Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

6 November 2016

Tamasya Piccadilly - L. Adnan | Blog Tour, Giveaway



32710978Judul : Tamasya Piccadilly
Penulis : L. Adnan
Penerbit : HD Publisher
ISBN : 9786026014429

And the blurb..

Lenggo, wanita bertubuh tambun, jatuh cinta pada sesosok Naga yang dipanggil Bujang. Sahabat sejak mereka berdua berada dalam kandungan.

Setelah 32 tahun bersama, mereka baru menelaah, adakah yang bernama cinta di dalam pertemanan? Semua baru terungkap saat Lenggo mendapat vonis, hidupnya hanya tersisa tiga bulan.

Ada satu hal yang bisa menyelamatkannya dari kematian, sperma seorang laki-laki sehat harus bersemayam di dalam rahimnya.

Dari mana dia mendapatkannya? Rumah makan? Toko bangunan?

Bukan.

Tetapi dari penggalan masa lalu kelam yang mau tidak mau harus berdamai dengannya.
  
Here we go..

Ingat, ada langit di atas sana yang ikut mendengarkan sumpahmu

Tamasya Piccadilly, menceritakan kisah tentang seorang gadis bernama Lenggo dan kisah masa lalunya serta kisah hidupnya bersama sang sahabat, Bujang. Kegemaran Bujang berganti pacar dan seringnya Bujang datang kerumahnya, tak membuat persahabatan di antara keduanya kemudian memburuk. Malah semakin dekat dan menjadi lebih dekat. Lenggo yang bekerja di kantor kepala desa sebagai sekretaris, dan tinggal di sebuah rumah di dekat kuburan, tak membuat Lenggo tak memiliki teman lain selain Bujang. Masih ada Maria dan Pius. Maria yang bekerja sebagai penyanyi dan Pius sebagai Marbot Masjid. Bersama-sama mereka berempat saling bertukar cerita.

Lenggo memiliki kisah masa lalu bersama dengan teman kecilnya, Linggar. Dulu mereka berlima. Linggar, Lenggo, Bujang, Maria, dan Pius. Namun, peristiwa dua puluh tiga tahun lalu membuat mereka kehilangan Linggar. Hanya saja peristiwa yang sudah lama dilupakan itu, kembali teringat tatkala Lenggo akhir-akhir ini mengalami mimpi buruk yang pada akhirnya membawa Lenggo ditemani Maria kepada Pak Yayan. Dari Pak Yayan, Lenggo diberikan waktu 3 bulan sebelum sesuatu hal terjadi padanya.

Semua yang hidup akan mati. Saat kau terbangun, apa yang hidup dalam mimpimu juga akan mati

Lalu, Lenggo yang percaya begitu saja, akhirnya mengupayakan berbagai cara agar sesuatu hal tersebut bisa dihindarinya. Meminta tolong pada Bujang pun dilakukannya, hingga kedatangan teman masa kecilnya, Wira, yang datang kembali ke Kencana Perak, demi membangun kembali jembatan yang telah lama rusak pun, membuat Lenggo menjadi dilema. Kemarahan Bujang, kedekatannya dengan Wira, pemberian waktu dari Pak Yayan, persahabatannya dengan Maria dan Pius, kembalinya masa lalunya, semua membuat Lenggo semakin putus asa dalam menyikapi hidup.

Saat Lenggo mendekat, kemudian Bujang menjauh. Meninggalkan tanda tanya besar di dalam hati Lenggo. Ketika Pius dan Maria meyakinkan dirinya agar mempercayai segala cerita Pius, membuat Lenggo semakin tak percaya dan berujung pada kegalauan dan rasa bersalah yang besar. Namun, ada satu hal yang tak diketahui Lenggo, tak diketahui Bujang, Maria, dan Pius, bahwa peristiwa masa lalu itu dipenuhi rahasia.

Apa yang sebenarnya terjadi pada Lenggo – Bujang – Maria – Pius? Lalu rahasia apa yang disimpan rapat-rapat tersebut? Apakah akan terbongkar? Lalu bagaimana akhir kisah mereka berempat?

Kamu penasaran? Novel Tamasya Piccadilly ini bisa juga lho kamu dapatkan di Sosmed HD Publisher, Facebook | Twitter | Instagram | Wattpad | Tokopedia.

Manusia paling jujur di dunia ini adalah bocah kecil

Membaca novel ini seriusan, awalnya bingung sama judulnya, tapi lambat laun pas baca ceritanya malah susah diganggu. Bikin ketawa, gemes-gemes menggigit, sebel, sedih, semuanya bercampur jadi satu. Penulisnya mampu merangkai kata demi kata menjadi kalimat yang bikin pembacanya menjadi kesulitan buat berpaling sejenak saja dari novel ini. Banyak banget pelajaran yang bisa diambil dari novel ini. Tak hanya tentang persahabatan, hubungan antara keluarga, kejujuran, kepercayaan, kekuasaan, cara membangun jembatan, dan bagaimana menyelesaikan permasalahan dan juga konflik.

Sosok Lenggo sendiri yang diceritakan disini, benar-benar serasa berkaca dengan diriku sendiri di masa lalu. Aku pernah mengalami seperti yang Lenggo alami, maksudnya disini bagaimana Lenggo yang merasakan kenyamanan bersahabat dengan lawan jenis hingga mengabaikan kata pepatah, “perbedaan antara cinta dan sahabat antar lawan jenis itu tipis”. Nggak baper kok, cuma menjelang gegana aja. Sering salah mengartikan perasaan saat bersama sahabat lelaki. Tapi sering galau ketika sang sahabat tak lagi datang. Perjuangan Lenggo sendiri tak mudah. Selain dia harus menghilangkan trauma atau bayangan masa lalu, dia juga berjuang dengan perasaannya sendiri. Itu bikin aku salut banget sama karakternya. Walaupun dia di usianya yang diatas kepala 3, dan masih terkadang labil, itu sebenarnya salah satu cara bagaimana dia melindungi perasaannya sendiri agar tak terlalu sakit menghadapi kenyataan yang ada.

Mimpi itu hanya bunga tidur, tak lebih dari itu dan tak ada maknanya, karena nasib dan takdir manusia seperti jodoh dan maut, itu semua urusan Tuhan

Dari Lenggo, aku belajar banyak hal. Jika ingin terlepas dari bayang masa lalu, selesaikanlah terlebih dahulu segalanya, segala kesalahpahaman agar kehidupan barumu tak lagi terbayang-bayang akan masa lalu. Begitu juga dengan perasaan bersalah. Berdamai dengan diri sendiri akan menjadikan kita bisa menerima segala hal. Kemudian perasaan tak percaya diri, tak percaya dengan orang lain. Setidaknya, sebelum berusaha memercayai orang lain, yakinkan, tanamkan dalam diri, jika kamu juga percaya dengan diri kamu sendiri.

Dari Bujang, aku belajar untuk bisa bersikap dingin walau hati tetap panas. Menjauhkan diri agar tak terjadi banyak selisih paham, menerima pendapat orang lain, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, berpikir cerdas demi mengungkapkan kebenaran, dan juga tak lupa tentunya berdamai dengan dirinya sendiri. Selain itu, memaafkan orang yang dekat dengan kita. Mengikhlaskan lebih baik, membuat hati menjadi lebih lega dan hidup pun kembali berwarna.

Gunakan prinsip hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup. Kalau tidak kau takkan pernah merasakan manisnya dunia

Aku beneran gegana, sedih banget saat Lenggo dan Bujang bertengkar karena satu hal, benar-benar ikut tersiksa. Namun, bersamaan dengan itu, juga dibuat ketawa dengan tingkah Lenggo yang baper akut melebihi anak ABG. Terlebih Maria dan Pius, keduanya juga bertingkah yang sama seperti Lenggo dan Bujang. Jadi bikin suasana makin tambah hidup dan aku tambah ngakak saat membaca kelebay-an sikap Maria dan Lenggo. Dan membaca novel ini bikin pelajaran hidupku menjadi semakin bertambah banyak.

Novel romance ini benar-benar membuatku jatuh cinta, gegana, pingin nyubit saking gemesnya sama tokoh-tokohnya. Apalagi covernya yang menampilkan balon udara, bikin makin pingin pergi jalan-jalan naik balon udara, tapi nyari sponsor dulu. Kece abis iniiiii.

Kalau kau bisa mengingat dengan baik siapa yang selama ini berada di sampingmu, kau mungkin takkan semudah itu menggantinya dengan pria lain yang cuma baru beberapa hari saja di dekatmu

Aku suka dengan cara penulisnya mengenalkan sosok Lenggo dan Bujang serta orang-orang di sekitar mereka berdua. Tak hanya sekilas dan tak begitu detail, namun terasa pas banget. Kemudian cara penulisnya menuliskan interaksi antara kedua tokohnya yang awalnya lembut, bersahabat, berantem, canggung, lembut, canggung, lembut. Bikin gemes sendiri.

Tokoh favoritku disini adalah Lenggo. Kenapa bukan Bujang? Karena yang mengidolakan Bujang udah banyak, jadi aku Lenggo ajah deh. Bagaimana Lenggo berusaha menyelesaikan masalah yang datang dalam hidupnya, bagaimana Lenggo menutupi semuanya, berusaha menjadi sahabat yang baik, pendengar yang baik, memberikan masukan, nasihat, saran kepada para sahabatnya dengan bahasa yang halus namun benar-benar mengena di hati.

Berhentilah menyebutkan kekurangan seseorang seolah kau tersakiti olehnya. Hidup akan lebih baik jika menjauh dari urusan orang lain

Aku juga suka dengan Maria, sahabat Lenggo. Yang bersikap apa adanya dirinya, blak-blakan, tak peduli lawan bicaranya sakit hati atau tidak. Jika yang diungkapkannya kebenaran, dia tak akan takut. Dia juga setia kawan, selalu membantu sahabat yang kesusahan.

Novel ini benar-benar komplit banget. Selain cerita mengenai bagaimana cara membangun jembatan yang baik, juga ada cerita yang membuat novel ini semakin menarik untuk dibaca, yaitu kisah persahabatan, keluarga, kekuasaan, cinta, saling memaafkan, berdamai dengan diri sendiri dan ikhlas. Dijamin deh, saat kamu membaca novel ini, kamu akan langsung jatuh cinta. Jangan lupa untuk tak tertawa sendirian.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa, kali ini aku pingin baca kisahnya Quadruplet dalam bentuk novel yaa, please..

Masa lalu takkan begitu jahatnya melerai rasa cinta


=== GIVEAWAY TIME ===

Kalian mau mendapatkan 1 novel Tamasya Piccadilly yang dikirim langsung sama Penerbit HD Publisher dan kak L. Adnan? Caranya gampang banget lhooo :

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2. Follow akun twitter @HDPublisher, dan @princessashr, kemudian share info GA ini dengan mention ke akun kita berdua dan jangan lupa sertakan hashtag #TamasyaPiccadilly
3. Follow blog ini bebas, bisa via Google + atau follow Instagram atau follow fanpage Peek A Book juga boleh *boleh salah satu, boleh ketiganya*
4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, akun twitter, domisili, link share, dan jawabanmu yaa..

Sahabat jadi Cinta

Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?


Giveaway ini berlangsung dari tanggal 6 - 13 November 2016 hingga jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan 1 - 2 hari dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

55 comments:

  1. Nama : Fuja Sagita
    akun twitter : @fujasagita_45
    domisili : Garut, Jawa Barat
    link share :https://twitter.com/fujasagita_45/status/795115124663021568

    Sahabat jadi Cinta

    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Jawaban saya : Ya saya sangat setuju dengan tagline di atas, karena memang tak bisa dielak lagi kalau persahabatan antar lawan jenis akan menimbulkan perasaan cinta di persahabatan mereka. Tapi, kata 'cinta' di sini memakai tanda kutip. Artinya, cinta di sini bukan melulu soal pacaran, atau apa pun itu. Kata cinta di sini, mempunyai perluasan makna, misalnya cinta murni (cinta yang tidak mendambakan balas budi), cinta platonis, dll. Ya, walaupun dalam tagline "Sahabat Jadi Cinta" di sini lebih mengarah kepada cinta lawan jenis. Tapi, sejatinya persahabatan akan selalu diiringi dengan rasa cinta. Jadi saya setuju sekali dengan tagline "Sahabat Jadi Cinta"

    ReplyDelete
    Replies
    1. link : https://twitter.com/fujasagita_45/status/795115124663021568

      Delete
  2. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Domisili: Jakarta
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/795117345735745536
    Jawaban: Sahabat jadi cinta? setuju saja,karena kadang kebersamaan antara lawan jenis suka menimbulkan ketergantungan yg membuat jadi candu. Mungkin dimulai dari rasa mengenal yg terlalu dalam sampai tau segala kekurangan dan kelebihan masing2 pihak.Rasa yg ada bisa berubah dari sahabat menjadi cinta,cuma suka ada gengsi yg merajai hati,ujung-ujungnya gegana deh kaya kak Asri😊.
    Tak ada yg salah bila persahabatan jadi cinta,tapi harus bisa memilah rasa dan bersiap juga kehilangan yg lebih besar,karena suka terjadi bila perjalanan cinta tidak mulus beresiko retaknya nasib percintaan diikuti oleh putusnya persahabatan juga. So,hati-hati dengan perasaan karena perasaan meskipun lembut bisa berdampak amat sangat dasyat*lebayπŸ˜†

    ReplyDelete
  3. Nama : Aini Eka
    Twitter : @ainekayul
    Link share : https://twitter.com/ainekayul/status/795122092672856064
    Domisili : Samarinda

    Sahabat jadi cinta. Setuju. Manusia tidak bisa mengendalikan perasaannya akan jatuh kepada siapa. Jadi sah-sah aja bila kita jatuh cinta kepada sahabat. Lagian ada pepatah, "cinta datang karena terbiasa”. Juga, cinta kepada sahabat itu lebih greget daripada cinta sama orang baru dikenal, sahabat lebih paham kita luar dalam, lebih paham segala kekurangan dan keburukan kita. Dan juga menerima segala kekurangan kita tanpa kabur nyari teman baru.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tambahan nih kak ncess ._.

      Sahabat jadi cinta nggak bakal rusak kalo ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan. Persahabatan sejati nggak bakalan rusak dan hancur hanya karena kisah "kasih tak sampai".

      Delete
  4. Nama: Haidaroh Sholeh
    Alamat Twitter: @Haidarohsholeh
    Link Share: https://twitter.com/HaidarohSholeh/status/795125052811329536
    Domisili: Sidoarjo

    Setujukah kamu sahabat jadi cinta?

    Setuju sebab dalam persahabatan dapat tumbuh menjadi cinta. Karena cinta dapat tumbuh dari kebiasaan bersama. Malah banyak sudah buktinya sahabat jadi cinta dan terus bersama untuk waktu yang lama.

    Sahabat jadi cinta, itu sudah jamak terjadi. Sahabat dapat menjadi cinta dan sebaliknya cinta juga bisa jadi sahabat. Itulah kebaikannya. Intinya tisak ada yang jadi musuh atau ada dendam.

    Sahabat dapat menjadi cinta. Dan cinta menumbuhkan kebaikan.

    Terima kasih.

    ReplyDelete
  5. Nama : Mifta Rizky W
    Twitter : @keyminoz
    Domisili : Gresik
    Link Share : https://twitter.com/keyminoz/status/795128611820797952

    Sahabat jadi Cinta, Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Setuju aja, asalkan sahabat yang kita cintai itu masih single alias jomblo. Kalau dia sudah terikat dalam satu hubungan apalagi jika sudah menikah atau bertunangan, segera buang perasaan itu jauh-jauh! Enggak enak banget kalo jadi orang ketiga apalagi jadi perusak rumah tangga sahabat sendiri. Kita harus menghargai dan menghormati hubungannya dengan orang lain. Tapi kalau dia masih single, kenapa enggak?

    ReplyDelete
  6. Nama: Siti Khumaira Dengo
    Akun Twitter: @skhumairade
    Domisili: Yogyakarta
    Link share: https://twitter.com/skhumairade/status/795148611545944064

    Sahabat jadi cinta? Nggak setuju, ah.  Karena dalam hubungan itu kita harus punya komitmen, termasuk dalam hubungan persahabatan. Kalau di fiksi, sih, bukan nggak mungkin lagi sahabat bisa naik level ke tingkat cinta. Aku juga nulis gitu hehehe tapi kalau di realita? Aku termasuk orang yang menentangnya. :”) Kecuali ‘cinta’ yang dimaksud ini cinta karena dia sahabat, bukan cinta karena dia cowok/cewek. Itu hanya berlaku untuk ‘sahabat’, ya. Kalau dianya cuman sekadar teman ngobrol biasa, ya, boleh jadi naik level ke cinta. Karena hubungan itu dimulai dari pertemanan.

    Teman dan sahabat itu sama? Siapa bilang? Teman dalam kacamataku adalah orang yang kalau ketemu just greeting lalu nanya soal ini-itu lalu pergi. Ngobrol pun nggak frontal atau blak-blakan. Lain halnya dengan sahabat. Sahabat dalam kacamataku, adalah dia yang kalau ketemu, udah. Siap-siap aja saling mengekori ke mana dan di mana aja. Ngobrol udah pasti lebih frontal dan blak-blakan.

    Model sahabat itu yang worth it untuk dijaga. Itulah sebabnya aku nggak setuju ‘sahabat jadi cinta’ karena andaikata berbuat khilaf (dalam artian suka sebagai lawan jenis) dan malah ganti status jadi pacaran … bagiku itu selesai. Syukur-syukur langgeng sampai pelaminan. Kalau putus? Bisa jadi kikuk, awkward, dan kemungkinan pisah (kalau putusnya secara gak baik). Hayoloh, serem. Atau yang lebih horor lagi: baper sendirian, eh dianya bilang, “Kayaknya kita lebih cocok sahabatan aja.” Friendzone sisssstt.

    So, keep the friendship! ;)

    ReplyDelete
  7. Nama: Nurwahidah
    Twitter: @wawha_cuza
    Domisili: Medan
    Link share: https://twitter.com/wawha_Cuza/status/795182350548148225

    Ya, aku setuju. Dan aku memang percaya sahabat bisa jadi cinta. Persahabatn itu tumbuh dan bertahan karena adanya kepercayaan dan rasa nyaman serta rasa sayang. Jadi menurutku wajar jika seorang laki-laki dan perempuan yang bersahabat bisa jadi saling jatuh cinta. Apalagi pihak perempuan, kita cenderung menyukai perasaan nyaman dan aman yang tentunya ada pada diri si sahabat tersebut.

    ReplyDelete
  8. Nama: Ayu Widyastuti
    Twitter: @widyayu15
    Domisili: Palembang
    Link share: https://twitter.com/widyayu15/status/795241104589234176

    Setuju. Soalnya sahabat itu orang yang sudah tau sifat kita luar dalam, yang bisa buat kita nyaman, kita gak malu jadi diri sendiri dan karena sudah terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. Semua itu memudahkan untuk saling jatuh cinta.

    ReplyDelete
  9. Nama : Vadia Rahman Salsabila
    Twitter : @vadiamendes98
    Domisili : Sukabumi
    Link : https://twitter.com/Vadiamendes98/status/795334458991751168

    Mau di fiksi atau pun dunia nyata aku setuju. Karena cinta juga bisa muncul dari rasa nyaman dan keterbiasaan kita ada di dekat seseorang. Kadang perasaan cinta yang kita punya untuk sahabat kita, tidak bisa langsung disadari gitu aja. Karena emang kita sering ngerasa nyaman, bahagia, dan memiliki perasaan sayang seperti biasanya. Sampe mereka yang ngalamin, gak pernah sadar kalo 'cinta' yang biasanya dirasain buat sahabatnya ternyata udah tergantikan sama rasa 'cinta' yang lain. Jadi kadang kita pangling sendiri dan kelabakan, sejak kapan rasa itu ada. Satu-satunya rasa yang pasti selalu ada dalam persahabatan pastinya adalah rasa nyaman, dan cinta bisa muncul karena hal itu, pada siapa aja, termasuk sahabat kita sendiri.Saking klise nya sahabat jadi cinta ada quotes yang bilang 'Cewek sama cowok itu gak pernah murni sahabatan. Pasti ada salah satunya yang naruh hati'. Begitulah kak:'v

    ReplyDelete
  10. Nama : Heni Susanti
    Akun twitter : @hensus91
    Domisili : Pati - Jawa Tengah
    Link share : https://twitter.com/hensus91/status/795421537310371841

    Sahabat jadi Cinta. Setuju sekali dengan tagline ini. Selain benci jadi cinta, ini adalah salah satu proses tumbuhnya cinta yang membuat kita bisa lebih memahami si dia. Dalam proses persahabatan kita akan melihat segala hal tentang dirinya yang tidak mungkin disembunyikan karena dalam persahabatan dia akan lebih menunjukkan sifat asli, tanpa jaim. Beda dengan yang dari awal sudah diniatkan untuk pedekate, wah...yang ditunjukkan pasti segala manis-manis sikapnya, yang kadang juga bukan sifat yang sebenarnya. Saat bersama sahabat, hal-hal kecil penuh perhatian manis nan tulus akan lebih mendebarkan karena kita tidak menduganya sehingga akan memunculkan banyak kejutan manis nantinya. Akhirnya, tentu saja rasa sayang sebagai sahabat perlahan naik level menjadi cinta.

    Cinta yang bermula dari persahabatan besar kemungkinan jauh lebih tulus dan apa-adanya, bukan ada apanya. :D

    Demikian dan terima kasih :)

    ReplyDelete
  11. Nama: Ratna Komalasari
    twitter: @dreravios
    domisili: Tangerang
    link share: https://mobile.twitter.com/dreravios/status/795445904832655360?p=v

    Sahabat jadi Cinta, tagline tersebut sering sekali kita dengar.
    Sahabat lebih memahami kita, sahabat tau kita apa adanya, sahabat lebih tau apa yang kita rasakan. Mungkin karena itulah perasaan sayang yang dimiliki oleh seorang sahabat berubah haluan menjadi cinta.
    Kita terbiasa dengan dia, apapun yang kita lalui kita ceritakan ke sahabat, canda tawa, tangisan selalu mewarnai persahabatan.

    Cinta karena terbiasa bukan? Dan karena itu kita merasakan sesuatu yang berbeda dengan sahabat sendiri. Rasa ingin memiliki dan mencintai serta dicintai.

    ReplyDelete
  12. Nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    domisili: Surakarta
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/795451722563026953

    dan jawabanmu yaa..

    Sahabat jadi Cinta.
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Setuju, setuju aja sih. Soalnya kita enggak tahu kemana, kapan, dan ke siapa kita bakal jatuh cinta. Musuh jadi cinta, sahabat jadi cinta, enggak masalah. Setuju-setuju aja. Soalnya lagi itu semacam cara pengenalan yang paling jujur. Sahabat adalah orang yang paling tahu tentang kita. Dengan begitu kita enggak perlu berubah demi dia, karena kita sudah apa adanya dan dia mencintai apa adanya tentang kita. Jadi ya, no problem.
    Yang susah itu membuat cinta jadi sahabat ^^

    ReplyDelete
  13. Nama: Ahmad Azwar Avisin Alhaidar
    Twitter: @azwaravisin
    domisili: Sidoarjo
    Link Share: https://twitter.com/azwaravisin/status/795458499266289664

    Sahabat jadi cinta, setujukah dengan tagline di atas?

    Siapapun berhak menjadi cinta kita, musuh saja bisa, jangankan sahabat. dia yang sering ada di sekitar kehidupan kita, jadi siapa yang tahu jalan hidup seseorang siapa tahu justru sahabat itu yang akhirnya menjadi cinta kita. cinta dapat tumbuh karena terbiasa bersama, banyak yang sudah membuktikan semua tagline ini, begitu juga sebaliknya cinta jadi sahabat. yang awalnya bercintaan, lalu hubungan asmara kandas dan akhirnya keduanya menjadi persahabatan.

    menurutku kisah sahabat jadi cinta ini kenyataannya memang lebih real, lebih ikhlas menerima satu sama lain, tidak pakai tabir kepalsuan, kenyamanan sudah digenggam, lalu apalagi yang dipermasalahkan?

    demikian komentar saya, terima kasih.

    ReplyDelete
  14. Nama: Kristi Wulandari
    Akun Twitter: @KristiWuri
    Domisili: Gunungkidul, D.I. Yogyakarta
    Link: https://twitter.com/KristiWuRi/status/795449088636383232?s=09

    Sahabat jadi cinta.
    Saya setuju, karena pada dasarnya jika seseorang memperlakukan kita dengan baik, kita akan menyukai orang tersebut. Apalagi persahabatan antara laki-laki dan perempuan. Perhatian dan pengertian akan menjadi faktor munculnya rasa suka menjadi cinta. Apalagi di depan sahabat, kita hanya perlu menjadi diri sendiri. Mereka toh tahu segala tentang kita. Kenyamanan akan menyuburkan rasa cinta tersebut.
    Tapi di lain hal saya percaya cinta itu ada porsinya masing-masing. Jadi, jika ada persahabatan lelaki & perempuan disaat mereka atau salah satunya punya pasangan tidak perlu dicurigai. Percayalah pada cinta dan Tuhan.

    ReplyDelete
  15. Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Domisili: Serang
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/795481827221917700

    Sahabat jadi Cinta

    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Setuju. Karena cinta bisa tumbuh karena keterbiasaan dan kebersamaan. Apalagi sahabat biasanya orang yg kita percaya, orang yg kita kenal dekat baik-buruknya, dan orang yg membuat kita nyaman saat bersamanya. Rasa nyaman, dan rasa percaya itulah yg akan membuat ikatan menjadi lebih kuat. Begitu juga dengan rasa sayang yang ada, bisa berubah menjadi lebih dan menjadi cinta. Lagipula hubungan pria dan wanita mustahil jika tanpa cinta, karena mereka adalah lawan jenis, akan ada ketertarikan diantara mereka. Persahabatan diantara laki-laki dan perempuan biasanya bisa menumbuhkan cinta, entah itu hanya sebelah pihak, ataupun kalau beruntung, keduanya merasakan cinta itu.

    ReplyDelete
  16. Nama : Nur Azizah
    Twitter : @azizah_0271
    Domisili : indramayu
    Link share : https://twitter.com/azizah_0271/status/795535046580916224

    Sahabat jadi cinta, setujukah dengan tagline di atas?

    Setuju.Karena tidak bisa dipungkiri jika kita bersahabat lawan jenis kita tdk memiliki perasaan yang ingin lebih dari sahabat,Karena cinta terjadi karena selalu
    Bersama.Dari semua perhatian,hiburan,kekonyolan dari tingkahnya aka mengundang sendiri rasa cinta.Walaupun kebanyakan orang tidak ingin merusak persahabatan dengan rasa cinta karena takut semua tidak akan sama

    ReplyDelete
  17. Nama : ABE
    Twitter : @abe125_
    Domisili : Tangerang, Banten
    Link Share : https://twitter.com/abe125_/status/795568751949139968

    Q : Sahabat jadi cinta, setujukah dengan tagline di atas?

    A : Setuju. Meski awalnya mungkin salah satu diantaranya nggak sadar kalau persahabatan mereka jadi cinta. Banyak bukti sahabat jadi cinta. Mereka lebih santai dalam menjalankan hubungan mereka karena sudah lama mengenal pasangannya dengan baik.

    ReplyDelete
  18. Nama: Myke R. Biyanti
    Akun Twitter: @mykebianti
    Domisili: Jatinangor, Bandung
    Link share: https://twitter.com/Mykebianti/status/795586159841714176

    Sahabat jadi cinta ya...
    Sejujurnya saya lebih percaya tagline ini daripada cinta pada pandangan pertama. Entah karena saya sendiri secara pribadi minim pengalaman cinta atau karena terlalu skeptis. Tapi, bagi saya tagline 'sahabat jadi cinta' lebih rasional dan lebih gampang diterima oleh otak kecil saya haha. Lagipula, perasaan terikat semacam cinta itu sendiri, saya percaya akan terjalin ketika kita sudah mengenal satu sama lain lebih dalam dan merasa nyaman satu sama lain. Jadi, kemungkinannya sangat besar untuk terjadi, terlepas bagaimana nanti akhirnya. Sekian hehe

    ReplyDelete
  19. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  20. Nama: Ulva Novitasari
    Akun twitter: @ulvanov
    Domisili: Blitar - Jawab Timur
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/795639730301865984

    Sahabat jadi cinta?

    Ini buat sahabat cowok cewek kan y? Kok klo sahabat cewek" atau cowok" kedengeran serem πŸ˜“

    Aku setuju sih sama tagline itu.
    Namanya juga sahabat pasti sering menghabiskan waktu bersama, jalan" bareng, berangkat sekolah/ngampus/kerja bareng dan itu dilakukan berulang-ulang.

    Seperti pepatah jawa "witing tresno soko kulino" ya seperti itu juga persahabatan antara laki" dan perempuan. Walaupun awalnya mungkin memungkiri, tapi pasti ada salah satu yg memiliki perasaan cnta itu.

    ReplyDelete
  21. Nama: Ulva Novitasari
    Akun twitter: @ulvanov
    Domisili: Blitar - Jawab Timur
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/795639730301865984

    Sahabat jadi cinta?

    Ini buat sahabat cowok cewek kan y? Kok klo sahabat cewek" atau cowok" kedengeran serem πŸ˜“

    Aku setuju sih sama tagline itu.
    Namanya juga sahabat pasti sering menghabiskan waktu bersama, jalan" bareng, berangkat sekolah/ngampus/kerja bareng dan itu dilakukan berulang-ulang.

    Seperti pepatah jawa "witing tresno soko kulino" ya seperti itu juga persahabatan antara laki" dan perempuan. Walaupun awalnya mungkin memungkiri, tapi pasti ada salah satu yg memiliki perasaan cnta itu.

    ReplyDelete
  22. Nama: Bety Kusumawardhani
    akun twitter: @bety_19930114
    domisili: Surakarta
    link share: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/795466654452850689?p=v

    Aku setuju tagline sahabat jadi cinta. Cinta bisa muncul karena terbiasa dan rasa nyaman yg terus menerus. Dua orang sahabat telah mengenal cukup lama jadi bisa dipastikan bahwa mereka sudah cukup hafal dengan kebiasaan, kepribadian serta keburukan masing-masing sehingga bisa menerima dan memakluminya dengan ikhlas. Dari menjadi seorang sahabat mereka saling mengenal, lalu timbul lah rasa nyaman diantara keaduanya melalui komunikasi dan intensitas pertemuan yg tidak jarang. Cinta memang sangat misterius dan tidak dapat diprediksi akan datang pada siapa, kapan dan dimana. Oleh karena itu, tidak heran jika rasa itu muncul di anatara persahabatan seorang laki-laki dan perempuan.

    ReplyDelete
  23. Kurang setuju denga tagline sahabat jd cinta. Hubungan antar cowok & cewek memang sih gak akan biasa-biasa saja pasti ada rasa spesial di dalamnya. Terlebih jika sering bertemu & mengerti problem serta perasaan diantara keduanya. Tapi jika menjadi cinta akan ada beberapa masalah di tengah jalan yg akan menjadi sebab-sebab keretakan sebuah persahabatan. Karena ego pasti akan selalu mengikuti. Entah disadari atau tidak dalam hubungan sebelumnya sahabat lalu menjadi cinta pasti ada perubahan meskipun itu kecil. Belum lagi jika terjadi putusnya cinta, maka salah satunya akan menjauhi yg lainnya. Hal itu bisa terjadi lantaran canggung dg status mantan atau memang tidak ingin memberi harapan palsu kepadanya.

    Nama : Fita
    Twitter: @fitania09
    Domisili : Malang
    Link : https://twitter.com/fitania09/status/795393293244776449

    ReplyDelete
  24. Nama: A'imatul Latifah
    Twitter: @Aim_La27
    Domisili: Tuban
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/795598093819334656

    Aku sangat setuju dengan tagline tersebut. Kenapa? Simple saja. Witing tresno jalaran soko kulino. Ya, cinta itu tumbuh karena sering bersama. Dan di dalam hubungan persahabatan seseorang akan sering bertemu dan bersama. Apalagi pada dasarnya rasa cinta itu juga bisa tumbuh karena sikap nyaman. Dan di dalam hubungan persahabatan itu pula kita menemukan rasa nyaman itu. So, sangat mungkin dan sangat benar kalau sahabat jadi cinta itu ada. Walaupun terkadang cinta itu cuma tumbuh sepihak sehingga ada istilah friendzone.

    ReplyDelete
  25. Nama : Rizky Tria
    Twitter : @Octannow_
    Domisili : Brebes, Jawa Tengah
    Link share : https://mobile.twitter.com/Octannow_/status/795801488471650304?p=v
    Sahabat jadi Cinta
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Sahabat jadi cinta??
    Setuju deh sama tagline itu. Karena kita terlahir sebagai individu yang bebas. Itu artinya boleh menyayangi siapa saja, pun berhak mencintai siapa saja. Termasuk terhadap Sahabat sendiri. Rasa cinta itu banyak bentuknya dengan takaran yang berbeda-beda pula. Anggap saja proses sahabat jadi cinta itu termasuk dalam 'keanekaragaman' cinta itu sendiri. Bisa kok dari Temen jadi Demen (from nothink to somethink), sebab cinta itu datang karna telah terbiasa, kenyamanan dan kebersamaan. Lagipula menurutku persahabatan antara perempuan dan laki-laki tidak ada yang sepenuhnya murni, pastilah ada memendam benih-benih suka. Mencintai sahabat kadang yang dibutuhkan kesiapan mental dan keberanian. Serta kemauan untuk menanggung konsekuensi dari sebuah pilihan.

    ReplyDelete
  26. Dian Haerani14:02

    Nama: Dian Haerani
    Twitter: @saimamzahra
    Domisili: Bandung
    Link share: https://twitter.com/dhaerani781/status/795881740279615488

    Sahabat jadi Cinta
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Setuju-setuju aja sih. Kebanyakan cinta itu berawal dari sebuah persahabatan. Dari hal-hal kecil dan biasa aja yang sering dilakukan bareng-bareng. Karena seorang sahabat kadang bisa jauh lebih mengerti kita dibanding orang lain. Jadi menurutku sahabat jadi cinta itu adalah hal yang wajar banget dan nggak masalah. Hanya saja kalau bentuk sahabatannya berupa geng yang lebih dari dua orang, sebaiknya sahabat jadi cinta mendingan dihindari, karena rata-rata persahabatannya bisa hancur. Tapi balik lagi ke pribadi masing-masing ya... kalau misal kita udah nyaman banget sama sahabat, ya mau gimana lagi. Toh, sahabat jadi cinta bukan aib atau sesuatu yang buruk. Ya kaaan?

    ReplyDelete
  27. Nama: Cahya
    Twitter: @ccchhy
    Domisili: Palembang
    Link share: https://twitter.com/ccchhy/status/795917341439782912

    Iya, aku setuju. Because... what can you do against love? Kita kan ga bisa prediksi ke mana atau ke siapa hati ini akan menjatuhkan dirinya? Sama musuh bebuyutan aja bisa jatuh cinta, apalagi kalau cuma dengan sahabat sendiri. You're so lucky if this case could happen to you, guys.

    ReplyDelete
  28. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  30. Bismillah
    nama : khaerunnisa
    twitter : NhisaMinoz75
    domisili : Kolaka, Sulawesi Tenggara
    link status :
    https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/795945921573842944?p=v

    Sahabat jadi Cinta? Saya percaya karena cinta datang karena terbiasa. Dalam pershabatan antara pria dan wanita wajar kalau di dalamnya ada cinta karena mereka selalu bersama, saling mengenal satu sama lain dan saling mengerti satu sama lain. Tapi dalam persahabatan ada 2 jenis cinta. Pertama Cinta sepihak, dimana dalam persahabatan itu hanya ada seorang saja yang merasakan cinta itu, akan tetapi ragu untuk mengungkapkannya karena takut hubungan persahabtannya akan rusak dan mengubah segalanya . Dan kedua Sama sama saling mencintai dan berkeinginan untuk mengubah status persahabatan mereka menjadi PACARAN dan mungkin membuat mereka merasa bahagia, akan tetapi saat hubungan itu putus di tengah jalan akan membuat segalanya berubah yang dulunya manis pasti akan terasa pahit. Tapi jika sahabat sejati tidak akan hancur hanya karena yang namanya cinta. Seperti yang di kutip dalam quote Persahabatan dan cinta bukan dua hal yang bertolak belakang. Jika kita tak bisa menerima cinta seseorang sebagai rasa cinta seorang pacar, mungkin lebih baik kita menerima cinta orang itu sebagai rasa cinta seorang sahabat. Tak akan ada yang terluka, dan tak akan ada yang tersakiti. Karena sahabat, saling mengerti.

    ReplyDelete
  31. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Domisili : Ciamis
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/796002835875831808

    Sahabat jadi cinta. Setujukah saya dengan pendapat ini?

    Benci jadi cinta pun eksis adanya. Gimana saya bisa nggak setuju sama sesuatu yang baunya lebih positif? Sahabat jadi cinta itu kenaikan level. Entah itu dari segi kepercayaannya, loyalitasnya atau hatinya. Sahabat jadi cinta itu contoh cinta yang pakai proses. Sahabat jadi cinta itu paket double. Sahabat jadi cinta itu titik akhir dari friendzone. Sahabat jadi cinta itu pasangan yang tentu udah kenal kental. Sahabat jadi cinta, kalau menikah bisa kayak Ayudia sama Ditto πŸ˜‚

    ReplyDelete
  32. Nama: Haula Taqya
    Twitter: @Taqya1999
    Domisili: Metro, Lampung
    Link share: https://twitter.com/Taqya1999/status/796117904601165824

    Sahabat jadi cinta. Setujukah saya dengan pendapat ini?

    Setuju. Karena itu wajar. Setiap hari kita ada di dekatnya, melakukan banyak hal bersama, membicarakan banyak hal bersama, tentu saja wajar kalau sahabat jadi cinta. Tapi jangan gegabah jika kita suka dengan sahabat kita, boleh mengungkapkan nya, tapi ingat: dia malah bisa pergi. Karena kadang, kita cukup berada di dekatnya saja kan? Daripada melihat dia menjauh.

    ReplyDelete
  33. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Domisili : Purwakarta
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/795239628315856897?p=v


    Sahabat jadi Cinta
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?


    Setuju. Karena sahabat itu orang pertama yang dekat setelah keluarga. Terbiasa bertemu, terbiasa bersama, berbagi cerita berdua, tau kelebihan dan keburukan masing-masing, bercanda dan bertengkar bersama, gokil bareng, aneh bareng, berbagi rahasia bersama, marah-marahan terus akur lagi. Jadi rasanya ga aneh kalo sepasang sahabat terlebih beda gender punya rasa lebih dari sekedar rasa persahabatan meski hanya sesaat.

    Jadi aku menganggapnya wajar jika cinta bisa tumbuh diantara sepasang sahabat, bukankah cinta hadir karena terbiasa. Dan sepasang sahabat merupakan kemungkinan pertama dan terbesar rasa cinta itu bisa muncul diantara laki-laki dan perempuan.

    ReplyDelete
  34. mariyam
    @mariyam_elf
    https://twitter.com/mariyam_elf/status/796170272030105600
    surabaya

    setuju, karena cinta itu berawal karena terbiasa. klo udh sahabatan, pasti terbiasa bersama donk. itulah kenapa, wajar sekali klo sahabat jadi cinta itu terjadi. akupun pernah merasakannya kok, hehehe.

    ReplyDelete
  35. Nama : afifah khoiriyah
    akun twitter: @Afifah_1412
    domisili: Yogyakarta
    link share: https://twitter.com/Afifah_1412/status/796249485118578688

    Sahabat jadi Cinta?
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    Setuju dan itu wajar. Ada kata2 bahwa laki2 dan perempuan gak bisa jd sahabt, salh satunya bisa jadi suka dg shbat sendiri. Sahabt ibaratnya kayk udah tau baik buruknya kita, usah tahu aib dan kekurangan kita, tahu banget sifat kita, dan tahu kalo km lg marh kyk apa, lg kena maslh kayk apa, dan kita gk bsa bohongin sifat kita ke dia. Semuanya sifat diketahui kecuali satu, ketika sahabat jatuh cinta pada shbtnya. .. Pasti km gk tau. Rasanya itu biasa aja... Malah km ngira dia suka sama orang lain... Kebersamaan membawa kenyamanan dan kehangatan dan itu bisa didapat saat ada persahabatan...menumbuhkan bibit cinta dan terus berkembang... Dan ada kala sahbt marah, bersikap posesif dan cemburu ketika perhatianmu teralihkan ke yg lain... Dan itu bagian dari cinta..jadi sahabat jadi cinta? Tentu saja bisa, kenapa tidak?

    ReplyDelete
  36. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Link Share : https://twitter.com/PidaAlandrian92/status/796258608841256961
    Domisili : Aceh

    Sebenarnya tergantung orang yg ngejalanin juga sih kalau menurutku pribadi. Tapi aku sih lebih ke nggak setuju aja.
    Karena perbedaan antara rasa nyaman dengan pacar dan sahabt itu pasti berbeda.
    Masing-masing punya porsinya sendiri.
    Kran memang kodratnya kl sahabatan antar cewek dan cowok pasti deh kejebak macet di perasaan masing2. Atau nggak kejebak di friendzone. helee-heleehh, namanya juga perasaan, siapa yang bs ngatur

    Kalau dari sahabat jadi pacar, ntar bicaranya hrs dijaga, nggak bisa lagi asal ceplos aja, kelakuan hrs kudu dijaga juga. pasti bedaa banget deh..
    Bagaikan kesambar api sedikit, langsung meledak *lebay*. Hahaha. Jadi, tetaplah menjadi seorang sahabat karena sahabat adalah anugrah yang datang tidak begitu pantas untuk kita jadiin pacar *menurutku loh ya.
    Apalagi pas putusnya, behh pasti canggungnya luar biasaa banget. Nggak ada deh dr sahabat - jadi pacar - putus - jadi sahabat lagi??
    Hanya Tuhan yang tau ada atau nggak nya.
    Sekian ;)

    ReplyDelete
  37. Nama : Ratih M
    Domisili: Palembang
    Twitter: @Jju_naa
    Link: https://mobile.twitter.com/Jju_naa/status/796235538294390784?p=v

    Setuju.
    Karena kita lebih banyak menghabiskan banyak waktu dengan sahabat kita dan terbiasa dengan kehadirannya (siaga) di sekitar kita. Cinta itu karena terbiasa.
    Simpelnya, sesuatu yang spesial pun akan kalah dengan yang selalu ada :) .

    ReplyDelete
  38. Nama : Ratnani Latifah
    Domisili : Jepara
    twitter : @ratnaShinju2chi
    Link Share : https://twitter.com/ratnaShinju2chi/status/796313914573135872

    Setuju.

    Pada kenyataannya persahabatan antara pria dan wanita itu memang berujung pada cinta. Di sadari atau tidak, karena terlalu sering bersama menghabiskan waktu, perasaan nyaman dan saling memahami membuat tumbuh-tumbuh benih cinta.

    ReplyDelete
  39. Nama : Seffi Soffi
    Domisili : Bandung
    Twitter : @seffiii
    Link Share : https://twitter.com/seffiii/status/796333112850403328

    Jawaban : Setuju.
    karena setiap orang memiliki hati dan perasaan. Perasaan muncul ketika seseorang mendapatkan sebuah kenyamanan, mungkin dengan sahabat kita sudah mengetahui sedikitnya perilaku baik dan buruknya. Maka dari itu wajar sahabat jadi cinta, asal jangan nikung dari belakang.

    ReplyDelete
  40. nama: Alyani Shabrina
    Domisili: Badung, Bali
    Twitter: @alyanishab
    Link:https://twitter.com/alyanishab/status/796334934302461952
    jawaban:
    setuju. karena banyak banget kejadian kayak gitu, dan menurut aku itu sah-sah aja. Selama bukan ngerebut pacar orang yakan? Malah sebetulnya itu akan sangat mengasyikkan, ketika sahabat menjadi pasangan hidup kita. seorang sahabat pasti sudah mengerti apa kebiasaan kita, apa kejelekan kita, memahami semua perilaku dan sifat kita. kita pun sama, mengetahui apa yang tidak ia sukai, apa hobinya, menurutku itu sesuatu yang romantis. Bukankah mengenal dengan baik pasangan kita itu sesuatu yang sangat baik?
    aku juga pernah mengalami hal seperti itu walaupun perasaan itu aku simpan sendiri. hehehe. karena belum tentukan dia punya rasa yang sama untuk kita. dan sahabatku pun menasehatiku untuk membuang jauh-jauh perasaan itu, karena jika pada akhirnya dia tahu, ntah dia punya perasaan atau tidak, akan menjadi hal yang tidak mengenakkan untuk persahabatan kami berlima. pastinya bakal ada rasa canggung diantara kami. hehehe. Tapi aku tetap setuju kok. selama ketika perasaan itu memang ada diantara merek berdua dan persahabatan mereka tidak hanya berdua, mereka bisa membagi waktu antara cinta dan persahabatan, karena terkadang ada juga tuh kejadian, dimana karena dari sahabat trus jadi pacar, sahabat-sahabat yang lain dianggurin, sibuk berdua aja, serasa dunia milik berdua, itu baru yang harus dihindari dari sahabat jadi cinta. hehehe.
    wish me luck! Penasaran sama ending kisahnya. Trus yang bikin mupeng pertama kali adalah covernya yang keren abissss. warnanya biru terus ya gitulah pokoknyaa akuuu sukaaaaaa. Hehehe, semoga punya kesempatan baca buku ini :)

    ReplyDelete
  41. Nama : Silvy Rianingrum
    Domisili : Bekasi
    Twitter : @berryfledge
    Link share : https://twitter.com/berryfledge/status/796664462841380864
    Jawaban :

    Sahabat jadi cinta?
    Hehe, aku pribadi, engga setuju. Dipendapatku, sahabat adalah sahabat dan cinta adalah cinta. Kadar cinta, dan hati yang diberikanpun berbeda. Engga semua yang bersahabat bisa jadi cinta. Ketika nyaman menjadi sahabat, maka akan sampai kapanpun keduanya akan mempertahankan persahabatan. Itu sebabnya, di kebanyakan erita friendzone, salah satu yang mencintai lebih memilih untuk memendam rasa. Karena apa? Karena sebenarnya, ia juga engga mau ngancurin persahabatan dengan perasaan yang salah. Munculnya cinta dalam persahabatan menurutku adalah hal yang salah. Ketika salah seorang sahabat sudah mencintai sahabatnya, maka keinginannya adalah untuk menemani dalam ikatan cinta, sementara persahabatan murni akan memunculkan keinginan sekaligus kebutuhan untuk menemani dalam ikatan kehidupan, yang mana mencakup lebih banyak hal. Meskipun demikian, memang banyak yang mengalami sahabat menjadi cinta. Menurutku, ini tergantung pendapat masing-masing dan bukti pembenaran teori sahabat jadi cinta sendiri memang kian banyak. Tapi, ya, aku sendiri engga setuju. Selalu ada ruang yang berbeda untuk sahabat dan cinta hehe^^

    ReplyDelete
  42. Nama: Puji Nur Aini
    Twitter: @pujina__
    Domisili: Banjarnegara
    Link Share: https://twitter.com/Pujina__/status/796693186672467970
    Jawaban:

    Sahabat jadi cinta.
    Setuju aja sih, soalnya nggak cuma di dunia fiksi hal kayak gitu bisa terjadi. Di dunia nyata pun terjadi. Teman aku contohnya, awalnya emang friendzone-an gitu. Eh, jadian juga akhirnya. Yah, walaupun aku gak ngalamin hal kayak gitu, soalnya gak punya sahabat cowok :D ada sahabat cewek, yakali dah sahabat jadi cinta (Ini mulai gak beres wkwk)

    ReplyDelete
  43. Nama: kristi
    Dom : bekasi
    Twitter: @_aaapril
    Link share: https://twitter.com/_aaaprili/status/796928823509991424


    Sahabat jadi cinta? Sah-sah aja sih menurutku,karena setiap manusia berhak merasakan mencintai dan dicintai oleh semua orang,khusus kasus ini yang mana kita mencintai sahabat sendiri.
    Positifnya kita cinta sama sahabat sendiri tuh kita udah saling kenal dan paling ngga udah tahu kebiasaan baik dan buruk masing-masing,jadi bisa lebih mudah dalam menjalin suatu hubungan,asalkan komunikasi harus tetep berjalan...
    Negatifnya kita udah lama berteman baik dan saling mengisi satu sama lain, jikalau suatu hari kita bubaran karena ada suatu masalah, bukan ngga mungkin kita akan kehilangan dua orang sekaligus,yaitu kekasih dan sahabat,karena ego anak muda sekarang kalo sudah bubar ya bubar.


    Pengelaman pribadi aku alami dulu,aku pernah suka sama sahabatku dari jaman SD sampe SMA,kita bener-bener udah tau luar dalem pribadi dan sifat kita,hingga suatu waktu kita punya rasa cintalah ya nyebutnya hehe,kita pacaran hampir 2 tahun,aku jujur aja sih nyaman aja yah karena kita gak perlu sok menjaga sikap agar selalu baik dimata masing-masing,cukup kita menjadi diri kita sendiri aja udah cukup dan untungnya kita berdua mempunyai sikap yang sama jadi gak ada masalah,hingga waktu itu ada masalah dan bener-bener bikin kita berdua gak bisa menghandle masalah itu akhirnya kita putus dalam keadaan gak baik-baik,sampe sekarang walaupun kita udah berusaha bersikap biasa-biasa aja,tapi tetep bikin kita gak kaya dulu lagi waktu kita masih bersahabat,jujur aja bikin aku sedih karena persahabatan yang dimulai dari kita SD sampai SMA bubar gitu aja,pengennya sih walaupun kita udah bukan sepasang kekasih lagi,tapi persahabatan tetep jalan sama seperti sebelum kita berpacaran,tapi ego mengalahkan segalanya,yaudah jadinya begini sampe sekarang.
    Semoga buat pembelajaran aja,jangan kita menyimpan ego yang besar,karena bisa merusak segalanya,belajar ikhlas dan saling menghargai setiap keputusan yang dibuat masing-masing pihak.
    Maaf ya jadi curhat.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akun twitter hurufnya kurang πŸ˜…

      Twitter: Lihat KristiA (@_aaaprili): https://twitter.com/_aaaprili?s=09

      Delete
  44. https://twitter.com/KrisnaAngela2/status/796966095831732224
    nama : Angel
    twitter : @krisnaangela2
    domisili : surabaya

    Sahabat jadi Cinta

    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    setuju, karena sahabatan pasti sering bareng-bareng artinya mereka bakal sering menghabiskan waktu bersama. apalagi disini sahabatnya cowok cewek, biasanya kalo sahabatan cowok cewek bakal lebih nyaman karena mereka tau gimana ngadepin satu-sama lain, gak egois atau mengangin keinginan mereka sendiri(biasanya kalo yang gt kejadiannya sam cewk sahabatan cewek :))karena nyaman itulah mereka punyak rasa satu sama lain. tapi kadang mereka gak mau ngukapin persaan itu malah mendem, alasanya takut persahabatan yang mereka bina itu bakalan hancur. tapi aku yakin takdir yang udah dikehendaki Tuhan bakalan terjadi. kalo namanya cinta dan udah takdirnya Tuhan sahabat jadi cinta itu bakalan jadi. maksudnya mereka bisa bangun hubungan mereka lebih serius lagi.jadi sahabat jadi cinta meurut aku ada. dan itu karena udah nyaman satu sama lain dan komunikasinya bisa nyambung terus enak gt apalagi kalo sahabatan orang tua juga deket itu bakalan bener-bener sahabat jadi cinta beneran.... wml, aminn. makasi

    ReplyDelete
  45. Nama : Cahya W.
    Twitter : @cahyawid
    Domisili : Gresik
    Link share : https://twitter.com/cahyawid/status/796927305973166080


    - Setuju atau tidak dengan pernyataan Sahabat Jadi Cinta?
    untuk saya pribadi, saya tidak setuju. Iyaa, saya percaya kalau cinta bisa tumbuh di hati siapa saja tidak terkecuali sahabat sendiri. Tapi berdasarkan pengalaman pribadi(*tsah), saya berkata tidak untuk sahabat jadi cinta. Karna rasa dan perilaku kami akan sangat berbeda sebagai sahabat atau cinta. Ketika ada masalah pun-masalah yang mungkin akan berujung ke perpisahan, saya dan dia tidak akan bisa kembali lagi ke fase sebagai sahabat. Kami sudah berbeda.
    Mungkin kalau beruntung, kami hanya bisa menjadi teman saja. Teman yang hanya bertukar 'say hai' saat bertemu, bukan lagi menjadi sahabat yang saling meminjami pundak dan saling menertawai diri masing-masing.

    Untuk menghindari kehilangan sahabat dan pacar, saya mungkin akan memilih diam semisal kejadian menyimpan rasa cinta kepada sahabat sendiri (lagi). Diam dalam artian cukup mengagumi dia sebagai sahabat.

    ReplyDelete
  46. Nama : Widia Arum Pratiwi
    Akun Twitter : @widiaa_ap
    Domisili : Karanganyar, Jawa Tengah
    Link Share : https://twitter.com/Widiaa_ap/status/797025407052574724?s=09

    Jawaban :

    Sahabat Jadi Cinta

    Mungkin kalimat itu biasa ya bagi kita yang sudah remaja dan bagi mereka yang sudah mengerti cinta itu apa .

    Aku sangat setuju dengan kalimat itu meskipun aku tak pernah merasakannya tapi aku yakin bahwa kalimat itu sudah terbukti benar adanya

    Tidak akan mungkin cewek dan cowok sahabatan tak menyimpan rasa.
    Mungkin keduanya tak menyadari perasaan mereka, seperti lagunya Zigaz-Sahabat Jadi Cinta yang liriknya "karna cinta tersirat bukan tersurat" nah pasti keduanya merasakan itu . Pasti terselip rasa cinta tapi keduanya mengabaikan perasaan itu karna mereka sangat takut apabila ada kata cinta diantara mereka persahabatan mereka akan hancur .
    Bahkan kata cinta di hubungan persahabatan itu sebuah larangan besar bahkan seperti larangan cinta beda agama .

    Jangan pernah menyalahkan cinta dalam kasus ini karna kita tak tau kapan dan pada siapa kita akan jatuh cinta bahkan kepada sahabat sendiri kita bisa jatuh cinta ..
    Tetaplah mencintai dengan tulus agar kita tidak terbebani dengan rasa cinta dalam persahabatan,
    percayalah bahwa cinta yang tulus tak mengharapkan balasan dari tuannya..

    ReplyDelete
  47. Nama:Ziyyanah Walidah
    Twitter:zizin_alhamid
    Domisili:Surabaya
    Link: https://mobile.twitter.com/zizin_alhamid/status/797252274783256576

    Sahabat jadi cinta??
    Aku setuju saja dengan tag line diatas. Malah enak kalau sudah sahabatan terus kita cinta sahabat kita. Kita nggak perlu lagi jaim2 ngejaga sikap didepan pasangan kita jika pasangan kita itu dulunya sahabat kita. Kita malah bisa lebih mengekspresikan diri kita tanpa jaim didepan pasangan. Pokoknya enak deh kalau jatuh cinta sama sahabat apalagi kalau samapi menikah. Karena kan sahabat sudah tahu seluk beluk kita. Jadi dia malah lebih bisa mengerti kita enakkan.

    ReplyDelete
  48. nama: ainhy edelweiss
    Twitter: @PrinceesAinhy
    Domisili: Makassar
    Link share: https://mobile.twitter.com/PrinceesAinhy/status/797277407723913216

    jawaban:

    "Tak ada persahabatn murni antara perempuan dan laki-laki"
    mengutip salah satu quote novel yang pernah aku baca, membuatku semakin percaya bahwa tentu saja hubungan persahabatan bisa berubah menjadi cinta. Bukankah sebelum jadi cinta, kebanyakan diawali oleh sebuah persahabatan?
    Dan yap, aku setuju banget. saat menjadi sahabat, kita bisa lebih mengenal dekat si dia, sifatnya, tingkahnya, dan baik-burukya. sahabat yang menjadi cinta, justru peluangnya lebih besar, karena bisa saling mengenal dan komunikasi sangat lancar. Bukankah jatuh hati diawali juga dengan kedekatan berkomunikasi? Dan sahabat yang menjadi cinta adalah hal yang wajar. Btw aku pernah mengalami ini, hihi

    thankyu :)

    ReplyDelete
  49. Nama: ifah
    akun twitter: @zhiigo
    domisili: bekasi
    link share: https://twitter.com/zhiigo/status/797342001955901440

    sahabat jadi cinta?

    Yes, I do agree.
    Aku sih setuju banget dengan tagline itu. Entah cinta dalam bentuk apa. Bukankah cinta juga bisa ada karena biasa?

    Logika nya gini aja deh. Kalau 2 orang mau bersahabat, pasti melibatkan perasaan. Apalagi sahabat yang erat. Bukan sekedar teman sesaat atau fake friends.

    Bisa saja sih cinta itu bukan berbentuk cinta sebagai pasangan lawan jenis. Tapi bahkan, cinta sebagai sahabat itu bentuk cinta juga loh. Cinta itu kan universal.

    ReplyDelete
  50. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    domisili: Sidoarjo
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/797713363308396544
    jawaban:
    tagline yg sering membuat dilema. selalu ada perasaan diantara dua pihak, baik teman, sahabat, keluarga maupun stranger. sahabat jadi cinta. cinta dalam kategori apa? cinta antara lawan jenis? tak ada persahabatan yg terikat tanpa cinta. pasti ada rasa lebih. setuju aja sih sama tagline tsb karena perasaan sayang-cinta sahabat lebih tinggi levelnya drpd sayang-cinta teman. Sahabat sperti separoh hidup kita. shabat lebih mengerti dan mengenal naik turunnya hidup kita, udah sperti tali di sepatu atau perangko diatas amplop, nempel dan tak terpisah. sahabat jadi cinta itu istimewa jika kedua belah pihak memiliki perasaan yg sama. tp jika hanya sebelah pihak, percaya deh sakitnya sperti rasa pahit empedu. selain cinta ditolak, kita bisa kehilangan sahabat terbaik. jikapun masih bersahabat pasti ada rasa canggung yg menemani.
    cinta sahabat seperti separuh nafas kita, lebih indah dan lebih menyakitkan.

    ReplyDelete
  51. Eni Lestari | @dust_pain | Malang
    https://twitter.com/dust_pain/status/797776519485485056

    Sahabat jadi Cinta
    Setujukah kamu dengan tagline diatas? Apa alasannya?

    tidak setuju. kenapa? karena aku penganut paham cewek dan cowok pun bisa kok jadi sahabat. kalo klopnya emang sebagai sahabat, why not? gak selamanya hubungan cewek-cowok berakhir sebagai pasangan kekasih, walau yah gak memungkiri ada yang demikian. kalo pun jadi kekasih, menurutku emang dari awal emang ada perasaan naksir tapi ditutupi dengan status sahabat.

    ReplyDelete
  52. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali
    https://twitter.com/RiniCipta/status/797823642977472512

    Setuju! Meskipun nggak semua persahabatan berakhir dengan cinta, tapi sebagian besar mereka yang bersahabat dengan lawan jenis akan terlibat dengan perasaan rumit lebih sayang dari sekedar sahabat tapi bukan pacar -friendzone- ini. Ya minimal, memendam cinta yang bertepuk sebelah tangan atau terlambat menyadari perasaan yang 'lebih' itu.
    Orang bilang, cinta bisa terjadi karena terbiasa. Sahabat adalah orang terdekat, yang sering menghabiskan banyak waktu bersama kita. Luar dalamnya kita udah tau, lama kelamaan perasaan nyaman itu bisa berkembang dari sekedar sahabat. Kita nggak pernah tau akan kapan jatuh cinta, pada siapa jadi kemungkinan sahabat menjadi orang yang kita cinta sangat besar.

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...