ucapan selamat ulang tahun dan doa yang diucapkan bersama-sama saat jam 12 tepat. Keesokan harinya semua berlanjut saat di dua kelas mata kuliah aku dikerjai dosen dan teman-teman sekelas. Di kelas Bahasa Inggris aku tiba-tiba dimarahi Bu Dosen cantik dengan menyebutkan aku melakukan kesalahan (salah satu tugas yang aku koordinir molor gara-gara laptop pinjaman dibawa pulang) dan harus minta maaf pada teman-teman sekelas. Menghampiri mereka satu per saatu di bangkunya dan menahan malu karena kupikir saat itu aku memang salah. Tapi ternyata saat maju ke depan justru dihadiahi pelukan dari Bu Dosen dan teman-teman sekelas menyanyikan lagu ulang tahun. Jujur, saat itu aku menangis terharu. Lalu di kelas Komputer Pak Dosen kece yang juga dosen waliku tiba-tiba memanggil dan mengatakan kalau aku dapat surat peringatan dari Dosen Kepala karena nilaiku hancur. Bayangkan bagaimana takutnya aku saat menerima surat itu. Tapi ternyata yang tertulis di dalamnya justru puisi/ucapan selamat ulang tahun dari kampus dengan stempel resmi. Sungguh, saat itu aku merasa amat bahagia karena tidak menyangka akan mendapatkan hadiah sebaik itu. (Suratnya kusimpan sampai sekarang dan ku laminating ;)).
    Lalu di malam harinya kami mengadakan makan malam bersama, tapi yang menyenangkan adalah walaupun aku yang ulang tahun, malam itu teman-teman yang iuran untuk membayar makan malam kami di sebuah warung sambal yang cukup besar. Mereka tahu sekali kecintaanku pada si pedas itu.
    Kejutan ulang tahun bertambah saat menjelang mengucapkan doa tiba-tiba ada telepon masuk dan ternyata sapaan pertama adalah ucapan selamat ulang tahun dari keluargaku yang ada di rumah. Ucapan serentak yang mereka ucapkan benar-benar mengharukan mengingat tidak ada budaya merayakan ulang tahun dalam keluargaku. Biasanya hanya kakak dan keponakanku yang mengucapkan. Mae dan Pae biasanya hanya menciumku dan memberikan nasehat tanpa ucapan selamat ulang tahun. Di ulang tahun ke 19 itulah pertama kalinya mereka mengucapkan, "Selamat Ulang Tahun Adek." dan aku kembali menangis.
    Itulah kisah ulang tahun paling berkesan buatku. Mungkin tidak seistimewa yang orang lain alami, tapi bagiku tanpa hadiah barang dan hanya dengan doa serta keberadaan orang-orang yang aku sayangi, tahun itu menjadi salah satu tahun sempurnaku.
    Sekian.
    Semoga berkenan. :)

    ReplyDelete
  21. Nama : Intan Novriza Kamala Sari
    Email : intankamala@gmail.com
    Domisili : Kota Bintuhan, Kaur, Bengkulu
    Link share : https://twitter.com/Inokari_/status/715090331683819520

    Jawaban

    Hola Asri, aku ikutan lagi nih giveaway di blog kamu. Menangin ya *kedip-kedip

    Setiap ulang tahun sebenernya berkesan sih, karena aku punya perayaan khusus setiap ulang tahun. Which is begadang, ngajak dialog diri sendiri buat merefleksi apa aja yang udah terjadi setahun belakangan, terus ngasih hadiah ke diri sendiri. Haha *iya, aku anaknya sefreak itu. Seru kok tapi :p

    Tapi yang paliiiiiing berkesan itu adalah saat ulang tahun ke-20, 2 tahun lalu.

    Di ulang tahun ke-20 kemarin emang bener-bener meyakinkan aku kalo “semesta akan memberikan dukungan, jika kamu memang layak didukung”.
    Sejak kuliah (usia 17an), aku itu langganan baper, Asri. Mana lah salah ngambil jurusan kuliah, mana lah ga punya pacar *hiks. Aku ngerasa hidup aku benar-benar ga jelas bakal dibawa kemana. *lalu nyanyi bareng Armada haha

    Sampe akhirnya setahun kemudian aku menginjakkan kaki ke radio kampus, yang rasanya amejing banget. Ternyata aku suka sama dunia broadcasting. Cinta malah. Nggak ada bosennya sedikit pun deh kalo dah ketemu sama microphone. Tapi keinginan ini ditentang sama orangtua.

    “Intan, kamu mau jadi apa hah? Pilih resign atau ga bakal dikasih uang jajan lagi?”

    Wahiya sehoror itu. Ga dikasih uang jajan.

    Tapi aku tetep keukuh pengen siaran, sampe pindah ke radio swasta, waktu itu gajinya 70rb, buat 8 kali siaran. Daaaannn.. aku ganti nama siaran jadi “Elin”. Jenius banget kan? Haha. tapi akhirnya ketahuan juga.
    Orangtua bener-bener murka. Mereka susah payah jelasin kalo penyiar itu ga bakal punya masa depan, lingkungannya jelek, aku ga bakal jadi apa-apa. Pokoknya aku ga boleh kerja di radio. Kecuali .... RRI. Karena jelas statusnya. Radio milik bangsa. Yang ada gaji jelasnya, yang ngasih harapan buat bisa jadi PNS, someday.

    Tapiiiii.. gimana caranya masuk RRI coba? Yang aku tau, RRI itu eksklusif banget. Penerimaan penyiarnya jaraaaang banget. Yang diterima pun satu dua.

    Aku pengen berhenti berharap sama dunia radio, tapi aku ga bisa. Jadi aku melakukan hal-hal kecil yang bisa aku lakukan : dengerin Pro 2 RRI tiap hari, latihan siaran secara otodidak, nulis gede-gede di dinding kamar “jadi penyiar Pro 2 RRI Bengkulu”.

    Usaha keras emang ga pernah mengkhianati.

    Di ulang tahun ke-20, impian itu terwujud. Aku bahkan ga perlu susah payah nganterin surat lamaran, mereka yang manggil aku buat tes langsung *karena menang lomba. Dan yeeey, aku lolos!

    Di ulang tahun ke-20, aku udah nemuin passion, aku udah lumayan mandiri untuk urusan finansial (meski pas-pasan sih) dan aku percaya kalo kemustahilan itu gak bener-bener ada kok. Kita bisa dapetin apa yang bener-bener kita mau. Semesta bakal bantu :)

    ReplyDelete
  22. Nama : Veny
    Email : himurasora@yahoo.co.id
    Domisili : Balikpapan
    Link share :https://twitter.com/yutakaNoYuki/status/715099107069591552

    Ulang tahun yang berkesan itu pas ultah ke 26 tahun, hehehe. Soalnya dikerjain sama temen-temen, dilemparin sama agar-agar coklat. Dan parahnya itu agar-agar coklat buatnya di rumahku pas siang hari sama beberapa temen, aku pikir niatnya untuk dimakan bareng pas ketemuan sorenya. Memang sih ada sebagian yang dimakan, tapi ternyata sebagian lagi disimpan di wadah lain terus dititip di kulkas warung yang ada di sekitar tempat hang out kita itu. Kaget aja ketika ada benda cair plus dingin nempel di kepala dan tenyata itu agar-agar coklat yang diteplokin sama temenku dari belakang -_-
    Kocak lah pas ingat waktu itu, dan aku bingung juga itu gimana pulangnya dengan jilbab penuh lelehan dan noda coklat. Tapi tetep merasa seneng, seru dan terharu sih, karena artinya temen-temenku inget hari ultahku :D
    Btw itu ultah ke 26 berkesan juga karena tahun pertama aku berjilbab :D

    ReplyDelete
  23. Arie E. Pradianita | ariepradianita@gmail.com | Sukabumi
    Link Share: https://twitter.com/APradianita/status/715124079930388480
    Ultah ke-17, karena: Bukan hanya ultah yang mengesankan, tetapi ISTIMEWA.. ^_^
    Pagi itu aku melihat sifat tak bersahabat dengan Felly dan Ficha. Tidak biasanya mereka tidak menyapaku dan aku melihat sikap dingin dari mereka.Ya, kami memang bersahabat sejak TK. Tetapi baru kali ini aku melihat sikap Felly dan Ficha seperti itu. Aku pun menghampiri mereka dengan harapan mereka mau memberitahu alasan mereka menjauhiku. Setelah sampai di bangku Ficha dan Felly, aku pun bertanya pada mereka. “Kenapa kalian seperti menjauhi aku? Apa aku punya salah kepada kalian?”tanyaku sedikit memelas.
    “Fel, ke kantin yuk, tadi pagi aku tidak sarapan.” ajak Ficha kepada Felly.
    “Ayo, aku juga ingin beli minuman dingin,” kata Felly.
    “Kan masih pagi Fel, kenapa beli minuman dingin?”
    “Disini gerah banget” jawab Felly sambil melihatku sinis.
    “Hahahahaha, kamu benar juga” kata Ficha. Lalu aku bertanya sekali lagi “Kenapa kalian seperti menjauhi aku? Apa aku punya salah kepada kalian?”
    “Tanya saja kepada rumput yang bergoyang,” jawab Felly.
    Mereka pun pergi meninggalkan aku sambil tertawa.
    Air mataku pun hampir jatuh, tapi aku pun ingat nasihat mamaku bahwa aku harus tegar menghadapi suatu masalah. Sewaktu pelajaran aku pun tidak konsentrasi belajar,karena teringat kejadian tadi pagi.
    Aku pun melihat ke belakang, kulihat Felly dan Ficha tertawa-tawa. Aku merasakan ada lemparan. Aku pun kembali ke posisi semula.
    Ternyata yang melempar tutup spidol itu adalah Ibu Caroline, guru Bahasa Inggris kami. “Ambil!!!!” kata Bu Caroline setengah menjerit.
    Aku pun mengambil tutup spidol ibu itu seraya menunduk malu.
    Sambil menyerahkan tutup spidol Ibu Caroline, aku meminta maaf kepada ibu itu, “Maafkan saya bu, saya tidak akan mengulanginya.”
    “Ikut ke ruangan Ibu nanti setelah istirahat,”pinta Bu Caroline.
    “Baik, bu,” jawabku. Aku pun mengikuti Ibu Caroline ke kantornya.
    “Kamu ini kan juara 1, seharusnya kamu jadi contoh bagi teman-temanmu yang lain. Kenapa kamu melihat ke belakang tadi?”
    “Maaf bu, tadi saya melihat kebelakang karena ada yang tertawa.”
    “Ya, Ibu akan maafkan kamu tapi kamu harus janji tidak akan mengulanginya,” kata bu Charoline.
    “Ya, bu! Saya janji.” Sambil melepas jenuh aku pun pergi ke kantin untuk membeli minuman dingin. Pulang sekolah aku mencari jemputanku, setelah mencari hasilnya nihil. Setelah menunggu 30 menit,aku pun memutuskan untuk naik angkot.
    Sampai di rumah aku melihat mama menonton TV. Aku pun kesal,kalau tadi mama tidak menjemputku karena kerja, aku masih memakluminya, tapi mama kan lagi tidak sibuk. Setelah lama berpikir, aku pun tertidur. Bangun tidur aku melihat jamku, ternyata sudah jam lima pagi. Aku pun bergegas mengerjakan PR-ku dan meroster bukuku dengan cepat. Sesampai di sekolah,ada yang memanggilku dan aku seperti mengenal suara itu. Aku menoleh ke belakang, ternyata yang memanggilku itu Felly. Aku pun menghampiri mereka.
    “Ada apa, Fell?” tanyaku.
    “Kalau kamu mau tahu kenapa kami menjauhimu, kamu harus datang ke restoran PELANGI nanti sepulang sekolah,” jawab Felly.
    “Dan kamu harus datang sendiri,” sambung Ficha. Sepulang sekolah aku bergegas mencari angkot. Sesampai di sana aku melihat suasana restoran yang sepi. Kubuka pintu restoran, tiba-tiba lampu menyala terang dan kulihat Ficha, Felly, Mama, dan teman sekelasku serta Ibu Caroline menyanyikan lagu Happy Birthday untukku. Aku baru teringat bahwa hari ini ulang tahunku. Aku pun meniup lilin. Felly dan Ficha meminta maaf padaku “Maafkan kami ya, Cha, sebenarnya kami merencanakan ini untuk ulang tahunmu.”
    Aku pun memaafkan mereka dan juga berterimakasih atas ulang tahun yang sangat ISTIMEWA… ^_^

    ReplyDelete
  24. Nama: Daisy Skys
    Twitter: @daisy_skys
    Link share: https://twitter.com/Daisy_skys/status/715147005933146112
    Domisili: semarang

    "Ultah ke berapakah yang paling berkesan dan kenapa?"

    Ke-17 .Sweet seventenku yang rasanya lebih manis dari permen gula dan lebih lembut dari marshmellow.Terima kasih untuk para sahabatku yang tiba tiba tengah malam membangunkanku yang masih ileran di kosan dengan cupcake kecil dan lilin lilin .Kalian luar biasa .

    Terima kasih sudah nyolong jepret muka terkusutku dengan wajah berminyak di jam terakhir dengan di edit kata kata konyol tentang sweet seventen ku. Dan di hari itu kalian berjamaah menjadikannya display picture di BBM bahkan membajak akun BBM ku dan mengganti Display picturenya dengan sengaja.Aku bisa menemukan photo itu di mana mana hari itu .Post facebook ,Instagram ,bahkan ditwitterku .Kalian baik sekali mau repot repot mempermalukanku dengan foto berwajah buruk itu .Seharusnya kalian mengabadikan wajah jelitaku ini dari pada muka berminyak kaya gorengan itu .

    Bukan ulang tahun kalau nggak ada acara mandi air keran dan mandi tepung .Kalau waktu itu mereka diskusi ke aku dahulu , aku akan rela dan pasrah diguyur dengan dolar . Lalu dengan tanpa belas kasihan mereka minta traktiran .Tau sendiri kan bagaimana deritanya anak kos yang pas - pasan .Dan dengan kebaikan hatiku mereka kubelikan es krim dari minimarket .

    Tidak berhenti di situ saja saat aku membuka kamar kosku ada kotak kado .Aku sudah menebak - nebak siapa yang taruh ,paling paling sahabat - sahabat konyolku itu .Dan saat aku membuka kado itu .Aku terharu banget dengan isinya .Mereka pasti patungan ngumpulin uang jajannya yang pas pasan buat beliin aku ini . Aku aja baru kekumpul setengahnya .Aku langsung nangis sesenggukan .Aku merasa beruntung banget punya mereka. Itu Backpack buatan jogja yang dijual diluar negeri yang pernah dipakai member Ikon (boyband Korea) seharga 37 dolar (dulu) kalau dirupiahin sekitar 450 ribu . yang dulu pernah aku ceritain ke mereka dan mereka rela beliin itu buat aku .Semalaman aku kelonin backpacknya sambil nangis terharu.

    Yang membuatnya berkesan adalah aku merayakannya bersama sahabatku dibangku SMA.Percaya deh aku bakalan merindukan mereka ketika aku lulus nanti .Aku takut ketika mereka pergi dan mengejar impiannya aku tidak akan bisa menemukan teman seperti mereka .Mereka membuat masa masa SMA -ku yang penuh tekanan terasa menyenangkan . Ada tempat permanen yang akan selalu mengingat hari itu .Hari ketika aku dipermalukan dengan indahnya ,hari ketika orang orang membuatku jengkel tapi aku bahagia .Dan hari itu hari ketika aku 17 .Aku mulai dewasa. *baper nih kak *

    ReplyDelete
  25. Nama: Putri Prama Ananta
    Email: anantaprama@yahoo.co.id
    Domisili: Probolinggo
    Link share: https://twitter.com/PutriPramaa/status/715167787522469888?s=09
    Bagiku berkesan adalah sesuatu yang senantiasa kuingat setiap detailnya. Berkesan berarti aku menydiakan ruang tersendiri untuk kenangan tersebut di otakku. Karena definisi tersebut, aku merasa bahwa aku belum menemukan ultah keberapa yang paling berkesan bagiku. Bahkan hingga aku hampir melewati usia tujuh belas tahun yang katanya sweet ini, aku tidak merasakan ulang tahun yang berkesan.
    Mungkin ulang tahun ke 18 nanti ini akan menjadi ulang tahun yang berkesan bagiku. Kurang lebih seminggu lagi aku akan berulang tahun, tapi aku belum mencium adanya keterkesanan, mungkin akan biasa-biasa saja seperti sebelumnya.
    Lagipula, bagiku umur bertambah berarti kuota usiaku di dunia ini kian berkurang. Hal itu berarti kesempatanku untuk memperbaiki perbuatanku semakin berkurang. Yah, kurang lebih itulah pandanganku tentang ulang tahun yang berkesan.
    Mungkin Mbak Asri ingin membuat ulang tahunku berkesan?

    ReplyDelete
  26. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  27. Nama: Annisa Hanako Nurfarah Cahyani
    Email: annisahanako141@gmail.com
    Domisili: Kampar, Riau
    Link Share: https://twitter.com/AnnisaHanako/status/715163233120702464
    Jawaban:

    Ultah yang paling berkesan itu waktu ultah ke 13.

    Karena pada saat itu, dari pagi sampai malem, aku dicuekkin sama keluargaku. Dikode-kodein, malah nggak peka. Itu sumpah buat aku kesel sendiri. Lalu, pas sudah jam 8 malem, ayahku ngajak pergi kerumah mbah. Disana gelap banget, lalu tiba-tiba terdengar suara terompet dan lampu pun dinyalakan. Ternyata, seluruh keluarga besarku sudah berkumpul disana. Dengan kue ultah gede yang menghiasi meja di samping mereka. Dan itu sempat membuatku terkejut, namun rasa haru menghapus keterkejutan tersebut.

    Dan setelah potong kue, kami pun makan bersama. Makanan yang sangaaaaaatt banyak sudah dipersiapkan dengan mbahku (terimakasih mbah :*). Lalu, acara pembagian haiah. Aku mendapatkan 3 buku novel dari ayahku dan 2 novel dari ibuku. Dari mbahku, aku mendapatkan uang, begitu juga dengan saudara-saudaraku lainnya.

    Dan saat aku membuka hp-ku, ternyata sudah banyak banget teman yg udah ngucapin HBD ke aku. Ada yg melalui sms, bbm, twitter, line, instagram, dll. Pokoknya saat itu aku sangat senang.

    Eitss... Tidak sampai disitu aja.

    Ternyata, teman-temanku sudah menyiapkan kejutan sendiri. Keesokkan harinya, aku mendapatkan lagi kejutan. Di kelas, sudah ada sekotak cupcake mini nan imut yg dihiasi lilin-lilin. Juga ada balon-balon yang menghiasi mejaku, dan berbagai macam kado dari teman-teman dan guruku (saat itu mejaku penuh banget :D). Di papan tulis udah ada ucapan kayak gini "Happy Birthday Hanako-Chan! Wish You All The Best!".

    Kejutan yang sederhana, namun sangat berarti bagiku. Setelah acara tiup lilin, makan cupcake bersama, dan pembagian hadiah, dilanjutkan dengan foto bersama dengan berbagai pose.

    Pokoknya, ulang tahun itulah yang sangat berarti bagiku :)

    ReplyDelete
  28. Nama : Ratih M
    Email : ratihmulyati02@gmail.com
    Domisili : Palembang
    Link : https://mobile.twitter.com/Jju_naa/status/714986906463776768?p=v

    Sampai saat ini, yang paling berkesan itu ultah ke 12 & 18.

    Karena aku lahir di pertengahan tahun, jadi ga pernah ngarep dapet kejutan dari temen sekelas dan guru (dikerjain gitu) karena ultahku ini selalu bertepatan dengan libur semesteran. Lalu, aku lahir dan besar di keluarga yg cuek dengan perayaan kaya gitu *miris. Kalau normalnya orang bakal lupa sama tgl lahirnya jadi ga ngeh kalo lg dikerjain & dpt seprais. Aku kebalikannya, jauh-jauh bulan aku sudah inget dan mulai ngodein anggota keluarga. Kaya gini " Sebulan lagi kakak ultah loh. Kado ya?" "Besok kakak ultah loh. Jgn lupa kadonya" sampe "Padahal hari ini kakak ultah, tapi ga ada yg ngucapin" :'( Kode keraskan :D dan jawaban mereka " Umur berkurang kok seneng" *NgunyahSandal.

    Sampai saat itu tiba *eaa~* lagi tiduran di teras depan nungguin pengumuman hasil tes masuk SMP yg ngaret dari pagi. Temen aku pada dateng bawa kue (12 tumpuk roti tawar yg tiap lapisnya diisi irisan pisang putri. Dilapisi krim dengan taburan mesis cokelat. Dan itu mereka buat sendiri) sambil nyanyi HBD. Yg absurdnya itu, sewaktu mau tiup lilin, mereka sengaja nyiapin lilin putih! iya lilin putih *brasa mau ngepet jadinya. Dan untuk pertama kalinya aku lupa kalau hari itu aku ultah, stres mikirin pengumuman. Do'a aku waktu itu cuma satu 'Lulus tes'. Dan kado mereka itu, ga banget deh. Rambut aku itu selalu di potong pendek, dan kado mereka itu: Pita, bandana, kunciran, dll. Kalo di tanya kenapa ga sesui dgn yg aku pinta?, mereka kompak jawab "Ini aja udah bagus kita mau ngado" *Doeng.
    Hahaha~ ga kok, aku tau mereka cuma bercanda doang. Jgn liat kue, pelaksanaan dan kadonya, tapi ketulusan mereka yg rela jalan jauh2 (dulu mana ada motor) dan becek-becekan (mereka dateng sambil nenteng sandal)ke rumah aku cuma mau ngerayaiin ultahku. aku terharu banget saat itu, pertama kali ultahku di rayain.

    Lalu tahun kemaren, ultah aku bertepatan pada bulan puasa. Hohoho~ sama seperti tahun2 sebelumnya, jauh hari aku sudah nebar kode ke sepenjuru rumah. Tapi ga segencar sewaktu kecil, cuma sesekali, buat candaan gitu. Nah waktu itu pas buka puasa, ayah aku tiba2 ngomong "Hari ini kakak ulang tahun ya? wah, anak ayah udah gede. Denget lagi ayah punya mantu" ha? kalimat yg terakhir itu, angker banget *secara, jomblo akut :D. Terus ibu aku dateng dari dapur sambil bawa nampan plastik, plis jgn berhayal itu kue ulang tahun yg berlumu cokelat, karena itu hanyalah tumpukan Cincau Hitam.
    "Ini kado dari ayah sama ibu. Jadi jangan nagih2 kado lagi. Kakak hobi cincau kan? ni ibu beliin, semisal kurang dikulkas masi ada. Ibu beli banyak, karena lebih murah dan dapet bonus pacar cina tadi". Wkwkwk :v. Tapi pas sesudah shalat magrib pas mau salaman, ayah aku ngusap kepalaku "Inget, kakak itu udah gede bukan anak kecil lagi. Belajar yang bener. Shalat yg rajin. Akur sama adek. Bawelnya kurangin" aku mau nangis waktu itu. Ibu aku juga gitu, dia meluk sambil nyium kepala aku "Emang anak ibu seberapa banyak sih, sampe lupa tgl lahir anak sendiri? ibu selalu inget kak"

    Hahaha~ ada yg pernah ngalamin hal diatas pas ultah? itu asli loh. Bagi kalian, mungkin ini ga banget. Tapi bagi bagiku, ini sesuatu yg ga akan pernah aku lupakan.

    *Baper

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. hiksss... ketinggalan T__T

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...