Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

24 October 2016

Pagi Gerimis - Nurhasanah | Blog Tour, Book Review



32605580 Judul : Pagi Gerimis
Penulis : Nurhasanah
Penerbit : Elex Media Komputindo
ISBN : 9786020293639


And the blurb..

"Aku butuh bedak. Dan gincu, ” gumam Sri.
Bawon menggulingkan badannya hingga bisa menatap mbakyunya yang masih mematut-matut diri di depan cermin lemari.
“Emakku tidak cantik, ya? ” tanya Bawon.
“Tidak tahu. Jangan ingat-ingat emakmu, apalagi bapakmu. Orang gila mereka."

Bawon dan Sri,
kakak-beradik yang ingin bertukar peran.
Lahir dan tumbuh dalam keluarga papa
di sebuah kampung.Gerimis yang menyaput
pagi mereka,akankah mengundang pelangi?
Atau badai?

Here we go..

Tidak boleh makan telur itu kalau bapakku belum makan

Pagi Gerimis, menceritakan tentang kehidupan Bawon yang memiliki banyak kekurangan dan menjadi bahan ejekan setiap orang. Bawon yang cengeng namun memilik teman yang berjumlah 4. Bawon yang merasa dirinya tak cantik, tak pintar, terkadang selalu iri dengan kakaknya, Yu Sri dan Mas Udin.

Pertemuannya dengan Darwati mengubah hidup Bawon. Bawon merengek minta sekolah kepada emaknya. Setelah dituruti, Bawon menjadi amat sangat bersemangat. Teman pertamanya dan sebangkunya adalah Endang, anak Lurah. Endang yang cantik dan pintar membuat Bawon merasakan iri.

Ada satu rahasia yang tak diketahui Bawon mengenai asal usulnya. Orang-orang selalu mengatakan jika Bawon tak mirip dengan Emak dan Bapaknya. Bawon penasaran. Tapi selalu urung menanyakannya. Emaknya juga menghindar jika ditanya mengenai hal tersebut.

Beralih ke Sri yang mendapatkan banyak masalah. Sri yang hampir diperkosa orang, merindukan lelaki pujaannya, dan Sri merindukan Jakarta. Sri terkadang merasa sedih, jika sudah membuat dan menyakiti hati Bapaknya. Contohnya saat ada lelaki yang menolongnya mengatakan kalau Sri adalah Calon Lonte, Sri tak bisa membayangkan semarah apa Bapaknya.

Lalu bagaimana akhir kisah kehidupan Bawon dan Sri? Mampukah mereka mengatasi kerasnya kehidupan yang datang menghampiri mereka?

Di Jakarta pasti banyak duit

Membaca novel ini bikin aku flashback dengan kejadian beberapa tahun silam, saat masa-masa SD. Memang belum pernah mengalami hal yang dialami oleh Bawon, namun setidaknya dari Bawon kita bisa belajar banyak hal. Apa itu? Kewajaran dalam kehidupan. Antara sebel, gemes, keki, apalagi yaa, yang bisa menggambarkan perasaanku saat membaca novel ini. Gemes dengan Bawon yang cengeng, labil, nggak Pdan, nggak berani. Intinya sih, semua rasa tumpah ruah menjadi satu disini. Penulisnya mampu merangkai kata demi kata menjadi kalimat yang bikin pembacanya menjadi kesulitan buat berpaling sejenak saja dari novel ini. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari novel ini. Tak hanya tentang bagaimana menutup sebuah rahasia, tapi juga tentang bagaimana menjadi diri sendiri, bagaimana bertahan hidup di tengah permasalahan yang datang, bersosialisasi, bersahabat, kesabaran, dan keluarga.

Sosok Bawon sendiri yang diceritakan disini, membuat aku sedikit terpana, membayangkan sosok Bawon kecil yang ingin sekolah sampai-sampai harus mengemis dan menangis pada Emaknya. Kemudian saat dia memiliki teman yang cantik, yang berbeda dengannya. Kadang kita pernah berada di posisi Bawon, menginginkan sesuatu belum kesampaian dan kita tak sabar akhirnya menjadi kecewa. Bedanya Bawon menunjukkan kekecewaannya, kemarahannya dengan menangis.

Alah, buatku sih, yang penting anakku pakai sarung yang benar. Kalau semua benar, nantinya juga benar

Dari Bawon, aku belajar banyak hal. Jika menginginkan sesuatu, dan belum tentu bisa mendapatkanya, setidaknya kita tidak menaruh harapan yang tinggi. Karena takutnya begitu kita menaruh harapan yang tinggi, tak kesampaian, saat jatuh akan terasa sakit.

Dari Sri, aku belajar untuk bisa menerima jika ada permasalahan, berusaha menyelesaikan bukan melarikan diri dari masalah. Apalagi menutupinya. Berusaha menjadi teman yang baik untuk saudaranya. Memiliki mimpi yang tinggi dan bertekad kuat untuk meraihnya.

Aku beneran sebel banget saat konfliknya benar-benar tak hanya dari diri sendiri ataupun lingkungan luar, namun juga dari keluarga. Gimana nggak gemes, kalau konfliknya malah datang dari kedua orang tuanya sendiri. Hastagah, anak masih kecil kenapa diberi beban yang sedemikian kerasnya yaa. Walaupun pada akhirnya orang tuanya tak membuat semakin panjang, tapi, hal tersebut malah membuat anak menjadi merasa tak nyaman, betah tinggal bersama mereka.

Novel Pagi Gerimis ini benar-benar membuatku jatuh cinta. Membuat aku membayangkan jika tinggal di sebuah desa dengan latar belakang penduduknya sama seperti di Pagi Gerimis. Apalagi covernya yang menggambarkan seorang gadis sedang muram (fyi, itu bukan aku lho yang jadi model covernya *ditimpuk massal*). Semacam sketsa atau apa ini namanya yaa, lukisan? Yang jelas kece abis iniiii.

Apa aku bakal jadi sintren? Karena aku anak orang melarat

Aku suka dengan cara penulisnya mengenalkan sosok Bawon dan Sri serta orang-orang di sekitar mereka berdua. Tak hanya sekilas dan tak begitu detail, namun terasa pas banget. Kemudian cara penulisnya menuliskan konfliknya, interaksi antar masing-masing tokoh, bikin tambah gemes banget.

Novel ini benar-benar komplit banget. Selain cerita mengenai kehidupan orang-orang yang tinggal di satu desa, ada juga cerita tentang keresahan seorang anak, ketidaknyamana, perjuangan. Dijamin deh, saat kamu membaca novel ini, kamu akan langsung jatuh cinta. Jangan lupa, siapkan camilan yaa.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa. Ditunggu banget lhooo.

Aku juga pernah mencintai banyak lelaki, tapi aku tidak pernah tidur dengan mereka

2 comments:

  1. Kisahnya unik ya, dari namanya aja saya sempet bingung Bawon itu cewek apa cowok. Review ka asri membuat saya penasaran kisah Bawon dan Sri ini sepertinya complicated banget. Memang hidup di desa dengan keadaan yg pas-pas_an menuntut perjuangan yg keras. Jadi rindu masa kecil saya yg memang berasal dari desa kecil nun jauh di mata😦 tapi untungnya orangtua saya tak seperti emaknya Bawon😊

    ReplyDelete
  2. Sepertinya menarik, jadi penasarn konflik apa yang sebenernya ada di buu ini? Sepertinya dari perjuangan Bawon dan Sri ada banyak hal yang bisa diambil hikmahnya untuk kita.

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...