Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

25 January 2017

Infinity - Mayang Aeni | Blog Tour, Giveaway



33391587 Judul Buku : Infinity
Penulis : Mayang Aeni
Penerbit : Grasindo
ISBN : 9786023757657

And the blurb..

Bani kehilangan satu-satunya rumah untuk pulang ketika Bunda yang disayanginya meninggal dunia. Di saat tidak ada satu pun orang yang berdiri di sampingnya, justru Dinda menjadi satu-satunya yang bertahan untuknya, menemani Bani di saat lelaki itu merasa dunianya tengah runtuh. Dinda bukan sosok yang asing untuk Bani, gadis itu sudah masuk ke daftar orang yang tidak disukainya sejak pertemuan pertama mereka. Tapi semesta seolah berkonspirasi untuk mempertemukannya dan Dinda dalam suatu liburan keluarga, sampai akhirnya Dinda pun mulai mengetahui sedikit demi sedikit rahasia yang Bani simpan. Termasuk rahasia tentang keluarga Bani yang semula tersimpan rapat. Keberadaan Dinda selepas kepergian Bunda di sisi Bani perlahan-lahan membantu Bani untuk bangkit kembali, berdamai dengan masa lalunya yang kelam. Dengan Dinda, Bani menemukan kembali rumahnya untuk pulang.
  
Here we go..



Lo bukannya bilang nggak mau sendirian? Kalau lo tetep nyimpen dan mendem masalah lo atau kesedihan lo sendiri, nggak ada gunanya gue atau siapa pun nemenin lo. Lo akan terus merasa sendirian

Infinity bercerita tentang kehidupan seorang Dinda dan Bani di SMA Angkasa. Bagaimana Dinda menjalani kehidupannya begitu juga dengan Bani. Dinda yang merupakan anak baru pindahan dari Bandung dan akhirnya sekolah di SMA Angkasa. Bani yang dikenal sebagai ketua The Fabs, geng yang sangat terkenal di SMA Angkasa. Kerjaannya tentu saja mengerjai anak baru. Sebagai anak pemilik yayasan tersebut, Bani memiliki kekuasaan tersendiri. Dan tentu saja kehadiran anak baru di sekolah tersebut menyenangkan hati para anggota The Fabs. Karena anak baru akan mendapat sambutan khusus dari para The Fabs. Dan anak baru tersebut hanya boleh menerima tapi tak boleh melawan.

Dinda termasuk menjadi sasaran The Fabs. Sejak hari pertama dia diperlakukan kurang menyenangkan oleh The Fabs, Dinda sudah langsung menentang geng tersebut. Konsekuensi yang Dinda dapatkan adalah, bahwa selama satu semester ke depan, dia akan mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari geng tersebut. Dan tak ada yang bisa membantu Dinda, karena ancamannya adalah menggantikan posisi Dinda mendapatkan sambutan khusus dari The Fabs.

Apa hal paling susah tapi sekaligus indah yang dilakuin di dunia ini, Ban?
Memaafkan

Hingga saatnya liburan semesteran tiba. Dinda senang bukan main. Untuk sementara, dia akan istirahat dari aksi dari The Fabs. Liburan yang tadinya dipikir Dinda akan menyenangkan berubah menjadi kurang nyaman, saat dia harus menemani sang mama berlibur ke rumah sahabat Mamanya yang sudah 10 tahun tak bertemu. Satu kejutan datang menghampiri Dinda tatkala berada di rumah sahabat Mamanya ini, Ambar. Yaitu pertemuannya kembali dengan Bani.

Dinda tak menyangka jika Bani yang ditemuinya sekarang ini berbeda dengan Bani saat mereka berada di sekolah. Bani yang terkenal dingin dan ketus, berbalik 180 derajat saat berhadapan dengan Bunda Ambar, bundanya. Bani berubah menjadi sosok anak yang manja bernama Ian.

Dinda bingung dengan sosok Bani. Seakan-akan Bani memiliki dua kepribadian. Bani tak segan mengancam Dinda untuk tak menceritakan liburannya di rumah Bani. Namun, semua berubah tatkala ibunda Bani, Bunda Ambar meninggal. Dinda kasihan dengan Bani yang seolah-olah kehilangan pegangan setelah sang Bunda pergi. Dinda terus berada di samping Bani, mendampingi Bani melewati masa-masa tersulitnya. Dinda tak menyangka dengan sikap Bani selama ini, ternyata ada rahasia yang dia sembunyikan. Rahasia masa lalu yang membuat Bani terluka dan menutup diri dari siapapun. Hingga Bani pun sulit untuk memaafkan kesalahan masa lalu dan berusaha untuk melampiaskan kepada orang lain yang tak tahu apa-apa.

Apa rahasia masa lalu Bani? Bagaimana kisah Bani dan Dinda selanjutnya? Penasaran? Baca bukunya yuk J

Gue emang nggak ada tau rasanya jadi lo, Ban. Karena kata orang, kita bisa paham kalau kita udah ngalamin sendiri. Tapi, nggak ada salahnya lo memandang semua dari sisi lain. Gue nggak maksa lo untuk memaafkan kalau lo emang nggak bisa. Tapi, cobalah untuk ngelihat dari sudut yang lain

Membaca novel ini benar-benar mengasyikkan. Benar-benar cukup menguras emosi banget. Nggak nyangka banget, ceritanya bikin aku baper abis, sukses nahan tangis di kantor, dan mager banget buat kerja. Jangan ditiru yaaa. Nggak baik. Kerja kok baca novel. Lha gimana, mata sukses ngantuk banget. Satu-satunya cara selain dengerin lagu yaa baca novel. Ditambah mati listrik juga tadi di kantor, plus hujan dan anginnya waaa.. bikin dag dig dug.

Novel ini tak hanya bercerita tentang kisah Dinda dan Bani. Namun, kehidupan mereka yang seolah saling melengkapi, bersinggungan satu sama lain, saling membutuhkan dan terlebih seolah semesta seperti sudah mengatur jika pertemuan mereka adalah takdir.

Andai manusia bisa milih untuk terlahir dari rahim siapa. Atau andai manusia bisa milih jatuh cinta sama siapa, pasti nggak ada yang tersakiti

Penulisnya pun mampu membuat sifat tokoh utamanya bertanya-tanya. Sebenarnya Bani yang asli itu gimana sih. Bikin penasaran banget. Terlebih saat penulisnya mengajak pembaca untuk mengikuti perubahan Bani menjadi sosok yang lebih baik lagi. Kehadiran Dinda membawa energi positif dalam diri Bani.

Penulis juga mengajak kita untuk belajar menerima kenyataan. Memaafkan orang yang selama ini sudah menyakiti kita. Belajar ikhlas dan sabar. Terlebih rasa sakit itu didapatkan dari sosok orang yang paling dihormati dan disayangi. Aku paham banget gimana rasa sakitnya Bani saat mengalami hal itu. Bani yang memilih untuk menjadi sosok Bani yang ketus, sok cool dan hanya memiliki Bundanya sebagai tempat dia pulang. Ketika sang Bunda pergi, Bani seolah-olah kehilangan pegangan, merasakan sudah tak ada lagi yang peduli padanya. Namun, kehadiran Dinda menguatkan Bani kembali. Dan itu sudah lebih dari cukup. Bani memang memilih jalan yang boleh dibilang mungkin salah, tapi sulit jika harus bilang seperti itu. Karena Bani bersikap seperti itu, memilih jalan seperti itu pun karena orang-orang yang disayanginya sudah menyakitinya. Sulit buat Bani untuk memaafkan mereka. Sebaliknya, jika Bani merasa dirinya tersakiti, terluka karena mereka, mereka pun sama-sama merasakan hal yang sama dengan yang Bani rasakan.

Kalau manusia bisa milih sendiri takdirnya, dunia jadi nggak seimbang. Bakal banyak manusia yang tersakiti karena nggak dipilih

Aku suka banget dengan konflik yang diciptakan oleh penulis serta penyelesaiannya. Dengan Dinda, Bani merasa tak sendiri. Bagaimana Bani berusaha untuk mulai menerima da memaafkan masa lalunya. Semua melalui proses, dan Bani tak takut sendirian, karena Dinda ada disampingnya, menemaninya. Aku juga suka bagaimana cara penulis menuliskan interaksi antara Bani dan Dinda. Yang semula kaku, ketus, sebel, kemudian menjadi baik, ngegemesin bikin pingin gigit dan manja. Terlebih saat penulis menghadirkan tokoh-tokoh lain. Tak hanya sebagai tempelan saja, tapi benar-benar mampu menghidupkan suasana.

Tokoh favoritku disini adalah Dinda. Dinda yang dewasa, bersikap apa adanya, tulus membantu dan peduli. Tak peduli dia pernah disakiti, namun dia tetap membantu orang yang disakitinya. Karakter Bani dan Dinda benar-benar melengkapi. Saat Bani tersesat, Dinda bersedia mendampingi, menemani, menuntunnya pulang.

Kalau kamu mencari novel remaja yang tak hanya bercerita tentang kehidupan para remaja beserta kisah cintanya, namun juga ada unsur kekeluargaannya, persahabatannya, banyak hikmah dan makna yang bisa diambil dari cerita ini, aku rekomendasikan novel Infinity ini untuk kamu baca. Semoga kamu jatuh cinta dengan kisah Bani dan Dinda serta dapat mengambil makna dari kisah mereka.

Peran lo dalam hidup gue tuh terkesan infinity, Nda, tanpa batas. Sometimes you could be my friend, lover, enemy, and even my mom. Gue bisa jadi siapa aja di depan lo begitupun lo di depan gue. Gue nggak takut lagi untuk membuka luka-luka gue dan mengobatinya sejak ada lo


==== GIVEAWAY TIME ====


Kalian mau mendapatkan 1 novel Infinity karya Mayang Aeni dan diterbitkan oleh Grasindo? Caranya gampang banget lhooo :

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2. Follow akun twitter @mayangaenii, @grasindo_id dan @princessashr, kemudian share info GA ini dengan mention ke akun kita bertiga dan jangan lupa sertakan hashtag #Infinity
3. Follow blog ini bebas, bisa via Google + atau follow Instagram atau follow fanpage Peek A Book juga boleh *boleh salah satu, boleh ketiganya*
4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, akun twitter, domisili, link share, akun goodreads (jika punya), dan jawabanmu yaa..

Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 25 – 29 Januari 2017 hingga jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan 1 - 2 hari dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

48 comments:

  1. Nama : Kurota A'yuni
    akun twitter : @Violemine18
    domisili : Blitar, Jawa Timur
    link share : https://mobile.twitter.com/Violemine18/status/824093592050245633?p=v
    akun goodreads : (tidak punya)
    Jawaban :
    Yang pertama kali aku cari ketika aku terpuruk dan jatuh adalah Ibu. Mau dimanapun dan kapanpun itu, ketika aku merasa down aku selalu menelpon/menemui ibu. Ibuku selalu tahu bagaimana caranya menghadapi dan menyemangati anaknya. Beliau selalu setia mendengar curhatan ku ketika aku terpuruk dan beliau selalu memberikan nasehat-nasehat untukku.
    Setiap nasehat dari ibu adalah "mantra ajaib" pembangkit dari masa terpuruk dan jatuhku.

    ReplyDelete
  2. Nama : Eveline Tirta
    Twitter : @evelinetirta
    Domisili :Banyuwangi, Jatim
    Link share :
    https://twitter.com/evelinetirta/status/824137545562857472?s=09
    Goodreads : www.goodreads.com/evelynetirta

    Yang pertama kali saya cari saat saya sedang down dan terpuruk adalah tentu saja ibu saya, menurut saya seorang Ibu adalah sosok yang paling mengerti saya dan anak-anaknya. Ibu adalah tempat peraduan saya dikala saya senang maupun sedih, disaat-saat senang Ibu saya akan turut bergembira untuk saya, dikala saya sedang berduka dan terpuruk Ibu saya selalu bersedia mendengarkan keluh kesah saya, segala tetek bengek kehidupan saya, dan dengan sabar menyemangati saya, kata-katanyalah yang bisa menentramkan hati saya yang bersedih dan percaya bahwa in the end, everything will be alright. Ibu saya adalah mentor dan guru terbaik yang saya punya, dia selalu memberikan nasihat-nasihat di kala saya sedang dirundung masalah. Ibu saya itu ibaratkan sihir yang selalu membuat saya bersemangat menjalani hari, dan meskipun terkadang saya melalui hari yang berat dengan keberadaan Ibu, semuanya terasa jauh lebih baik. Dia adalah seseorang yang selalu menerima segala kekurangan dan segala masalah yang saya perbuat, without a doubt, she's my number one "cheerleader" :)

    ReplyDelete
  3. Nama : Eka Riana
    Domisili : Barito Kuala, Kalimantan Selatan
    Twitter : @rianaismyname
    Link share : https://mobile.twitter.com/rianaismyname/status/824139871526731777/photo/1?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C7779615253
    Goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/63210463-eka-riana

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Saat aku terpuruk aku lebih memilih memendamnya sendirian, curhat dan memohon pertolongan hanya kepada Allah. Aku tidak pernah mencari siapa pun, orangtua sekali pun, takut respon mereka tidak seperti yang diharapkan. Masalah apa pun yang tengah kuhadapi, sangat jarang ada orang lain yang tau, kecuali mereka tau sendiri.

    Jika aku jatuh, aku lebih memilih bangkit sendirian, percaya bahwa bantuan Allah pasti datang. Tidak mau merepotkan orang lain, takutnya mereka tidak mau menolong dan nantinya malah membuat aku membenci mereka.

    ReplyDelete
  4. Nama : seffi soffi
    Twitter : @seffii
    Domisli : Bandung
    Linkshare : https://twitter.com/seffiii/status/824164300411518977
    Akun goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/14665828-seffi-soffi

    Jawaban : Mama, karena mama yang mengerti anaknya.. meskipun aku gak bilang beliau pasti tau ada sesuatu sama aku. Mungkin feeling beliau so good, dan aku pun selalu bisa berkeluh kesah sama mama aja. Mama orang yang sabar ngadepin anak2nya, apalagi klo anak nya curhat. Dan beliau orang yang pertama kali negur klo emang aku salah..
    Beliau juga orang yang pasang badan buat melindungi anaknya..

    ReplyDelete
  5. Nama: Fara Astryani
    Akun Twitter : @FaraAstryani
    Domisili: Bogor
    Link Share: https://twitter.com/FaraAstryani/status/824174166643474437

    Jawaban:
    Ayah , seseorang yang satu-satunya bisa jadi tameng jika terjadi sesuatu. Beliau yang pertama kali sadar jika anak-anaknya sedang ada masalah terutama sama anak perempuannya. Bisa dibilang beliau terlalu overprotective bila menyangkut anak perempuannya mungkin karena anak perempuan jika menikah nanti akan dibawa oleh pihak pria jadi ayah selalu menjadi orang yang terdekat buat anak perempuannya jika ada masalah karena itulah saya lebih manja dan lebih suka bercerita dengan Ayah. Feeling beliau lebih tajam dibanding ibu karena Ayah yang selalu jadi teman terdekat dengan saya dirumah, beliau juga tegas bila bersangkutan dengan masalah yang saya hadapi ketika terpuruk apa lagi jika terpuruknya karena masalah pria beliau orang paling terdepan yang akan bertindak. Terpuruk karena masalah nilai pun disaat Ibu memarahi Ayah malah memberi buku-buku buat anaknya , beliau lebih suka bertindak langsung dibanding berkata-kata.

    ReplyDelete
  6. Nama : Ervan Setiawan
    Akun twitter : @saidrha
    Goodreads : Ervan
    Domisili : Bogor, Jawa Barat
    Link share :
    https://mobile.twitter.com/Saidrha/status/824192263957938176?p=v


    Jawaban :

    Terpuruk rentan sekali melakukan hal-hal dianggap membahayakan, karna frustrasi, kecewa, sedih ini butuh sosok orang yg memberi masukan terlebih lagi orang terdekat, orang yg ku cari pertama kali tentunya orang sangat spesial yg takkan pernah Aku lupakan,
    Yg Pertama adalah Guru Madrasah pertama untuk Anak-anaknya yaitu ibuku yg selalu ada waktu untukku, mampu membaca bahasa tubuhku , isi hatiku , ikatan batin yg kuat inilah yg aku rindukan selalu Mulai dari tatapan matanya, senyuman yg manis , untaian katanya penuh motivasi , dan pelukan ibu sangat hangat untukku ,
    Yg kedua Guru Spiritual yg mengarahkanku ke arah yg baik, menjauhkanku dari hal yg buruk,
    Orang yg selama ini aku jadikan sandaran untuk berpegang teguh pada Kekuatan Allah SWT, karena kita memiliki Masalah besar tapi kadang lupa dgn Nasehat-Nasehat Ortu/Guru "Kalau kita punya Masalah besar jangan khawatir karena kita punya Allah yg Maha Besar "
    Keterpurukan kita takkan sebanding dgn kenikmatan yg telah didapatkan,
    Kegagalan bukan akhir segalanya ini perjalanan sukses,
    Keterpurukan bukan hal yg buruk bukan mengasingkan diri dari kehidupan sosial tapi ada 1 pelajaran yg terlupakan kita
    Kita jadi pribadi yg Tangguh dari sebelumnya, Kita tahu Lahir Di Dunia ini kita Sudah menjadi Pemenang ,
    INGAT !! dan hanya 1 yg dipilih ketika membuahi Sel Telur diantara Jutaan yg lainya dan Terpilih kita untuk Lahir di sini dalam Ciptaan bentuk rupa yang Seindah-indahnya dan itulah kita ... ^_^

    ReplyDelete
  7. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Domisili: Jakarta
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/824182398329962496
    Jawaban: karena aku anak perantauan, pada saat terpuruk orang pertama yg aku cari yaitu teman terdekat, sahabat sejati sejak aku menjejakkan kaki di Jakarta. Dia teman seperjyangan aku saat sama2 di awal tempat bekerja saat ini. Meskipun sekarang kita udah ngga kerja bareng hubungan masih terjaga dan masih sering bertemu. Dia salah atu orang yang selalu menerima aku berkeluh kesah dan saling berbagi cerita, dan untungnya dia pun selalu membantu dengan memberikan solusi. Kadang disertai nasihat. Kadang meskipun tak ada solusi minimal pikiran kita tak terlalu berat untuk memikirkan masalah tsb.

    ReplyDelete
  8. Nama: Ratna Komalasari
    Akun twitter: @imratnasr
    Domisili: Tangerang
    link share: https://mobile.twitter.com/imratnasr/status/824212305999036416?
    Akun Goodreads: http://www.goodreads.com/user/show/62611979-ratna-komalasari


    Disaat aku terpuruk dan jatuh, pertama kali aku menceritakannya dengan sahabatku, aku punya banyak teman, tapi ada satu sahabatku yang selalu tau apa yang aku rasakan, dengan bercerita dengannya, aku merasakan bebanku telepas sedikit, dia juga mengarahkanku dengan baik, memberi saran agar aku bisa keluar dari suatu permasalahan yang sedang dihadapi.
    Menurutku sahabat aku itu bukan hanya sekedar sahabat, dia bagai seseorang yang ada untukku, memberiku sebuah motivasi berharga untuk mengarungi kerasnya dunia ini.
    Dia bisa menjadi sahabat, teman, teman bertengkar, teman adu mulut, teman curhat, teman ketawa, teman segalanya.

    Bukan aku tidak mempercayai Mamaku, aku juga suka curhat sama dia. Yaa kayaknya semua anak perempuan di dunia ini suka curhat sama Mamanya. Tapi terkadang Mama bukanlah tempat yang paling tepat untuk curhat, aku lebih banyak jatuh dan terpuruk karena keluarga, karena kedua orangtua, jadi aku lebih memilih sahabatku untuk berbicara tentang keluh Kesah dan tanpa membuka aib keluargaku.

    Dan terkadang aku merasa bahwa sahabat ku itu Mamaku, ia cerewet banget, dan disekolah aku merasa dia Mamaku yang kedua, suka jajanin juga haha😄.

    Wish me luck:)

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Nama : Nurila Phasa
    akun twitter : @Phasa_ilanaya
    domisili : Bojonegoro
    link share : https://twitter.com/Phasa_Ilanaya/status/824225695098212352
    akun goodreads : (Username) NurilaPhasacom

    Jawaban :
    Saat aku terpuruk maupun terjatuh. orang yang pertama aku cari adalah diri aku sendiri. Dimana diri sendiri yang mengerti akan apa yang terjadi. Tetapi tentunya, jika benar-benar diri sendiri tak bisa menghadapi masalah, ibulah yang paling pertama ku cari. ialah satu-satunya orang yang bisa mengerti aku. mengerti akan apa yang terjadi dengan diriku.
    tetapi tentunya, aku selalu berpikir dua kali ketika aku terjatuh maupun terpuruk dan ingin bercerita kepada ibu. tergantung kontenks masalah yang ku alami. aku tidak ingin aku menambah beban pikirannya dnegan masalahku.
    aku tahu aku sudah dewasa dan seharusnya aku bisa menyelesaikannya sendiri. tapi, saran ibu terkadang selalu membantu dan meringankan masalahku.

    seperti halnya saat aku terpuruk karena tidak bisa mengikuti kuliah di tahun pertama. hanya ibulah yang mengerti aku, selalu berusaha membuatku tegar dan yakin bahwa semua ini belum rejeki ku. dan ibu selalu mengatakan bahwa hiduo adalah sebuah proses menuju kedewasaan, dimana selalu ada masalah yang menguji. kita akan kuatkah atau kita akan semakin terpuruk. yang jelas. Ibu lah yang selalu aku cari.

    dan jika aku terpaksa tidak bisa menceritakannya kepada ibu. sahabatlah yang menajdi pilihan yang paling ku cari saat itu. selain dengan Tuhan dan orangtua, siapalagi di dunia ini yang bisa mengerti kita kalau bukan SAHABAT?

    ReplyDelete
  11. Nama: Feby Aulia Ayundita
    Twitter: @febyaulia316
    Link share: https://twitter.com/Febyaulia316/status/824238345899286528
    Domisili: Bogor tengah
    Goodreads: Feby Aulia Ayundita

    Yang aku cari bukan siapa, tapi apa. Dan itu adalah air, kenapa air? Karena untuk berwudhu dan lalu aku solat meminta bantuan dan memohon ampun pada Allah, karena mungkin aja kondisi terpuruk dan jatuh itu adalah suatu teguran untukku. Lalu, setelah solat baru cari orang tua lalu sahabatku untuk curhat, kenapa setelah solat baru mencari mereka untuk curhat? Karena saat setelah solat hati jadi tenang dan kepala jadi lebih dingin, dengan keadaan seperti itu kita bisa lebih mencerna nasihat dari 'pendengar' kita lalu mencernanya, dan itu juga menghindari diri kita untuk melampiaskan kefrustasian kita saat  kondisi kita lagi terpuruk itu kepada orang lain.

    ReplyDelete
  12. Nama: haidaroh sholeh
    Twitter: @haidarohsholeh
    Link share: https://twitter.com/HaidarohSholeh/status/824253777159012352
    Domisili: sidoarjo

    Semua jawaban rata rata ketika kondisi terpuruk akan menghubungi mama, ibu atau orang tua.

    Saya sebaliknya. Ketika saya justru dalam kondisi sedih terpuruk saya akan menceritakan semua pada anak saya. Anak akan selalu mendengarkan curhatan saya dengan gaya khasnya. Anak saya dua orang dan sama sama dekat dengan saya sebagai orangtua. Mereka semua pasti tahu saya sedang sedih atau terpuruk dan mereka bisa jadi pendengar yang baik sekaligus motivator tertangguh yang selalu bisa membuat di akhir cerita saya tersenyum puas. Rasanya masalah sebesar apapun bisa diatasi. Meski berat meski susah. Masalah apapun bisa diatasi. Mereka selalu berkata seperti itu. Dan yang paling saya suka adalah ucapan optimis dari mereka. Kondisi seburuk apapun bisa pulih dan saya bisa semangat lagi menghadapi hidup ini. Terima kasih.

    ReplyDelete
  13. Nama: haidaroh sholeh
    Twitter: @haidarohsholeh
    Link share: https://twitter.com/HaidarohSholeh/status/824253777159012352
    Domisili: sidoarjo

    Semua jawaban rata rata ketika kondisi terpuruk akan menghubungi mama, ibu atau orang tua.

    Saya sebaliknya. Ketika saya justru dalam kondisi sedih terpuruk saya akan menceritakan semua pada anak saya. Anak akan selalu mendengarkan curhatan saya dengan gaya khasnya. Anak saya dua orang dan sama sama dekat dengan saya sebagai orangtua. Mereka semua pasti tahu saya sedang sedih atau terpuruk dan mereka bisa jadi pendengar yang baik sekaligus motivator tertangguh yang selalu bisa membuat di akhir cerita saya tersenyum puas. Rasanya masalah sebesar apapun bisa diatasi. Meski berat meski susah. Masalah apapun bisa diatasi. Mereka selalu berkata seperti itu. Dan yang paling saya suka adalah ucapan optimis dari mereka. Kondisi seburuk apapun bisa pulih dan saya bisa semangat lagi menghadapi hidup ini. Terima kasih.

    ReplyDelete
  14. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Domisili : Purwakarta
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/824219057830277120?p=v
    Akun Goodreads : Humaira


    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?


    Mamah

    Masalah apa pun, entah itu besar atau kecil, aku lebih afdol dan tenang cerita sama mamah. Karena selain lebih bisa blak-blakan, terbuka, lega, nyaman dan santai. Mamah bisa memberi masukan dan solusi dari hati ke hati, lebih ngena dan ga menghakimi. Mamah ngasih nasihat sebagai ibu juga teman. Ucapan mamah selalu bisa bikin aku bangkit dan semangat. Mamah adalah tempat curhat, pendengar terbaik, dan penasihat terbijak buat aku.

    ReplyDelete
  15. Nama : Isro'in Tri Masruroh
    Twitter : @isro_in
    Link Share : https://mobile.twitter.com/isro_in/status/824263238443474950?p=v
    Domisili : Tulungagung, Jatim

    Jawaban :
    Yang saya cari pertama kali ketika terpuruk adalah Allah SWT. Karena apapun yang terjadi di kehidupan ini, baik suka maupun duka, alangkah baiknya jika kita selalu mengingat Allah SWT. Walaupun kita tidak bisa secara langsung bercerita kepadaNya, tapi Allah pasti selalu tahu dan ada untuk kita. Dengan selalu mengingat dan berdoa kepadaNya, maka Allah juga tak akan membiarkan kita untuk terpuruk lebih lama :)

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. nama: Bety Kusumawardhani
    akun twitter: @bety_19930114
    linkshare: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/824362230586179585?p=v
    domisili: Surakarta


    Ketika terpuruk, pertama kali aku akan mencari siapa? Mencari Allah sambil meminta saran Ibu. Mencari Allah dengan berdoa karena masalah yg aku hadapi merupakan cobaan dari Nya dan aku sangat yakin bahwa masalah tsb bisa terselesaikan dengan bantuan dan seizinNya. Hatiku selalu mendapat ketenangan setelah curhat denganNya. Lalu, meminta saran Ibu karena ibu itu mengetahui segala permasalahan anaknya dan akan berusaha memberikan solusi atau jalan keluar yg terbaik. Sebelum curhat pada ibu saja, beliau sudah mengetahui jika aku sedang jatuh atau terpuruk sebab ada ikatan batin antara ibu dan anak. Beliau dengan lembut mampu menenangkanku walaupun hanya mendengar suaranya dan berada di sampingnya.

    ReplyDelete
  18. Nama : Eni Lestari
    Akun Twitter : @dust_pain
    Domisili : Malang
    Link Share : https://mobile.twitter.com/dust_pain/status/824427393490132993
    Akun Goodreads : https://goodreads.com/enychan

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    sahabatku. mungkin dia gak bisa kasih solusi yang wow atau kasih pencerahan yang bikin perasaan terpurukku menghilang. tapi cukup dengan menceritakannya ke sahabat, separuh bebanku jadi sedikit berkurang. ketika terpuruk, aku emang lebih pengin didengarkan dan gak di-judge macam2 :)

    ReplyDelete
  19. Nama : siti nihlatul fuadah
    Twiter : @nihlafuadah09
    Link share :Lihat Tweet @Nihlafuadah09: https://twitter.com/Nihlafuadah09/status/824487893049630721?s=09
    Domisili : Tangerang

    Saat kamu terpuruk dan jatuh? Siapa yang pertama kali kamu cari? Kenapa?

    Saat aku terpuruk dan jatuh aku ga bisa cari orang lain buat nampung ketepurukan aku. Aku cukup berserah diri sama Allah. Curhat dulu sama Allah. Bukan sok religius, tapi emang nyatanya aku tuh begitu. Gak mudah percaya sama orang. Aku belum lagi kalau sama ortu tuh aku agak segan. Sama sahabat yg aku tahu bukan hilangin beban, tapi kadang nambah beban. Dengan stateman mereka yg harus aku fikirkan ulang. Bukan bermaksud merendahkan. Tapi yg terjadi disekitarku memang begitu keadaannya. Aku juga takut setiap aku jatuh dan terpuruk aku ga punya pegangan. Kalau manusia yg dijadikan pegangan maka ketika dia pergi dan meninggalkan kita, yah sudah hilang harapan kan? Tapi jika mereka sendiri yg mengulurkan tangan, dengan senang hati aku lari kedalam pelukannya tanpa sungkan. Aku ga mau cari-cari sendiri. Ortu aku, sahabat aku, kerabat aku, mereka cukup tau aja. Dan memberiku semangt tanpa ngejudge itu udah lebih dr cukup. Karna setiap keadaan iya aku cuma cari Allah.

    ReplyDelete
  20. Nama : siti nihlatul fuadah
    Twiter : @nihlafuadah09
    Link share :Lihat Tweet @Nihlafuadah09: https://twitter.com/Nihlafuadah09/status/824487893049630721?s=09
    Domisili : Tangerang

    Saat kamu terpuruk dan jatuh? Siapa yang pertama kali kamu cari? Kenapa?

    Saat aku terpuruk dan jatuh aku ga bisa cari orang lain buat nampung ketepurukan aku. Aku cukup berserah diri sama Allah. Curhat dulu sama Allah. Bukan sok religius, tapi emang nyatanya aku tuh begitu. Gak mudah percaya sama orang. Aku belum lagi kalau sama ortu tuh aku agak segan. Sama sahabat yg aku tahu bukan hilangin beban, tapi kadang nambah beban. Dengan stateman mereka yg harus aku fikirkan ulang. Bukan bermaksud merendahkan. Tapi yg terjadi disekitarku memang begitu keadaannya. Aku juga takut setiap aku jatuh dan terpuruk aku ga punya pegangan. Kalau manusia yg dijadikan pegangan maka ketika dia pergi dan meninggalkan kita, yah sudah hilang harapan kan? Tapi jika mereka sendiri yg mengulurkan tangan, dengan senang hati aku lari kedalam pelukannya tanpa sungkan. Aku ga mau cari-cari sendiri. Ortu aku, sahabat aku, kerabat aku, mereka cukup tau aja. Dan memberiku semangt tanpa ngejudge itu udah lebih dr cukup. Karna setiap keadaan iya aku cuma cari Allah.

    ReplyDelete
  21. Nama: nastiti ayu
    Twitter : @nastiti_tsang
    Domisili: Blitar,Jatim
    Link: https://mobile.twitter.com/nastiti_tsang/status/824486602038616064?p=v

    Jawaban: yang pertama kali aku cari saat aku terpuruk dan jatuh adalah Tuhan. Namun sering juga aku mencari ibu. Karena aku yakin Tuhan selalu memberikan jalan pada kita saat terpuruk,sedih, maupun senang di berbagai cara. Dan menurutku ibuku adalah salah satu jalan/cara yang Tuhan berikan padaku. Entah berapa jauh ibuku berada dan minimnya pertmuan kami, ibu tetap sahabat terbaikku untuk bercerita. Tempatku berkeluh kesah. Ibu juga orang pertama yang akan merasakan sesuatu jika ada hal sedang terjadi padaku. Beliau adalah orang pertama yang akan mengkhawatirkanku. Selalu. Beliau adalah orang yang setia mendengarkan cerita2ku tanpa aku harus khawatir takut akan menyakiti siapapun, menyinggung perasaan siapapun. Ibu memberikan nasehat yang tidak hanya berpihak padaku, yang hanya menguntungkanku. Namun, diakan membenarkanku jika aku salah tanpa perlu aku merasa terintimidasi karena perasaan bersalah dan mendukungku jika aku memang benar. Aku merasa tidak perlu berbohong padanya tentang masalah2ku karena ibu akan jauh lebih tau tentang pahit manisnya hidup ini.

    ReplyDelete
  22. Nama : Riza Putri Cahyani
    Twitter : @Zhaa_Riza23
    Domisili : Bogor
    Link share : https://twitter.com/Zhaa_Riza23/status/824528376480223232

    Jawaban :
    Yang pertama kali aku cari adalah Allah SWT karena hanya Allah tempat kita meminta pertolongan dan berkeluh kesah. Allah selalu ada dan selalu mendengarkan hambanya karena Allah tidak pernah tidur. Aku berdoa kepada Allah dan berzikir agar Dia menunjukkan cara agar aku bangkit dari keterpurukan. Aku bertawakal penuh kepada-Nya agar aku selalu ingat bahwa sedalam apapun kita terjatuh Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya begitu saja. Aku selalu menjadikan Allah swt sebagi tempat aku menumpahkan segala isi hatiku termasuk ketika aku terpuruk karena Allah tidak pernah membuat hamba-Nya kecewa sedangkan manusia terkadang hanya ingin tahu saja bukan benar-benar untuk membantu kita bangkit. Tak jarang aku mencari Papa karena papa selalu tau cara yg terbaik mengatasi masalah dan ia tahu cara untuk bangkit dan Papa juga adalah orang yang selalu mengingatkanku bahwa apapun yg terjadi kepadaku itu adalah takdir Allah jadi bagaimanapun keadaannya kita harus selalu mengingat Allah dan mencarinya pertama kali saat kita membutuhkan pertolongan.

    ReplyDelete
  23. Nama: Ana Bahtera
    Twitter: @anabahtera
    Domisili: Aceh
    Link: https://twitter.com/anabahtera/status/824562001326198784

    Jawaban:
    Mamak, karena dengan pelukannya saja sudah mengangkat sebagian ketepurukan yang ada, hanya dengan belaian tangannya sudah bisa menenangkan hati yang gundah gulana. ditambah nasehat-nasehatnya yang pastinya tidak akan menjerumuskan anak-anaknya.

    ReplyDelete
  24. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    domisili: Surakarta
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/824562007500214273

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Jawabannya adalah kakak perempuanku. Alasannya..
    Aku merasa kalo aku sangat amat manusiawi. Ketika terpuruk yang pertama kali aku cari pasti orang dan bukannya Tuhan. Ketika aku mengetik dan berpikir, pasti jawabannya adalah Tuhan. Tapi ketika aku mengingat apa yang sebenarnya, apakah Tuhan yang pertama aku cari? Seingatku bukan. Aku akan mencari keluargaku dulu, karena apa? Karena mereka yang pertama kali bisa aku lihat ketika pikiran tidak lagi berfungsi. Dan keluarga itu adalah kakakku. Satu-satunya kakakku. Sebab, usiaku dan dia hanya terpaut dua tahun, kami sering bertengkar, mungkin karena itu kami jadi sangat amat dekat. Aku tidak langsung mencari ibu, karena aku takut menambah pikirannya.
    Lalu, ketika aku sudah sedikit kembali menjalankan pikiranku hasil sedikit mencurahkan isi hati, baru aku memohon kepada Tuhan. Menceritakan segalanya walaupun seharusnya tidak perlu karena Tuhan sudah sangat tahu apa yang akan aku ceritakan.

    ReplyDelete
  25. Nama: Nurul Astri
    Akun Twitter: @nurulastrirmdn
    Domisili: Tangerang
    Link Share: https://twitter.com/nurulastrirmdn/status/824607301944217600

    Ibuku. Hubungan antara aku dan Ibu memang nggak terlalu dekat, tapi jika ada masalah apa pun, aku yakin yang bisa menolongku hanyalah Ibu. Ibu yang akan selalu menjadi tempatku pulang. Hanya seorang Ibu yang akan menerima keadaan anaknya tanpa melihat apa-apa. Apalagi dengan do'a Ibu, do'a yang paling manjur untuk didengar Allah. Aku yakin Ibu dan do'anya akan membuatku bangkit kembali.

    ReplyDelete
  26. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Domisili: Banda Aceh
    Link Share: https://twitter.com/Rinafiitri/status/824607557738123268

    Yang pertama kali kucari pada saat aku terpuruk adalah Allah Swt. Aku tidak terbiasa berbagi dan menceritakan masalahku kepada orang lain, keluarga sekalipun. Oleh sebab itulah aku hanya menceritakan masalahku dan mengeluarkan keluh kesahku melalui doa kepada Allah. Hanya dengan itu aku menjadi tenang. Kalau teman hanya bisa membantu dengan memberi saran, maka Allah menolongku dengan menunjukkan kekuasaannya dalam mengubah keadaanku. Boleh jadi ketika aku di bawah, maka Allah membalikkan keadaanku menjadi di atas. Dan aku sangat percaya itu.

    ReplyDelete
  27. Nama : Rivani Novi Ariyanti
    Twitter : @rivani_novi
    Domisili : Purwakarta, Jawa Barat
    Link share : https://mobile.twitter.com/rivani_novi/status/824720569220206592

    Q: Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?
    A: Aku mencurahkan semua keluh kesahku pada yang maha kuasa. Dia yang memberiku cobaan, dia juga yang memberiku kekuatan untuk bangkit. Apalagi kalau setelah baca qur'an yang memang buat hati itu plong banget. Kalau aku perlu saran atau memang harus di ceritakan nggak bisa di tutupi aku cari mama. Karena cuma mama yang masih ada di sampingku apalagi ketika jaman sekolah usai. Kalau jaman sekolah kan bisa ceritain apa aja sama teman sebangku yang merangkap jadi sahabat. Tapi, setelah kerja aku, sahabatku juga teman lainnya berada di jalan masing-masing. Fase kehidupan bukankah harus di selesaikan atau di ceritakan atau kalau mau minta arahan pada orang yang pengalaman hidupnya lebih banyak. Setiap orang punya pegangan hidup, tuhannya, orang tuanya, keluarganya baru temannya. Karena kita nggak bisa hidup sendiri, kita hidup untuk membantu orang sekitar, dan kalau kita jatuh orang sekitarlah yang menyalurkan tangannya(mensupport) dan itu yang membuat kita berpikir ulang dan memutuskan untuk bangkit. Kita lihat orang tua kita, kita terpuruk mereka selalu ada dengan tangan yang akan membangkitkan semangat kita untuk bangkit juga kita jadi berpikir, oh iya mama dan ayah masih butuh aku, aku harus bisa, aku harus kuat, aku anak pertama yang menjadi panutan adikku, aku harus berjuang agar bisa terus bersama mereka karena mereka membutuhkanku juga menyayangiku ❤❤

    ReplyDelete
  28. Nama : Heni Susanti
    Akun twitter : @hensus91
    Domisili : Pati - Jawa Tengah
    Link share : https://twitter.com/hensus91/status/824798193368125440
    Goodreads : Heni Susanti

    Saat aku terjatuh yang pertama kali aku cari adalah Allah, yang setelah bersujud dan curhat panjang lebar selalu menghadirkan ketenangan, lalu Ibu yang bahkan tanpa aku ceritakan pasti tahu aku sedang ada masalah, lalu tanpa memaksa bercerita dan kadang tanpa tahu masalahnya, selalu bisa memberikan petuah, dukungan dan menumbuhkan kepercayaan diriku lagi untuk bisa bangkit dan kembali berjalan dengan kepala tegak.

    ReplyDelete
  29. Nama : Arshida Rafah
    Akun Twitter : @RShida_GL
    Domisili : Tangerang
    Link share : https://mobile.twitter.com/RShida_GL
    Akun goodreads : Arshida

    Hmmm... Kalau aku dalam kondisi seperti ini, yang akan aku cari pertama kali adalah Allah SWT. Mengeluh kepada-Nya di dalam do'a, menceritakan apa yang terjadi walaupun solusi dari permasalahan tersebut tidak akan langsung kita dengar, tetapi hati kita akan menjadi tenang dari sebelumnya. Mungkin besok hari atau kapan pun Allah akan memberi jalan untuk kita mengatasi hal terpuruk itu.

    ReplyDelete

  30. Nama: Siti Hana Nurkhofifah
    Twitter: @SitiHan93608101
    Domisili: Jakarta Barat
    Link share: https://mobile.twitter.com/SitiHan93608101/status/824873476691353601?p=v

    Saat aku terpuruk, yang pertama kali aku cari adalah Allah swt. Karena, hanya kepada-Nyalah seorang hamba mengeluh dan meminta. Setelah mengeluh kepada Allah, kemudian aku akan mencari sahabatku. Biasanya sahabat punya solusi kecil yang walau ngaco, tapi cukup buat ngebantu aku. Kenapa bukan ibu? Karena aku nggak mau buat ibu khawatir, cukup aku yang merasakan ini. Jangan ibu. Dan kalo emang sahabat aku belum bisa ngasih solusi yang tepat, baru aku meminta bantuan kepada Ibu. Menceritakan segala keluh kesahku kepada Ibu. Setelahnya aku serahkan kembali semuanya kepada Allah swt.

    ReplyDelete
  31. Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Domisili: Serang
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/824887454255570946

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Allah SWT, karena Dia tempat aku bergantung memohon pertolongan, kasih sayang, dan petunjuk-Nya dalam setiap jalan hidupku.
    Aku termasuk orang yg tertutup. Dan setiap kali mengalami masalah, aku hanya mengadu pada Allah SWT, dan memohon petunjuk dan pertolongannya dalam menghadapi dan menyelesaikan masalahku. Aku jarang mengadu kepada orangtua karena tidak ingin membebani pikiran mereka. Kalaupun aku butuh nasihat atau masukan, aku akan menanyakannya secara implisit, hanya meminta pendapat dari orangtua, saudara, ataupun teman, tanpa mengeluhkan masalahku.

    ReplyDelete
  32. Nama : Syifa
    twitter : @syifaa_id
    domisili : Surakarta, Jawa Tengah
    Link Share : https://twitter.com/syifaa_id/status/824864198161100800

    saat terpuruk dan jatuh itu artinya Allah mengingatkan saya untuk lebih mendekatkan diri kepadanya, maka dari itu saya akan mencari Allah, dengan berdoa dan mencurahkan segala perasaan sakit yang saya rasakan dan mohon supaya saya dapat berdiri tegar kembali. karena hanya Allah yang bisa menyembuhkan hati hambanya yang tersakiti dan hanya kepada-Nya segala permohonan akan dikabulkan, segala beban akan diringankan.

    ReplyDelete
  33. Nama : Sela Silfiyana
    Akun twitter : @SelaSilfiyana_
    Domisili : Indramayu, Jawa Barat
    Link share : https://twitter.com/SelaSilfiyana_/status/824895976133447680
    Akun goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/64091486-sela-silfiyana

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Terpuruk dan jatuh karena apa dulu? Kalo terpuruk dan jatuh sama persis yang terjadi dalam kehidupan Bani. Maka yang pertama kali yang saya cari itu adalah Allah sang Maha Pencipta, rasanya kepingin sujud, memohon mengapa cobaannya bertubi-tubi begini? Mungkin sudah takdir, Allah ingin mengajarkan kita sesuatu lagi, agar kita menjadi orang yang lebih baik. Mohon bersabar ini ujian, agar kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan orang yang pertama kali yang saya cari itu adalah sahabat yang benar-benar dekat, yang tau tentang saya. Untuk berbagi sedikit kesedihan. Karena saya yakin sahabat yang paling baik itu selalu datang dalam kekita dalam keadaan apapun. Dan saya yakin kalau sahabat baik itu bakalan selalu ada, tidak hanya dalam terang dalam gelappun dia pasti akan menemani kita.
    Tapi kalo terpuruk dan jatuh karena pekerjaan, urusan cinta atau apapun itu, orang yang pertama kali yang saya cari itu adalah Ibu. Karena apa? Ibu adalah penasehat dan pendengar yang baik. Ibu tuh obat dari segala obat yang buat kita bisa bangkit kembali. Ibu adalah teman, sahabat. Yang tahu kita lebih dari diri kita sendiri.

    ReplyDelete
  34. nama: Khaerunnisa akun sosial media Twitter : @NhisaMinoz75 domisili : Kolaka, Sulawesi Tenggara
    link share : https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/825087868590706688?p=v
    akun goodreads : tidak punya.
    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa? Sandarannya adalah tempat ternyaman untukku bersandar dan bercerita tentang keterpurukkan ku , nasehatnya adalah kekuatan ku untuk bangkit lagi, senyumannya yang selalu dia berikan agar aku selalu yakin dan percaya kalau aku bisa bangkit dari keterpurukanku dan Doanya selalu menyertai setiap langkahku. Dia adalah Ibu, sosok yang selalu ada untuk anaknya dalam suka maupun duka.

    ReplyDelete
  35. Nama: Ainun Marhamah
    Twitter: @ainunmarhamah
    Kota: Palembang
    Link: https://twitter.com/ainunmarhamah/status/825145080793010178

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Ibu. Entah kenapa kalau curhat sama ibu itu selalu bikin lega. Meskipun terkadang masalah itu muncul karena kesalahanku, dan ibuku nyalahin aku dan bilang kalau itu memang kesalahanku, tetep aja bikin lega. Ibu itu pendengar yang baik, dia selalu sayang sama kita, meskipun kita memang salah tapi dia akan mensupport kita jadi kita gaakan langsung ngedown. Disamping itu juga ibu memiliki pengalaman hidup yang lebih dari aku, selama aku curhat sama ibu dari dulu sampai sekarang, tanggapan&sarannya selalu berguna untuk aku. Makasih ibu 😭😘💕

    ReplyDelete
  36. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Domisili: Surakarta
    Link share: https://twitter.com/desitaw97/status/825228858886549504

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali?

    Sahabat.

    Kenapa?

    Karena aku takut jika langsung mengeluh pada Tuhan, penciptaku ini akan tersinggung karena menganggap aku tak menghargai jalan cerita yang Ia tuliskan.
    Aku juga tidak sampai hati mengeluh kepada keluargaku. Keluarga terdekatku adalah nenek, tapi aku tidak tega menambah beban pikirannya di usianya yang semakin renta. Aku ingin dia beranggapan aku anak yang mampu menjalani hidup dengan memandang lurus ke depan.

    Karena punya pikiran absurd seperti itu jadi ketika aku terpuruk, tanpa sadar yang terlintas untuk kubagi keluh kesah adalah sahabatku. Bukan bermaksud menambah beban pikirannya juga. Hanya saja karena kami di usia dan derajat yang setara, itu membuatku lebih nyaman. Aku hanya perlu meluapkan apa yang aku alami, mendengarnya menyemangatiku dan ada untuk mendukungku kembali bangkit sudah cukup bagiku.

    ReplyDelete
  37. Nama : alya trihartina
    Twitter : alyahartina_08
    Domisili : Sukabumi, Jawa Barat
    Link share : https://twitter.com/AlyaHartina_08/status/825274983257550848

    Jawaban :
    Pertama aku pasti mencari Tuhan YME. Karna dia tempat aku berkeluh kesah, bercurhat-curhat ria kepadanya meminta pertolongan hanya kepadanya. Dengan aku wudhu, sholat dan berdoa. Hati dan pikiranku jauh lebih tenang, adem gitu. Karna pada hakikatnya manusia ketika diberi cobaan ia pasti langsung mengingat Tuhan YME. Aku pun percaya Dia tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan kita.. Jujur aku gak deket dengan ibuku ataupun saudaraku, aku juga juga orangnya tertutup malah aku lebih sering mememdam sendiri dan mengeluarkannya dengan air mata sambil bersujud kepada Tuhan YME. Sahabat? Tidak. Aku tidak mau berkeluh kesah dengannya. pertama karna aku tidak mau membebani pikirannya, aku tidak mau bergantung kepadanya.. Jujur aku pingin banget curhat kepada ibu tapi ya kami tidak terlalu dekat. Jika aku dekat dengannya terasa canggung. Ku juga pingin punya seseorang yg bisa menasihatiku mendukung ku saat aku down..

    ReplyDelete
  38. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  39. Nama: Larastanie Afdha
    Twitter: @Larasta_
    Domisili: Tangerang
    Link share: https://mobile.twitter.com/Larasta_/status/825324751656673281?p=v

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Saat aku terpuruk dan jatuh, Ibu lah yang pertama kali aku datangi. Karena Ibu adalah sumber kekuatanku. Dia akan memberi aku kekuatan disaat aku terpuruk. Ibu akan memberikanku kekuatan batin dan jiwa. Ibu tahu apa yang aku butuhkan disaat aku terpuruk.

    ReplyDelete
  40. nama : Farida Endah
    Twitter : @farida271
    Domisili : Pacitan Jawa Timur
    Link Share : https://twitter.com/farida271/status/825335338277097472
    Jawaban :
    Keluarga, keluarga adalah rumah paling nyaman. sejauh mana kita pergi kita akan tetap kembali ke keluarga. mereka tidak akan meninggalkan kita di saat kita sedang terjatuh , keluarga dan rumah adalah satu paket komplit. mereka akan siap menjadi sandaran 100% saat kita terjatuh. keluarga adalah segalanya.

    ReplyDelete
  41. Nama: Rinita
    Akun twitter: @Rinitavyy
    Domisili: Jatim
    Link share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/825354324083478530?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C3851470813
    Akun goodreads: Rini Virgo
    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Allah SWT. Tempat pertama kalinya aku mengadukan segala permasalahan yang ada di dalam hidupku. Apapun itu. Karena, dalam keyakinan ku, tidak ada yang bisa memberikan pertolongan yang tengah aku diminta atas permasalahan yang sedang menjerat dan menjatuhkanku, kalao bukan kepada-Nya. Allah Swt.

    ReplyDelete
  42. Nama : Mukhammad Maimun Ridlo
    akun twitter : @MukhammadMaimun
    domisili : Sleman
    link share : https://twitter.com/MukhammadMaimun/status/825470614060175360

    Kalau aku lagi terpuruk dan jatuh yang aku pertama kali cari adalah buku harianku. Meskipun aku tahu dia gak akan ngasih solusi atau menanggapi, setidaknya dia sudah mau mendengarkan semua keluh kesahku dan gak mungkin ngebocorin hal itu ke orang lain.

    ReplyDelete
  43. Nama : Haniifah Khairatunnisa
    Twitter : @hni_khaira
    Domisili : Sleman Yogyakarta
    Link Share : https://twitter.com/hani_khaira/status/825498185376280577
    Goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/25662224-haniifah-khairatunnisa?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C9773060241

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Well, saat aku terpuruk aku gak cari siapa" melainkan mendam itu semua sendirian dan milih buat menyelesaikan masalah itu sendirian. Baru kalau aku udah ga bisa nemuin solusi aku baru minta pndapat sama orang lain. Ga tentu sih, buat beberapa masalah aku bakalan mnta solusi k sahabat aku. Buat beberapa lagi aku bakalan tanya k ibuku. Dan beberapa lagi baru tanya k ayah aku. Gak pasti trgantung masalah apa yg lagi aku hadapi. Karena setiap orang punya respon yg brbda di tiap masalahnya, makanya aku brusaha buat hati" dalam menyampaikan masalahku. Gak smbarang orang bakalan aku ceritain, karena bisa jadi respon mereka malah diluar ekspetasi kita. Kalau udah kayak gtu aku balikkin lagi ke diri aku sndri mau gimana buat ngehadapin masalah itu. Dan yahh aku lbih banyak buat nyelesain sndri masalah aku ktimbang ceritain k org lain yg blum tntu peduli meskipun kepo. Just like what Dinda says.

    ReplyDelete
  44. Nama : Haniifah Khairatunnisa
    Twitter : @hani_khaira
    Domisili : Sleman Yogyakarta
    Link Share : https://twitter.com/hani_khaira/status/825498185376280577
    Goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/25662224-haniifah-khairatunnisa?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C9773060241

    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Well, saat aku terpuruk aku gak cari siapa" melainkan mendam itu semua sendirian dan milih buat menyelesaikan masalah itu sendirian. Baru kalau aku udah ga bisa nemuin solusi aku baru minta pndapat sama orang lain. Ga tentu sih, buat beberapa masalah aku bakalan mnta solusi k sahabat aku. Buat beberapa lagi aku bakalan tanya k ibuku. Dan beberapa lagi baru tanya k ayah aku. Gak pasti trgantung masalah apa yg lagi aku hadapi. Karena setiap orang punya respon yg brbda di tiap masalahnya, makanya aku brusaha buat hati" dalam menyampaikan masalahku. Gak smbarang orang bakalan aku ceritain, karena bisa jadi respon mereka malah diluar ekspetasi kita. Kalau udah kayak gtu aku balikkin lagi ke diri aku sndri mau gimana buat ngehadapin masalah itu. Dan yahh aku lbih banyak buat nyelesain sndri masalah aku ktimbang ceritain k org lain yg blum tntu peduli meskipun kepo. Just like what Dinda says.

    ReplyDelete
  45. Nama : R Tria Octasiana
    twitter : @Anaao98
    domisili : Brebes, Jawa Tengah
    link share : https://mobile.twitter.com/Anaao98/status/825668808710828032?p=v
    Saat kamu terpuruk dan jatuh, siapakah yang kamu cari pertama kali? Kenapa?

    Harusnya Allah ya. Tapi kadang aku malah cari Mas (kaka laki2). Entah, aku sama Mas punya kemistri yg luar biasa. Mungkin karena dari kecil aku paling dekat dengannya sih. Dia sosok yang paling nusuk kalo masalah kasih nasihat, bisa-bisa aku malah nangis saking terharunya. Dia juga jagonya buat aku tenang.
    Biasanya terpuruk atau sedih tak kenal waktu dan tempat, kapanpun dimanapun. Ada perasaan ingin sekali cerita sama orang tua tapi takut terbebani, yang ada nanti mereka sama-sama ikut sedih. Alhasil yang paling awal aku cari ya Mas ku itu, nekat nelpon terus curhat sampe masalah kelar. Untuk urusan apapun aku memang selalu berkonsultasi sama dia, dia ini paling tau seluk beluk adik bontotnya ini.

    ReplyDelete
  46. Nama: devira belin
    Twitter: @virscnd
    Domisili: Semarang
    Link share:https://mobile.twitter.com/Virscnd/status/825698602248855552
    Jawaban:
    sebenernya saat aku terpuruk, aku gapernah bilang ke siapapun. termasuk ibu. karena kenapa? karena aku gamau ngebebani ibu dengan masalahku. emang sih ibu tanpa diminta pun bakalan mau ngebantu aku, apapun kesusahanku. tapi aku ga tega kalo kaya gitu terus. aku mikir, aku udah dewasa, kenapa aku masih kaya anak kecil? yg ada masalah dikit ngadu ibu, kaya anak kecil banget. bukan nya aku gabutuh ibu, cuma aku gamau ngebebani ibu. tapi mau gimanapun aku diem dan ga cerita sama ibu, pasti aja ketauan kalo aku ada masalah. walaupun ibu ga ngomong langsung buat nanyain aku kenapa, dengan tindakannya aku udah ngerasa kalo ibu tau aku lagi ada masalah. misal kalo aku lagi ngurung diri dikamar, ga makan seharian ibu gapernah nyuruh" aku, dia ngasi aku waktu buat sendiri, buat ngerenungin. bahkan pernah dari pagi sampe sore ga keluar dari kamar lama", mentok ambil air wudhu trs masuk lagi. karena ini aku yakin, orang yg bener" sayang sama kita, tanpa kita kasi tau kalo kita ada masalah, dia pasti bakal ngerti. tanpa bertanya, tanpa kenapa, but with action. jadi aku lebih suka ngehadepin sendiri masalahku, daripada cerita sama orang lain. aku suka menantang diriku sendirian untuk menghadapi berbagai macam masalah. gamasalah salah pilihan untuk sekarang, karena ini semua bakal jadi bekal buat aku dimasa depan. emang curhat itu untuk sebagian orang perlu, tapi buat aku, disaat kita menemukan cara menyelesaikannya sendiri, itu akan menambah pengetahuan kita, daripada harus dituntun. sekali dua kali gamasalah, tp kalo kebiasaan itu bakal menimbulkan efek manja. sehingga kita bakal takut untuk menghadapi masalah sendirian. karena bakal ada saat nya kita sendirian nanti

    ReplyDelete
  47. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    domisili: Sidoarjo
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/825710446833381377
    goodreads: Kikii Ryeo

    yang aku cari di saat terpuruk adalah semangat dalam diri aku. aku tipe orang yang tidak mudah mengutarakan perasaan terlebih ketika di landa masalah dan terpuruk. sebisa mungkin berdamai dg diriku terlebih dulu agar bisa menyelesaikan masalah tersebut. aku meminta perlindungan dan petunjuk dari Allah swt terlebih dahulu, karena dari dan kepada-Nya lah aku meminta dan memohon pertolongan. setidaknya dengan berdoa kepada Allah aku bisa merasa sedikit lega dan yakin bisa mengatasi setiap masalah yang ada.

    pun bila urusan sangat pelik yg mengharuskan bantuan orang lain dan mendesak tidak menemukan jalan keluar dg diri sendiri baru aku meminta saran dari keluarga, seperti kakak, itupun setelah melalui bbrpa pertimbangan apakah aku bisa berbagi masalah ini atau tidak. karena tidak setiap masalah bisa dibagi dg orang lain. selain bisa meningkatkan semangat dengan bercerita kpd orang terdekat, aku juga bisa mendapatkan nasihat yg setidaknya membantuku untuk bangkit.

    ReplyDelete
  48. Nama : Lely Nurvita Sari
    Akun twitter : @LelyNurvita
    Domisili : Medan
    Link share : https://twitter.com/LelyNurvita/status/825748451442913281

    Jawaban :

    Saat aku terpuruk dan jatuh, yang pertama kali kucari adalah “dia”. 3in1 in my live, abangku, sahabatku, dan kekasihku. Kenapa bukan Penciptaku dan bukan kedua orang tuaku?

    Karena disaat aku terpuruk dan jatuh adalah kondisi terburuk dan terparah dalam hidupku. Aku tak ingin kedua orang tuaku kecewa, melihat anak yang begitu mereka banggakan tak bisa melewati kerasnya kehidupan. Aku juga tak ingin Sang Penciptaku marah, melihat hamba-Nya yang tak mampu melalui ujian kehidupan dan bahkan malah menyalahkan-Nya karena bersikap tak adil.

    Karena itu, aku akan mencari “dia”. Orang yang tau jika aku menutupi masalahku, orang yang tau jika aku menyembunyikan sesuatu, orang yang tau jika aku hanya berpura-pura tertawa, orang yang tau jika aku hanya terlihat tegar di depan mereka, orang yang tau meskipun aku belum berkata apapun. Ya, hanya dialah, seseorang yang mampu melihatku dari sisi lain, yang mampu membuatku tenang, yang mampu membuatku bangkit, dan yang mampu membuatku percaya bahwa Allah punya rencana lain yang lebih indah.

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...