Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

1 July 2016

Cincin Separuh Hati - Netty Virgiantini | Book Review

26249914 Judul Buku : Cincin Separuh Hati
Penulis : Netty Virgiantini 
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020319322

And the synopsis..

Nilam benar-benar nekat!

Demi menghindari pertanyaan "kapan kawin" di acara reuni SMA, Nilam memakai cincin bekas pertunangan sepupunya. Dia bahkan mengganti profile picture dan status jejaring sosialnya; "Bertunangan dengan Aryobimo".

Nilam lupa bahwa satu kebohongan akan membawanya pada kebohongan-kebohongan berikutnya.

Hingga suatu hari, seorang lelaki bernama Aryobimo datang menemui Nilam, menuntutnya bertanggungjawab atas retaknya pernikahan lelaki itu karena dituduh telah berselingkuh dengan Nilam. Satu hal yang tidak Nilam duga, cincin separuh hati memaksanya menghadapi hantu-hantu masa lalu....
 
Here we go..
 
 Semua yang kulihat dan kualami jadi pelajaran hidupku. Bukan sekedar masa lalu
 
Kisah ini dimulai dari tergila-gilanya seorang Nilam Larasati kepada group WA yang berisikan teman-teman SMA. Di tengah kepanikan menjelang reuni, akhirnya saat sang sepupu menawarkan untuk memakai cincin pertunangannya dulu, Nilam menyetujuinya. Alasannya klise. Karena dia malas ditanya mengenai statusnya yang masih single di usianya yang ke-35 tahun. 
 
Maka setelah tawaran sepupunya tersebut, serta merta Nilam akhirnya mengganti statusnya di WA menjadi 'bertunangan dengan Aryobimo'. Nilam pun membual mengenai 'tunangan palsunya' tersebut di hadapan teman-temannya. Tanpa Nilam ketahui, itu semua merupakan awal prahara di dalam kehidupannya. Seorang Aryobimo akhirnya mendatangi kantornya untuk menuntut pertanggungjawaban seorang Nilam. Lelaki yang ternyata adalah pemilik cincin separuh hati tersebut benar-benar marah karena istrinya menuntut cerai gara-gara status Nilam. Selidik punya selidik, ternyata lelaki mantan tunangan sepupunya tersebut sudah menikah dengan salah satu teman SMA Nilam.
 
Kenapa harus takut hidup sendiri? Toh, kita lahir di dunia ini juga sendiri. Mati juga nggak ada yang mau menemani. Menghadap Tuhan juga seorang diri!
 
Belum selesai satu masalah, datang lagi satu masalah. Ada seorang pemuda yang datang kepada Nilam dan mengaku sebagai adiknya. Nando nama pemuda tersebut. Nando mengatakan jika ia adalah adik Nilam yang satu Bapak dan beda Ibu. Ada dua lelaki yang datang ke dalam kehidupannya begitu saja membuat Nilam terpaksa menghadappi kemarahan akan dendam masa lalunya.
 
Bagaimana akhirnya Nilam menyelesaikan masalah yang telah dibuatnya tersebut? Mampukah ia menepati janji pada dirinya sendiri? Serta tetap membeci Bapaknya?
 
Ya, kalau kata Mbah Uti, semua orang hidup itu sawang-sinawang, pak. Cuma bisa melihat satu sama lain. Selalu merasa orang lain lebih beruntung dari kita. Padahal, semua orang pasti punya masalah sendiri-sendiri
 
Membaca novel ini itu bikin perasaan campur aduk. Diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga, kisah ini lebih terfokus akan kisah Nilam. Segala kesedihan, ujian, cobaan dalam kehidupan Nilam membuat saya langsung terharu. Meskipun, sebenarnya aku kurang setuju dengan janji yang dibuat Nilam. Lha emang ada keuntungan apa yang didapat kalau dia tetap berpegang teguh sama janjinya? Yang ada juga bakalan bikin kesedihan yang mendalam.

Tema yang diangkat sebenarnya sudah banyak terjadi di kehidupan sehari-hari. Wanita yang masih single di usia 35 tahun sebenarnya ada banyak di sekitar kita. Hanya saja kejelian penulis dalam mengolah tema ini menjadi satu cerita yang berpotensikan konflik menjadikan cerita ini menarik hati.
 
Pernahkah kamu mendengar bahwa harapan itu berteman dengan kekecewaan? Kalau nggak ingin kecewa, jangan pernah berharap apa-apa. Jalani saja hidup ini apa adanya. Seperti air mengalir, ikutlah ke mana arus akan membawamu. Walaupun mungkin alirannya akan menenggelamkanmu. Rasa sakit dan kecewanya nggak akan seberat orang yang selalu berharap
 
Kalau hidup tanpa berani berharap, itu sama saja putus asa! 
 
Agak gemes-gemes sebel sama karakter Nilam ini. Biasanya setiap baca novel, langsung bisa kebayang tokohnya itu pantesnya sama tokoh ini, itu. Tapi, ini sama sekali belum ada bayangan. Hanya satu yang bikin aku jatuh cinta sejatuh-jatuhnya, yaitu mbah Uti. Betapa bijaksananya dan pintarnya mbah Uti dalam hal memasak. Jadi kangen sama almarhumah mbah Uti deh.
 
Namun terlepas dari tokoh utamanya yang bikin aku gemes-gemes sebel, cerita ini benar-benar memberikan pesan bagi para pembacanya, yaitu nrimo dalam menjalani hiudp. Selain itu, penulis juga sering menghadirkan kebudayaan Jawa di dalam kisah ini. Rumah yang berbentuk joglo, kemudian nama-nama yang memang nama Jawa, kemudian mbah Uti yang sering nembang Jawa. Membuat setting cerita ini semakin kuat. Jangan lupakan penjelasan singkat mengenai Taman Balekambang juga.
 
Overall, novel ini membuat aku mendapatkan ilmu yang sekarang ini semakin sulit ditemukan, yaitu mengenai kejujuran. Lalu jangan membenci seseorang tanpa mendengar penjelasan orang tersebut. Pasti ada alasan dibalik kenapa orang tersebut melakukan perbuatan tersebut. Setidaknya, walaupun terlambat menyesali, kita haruslah memberikan maaf.
 
Buat kamu yang suka banget sama kisah romance berbalutkan cerita tentang kasih sayang seorang anak terhadap kedua orang tuanya, kamu harus membaca Cincin Separuh Hati ini lho.
 
Janji yang nggak membawa kebaikan, nggak perlu ditepati
 
 

No comments:

Post a Comment

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...