Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

15 March 2017

Habibie Ya Nour El Ain - Maya Lestari GF | Blog Tour, Giveaway





Judul : Habibie Ya Nour El Ain
Penulis : Maya Lestari Gf
Penerbit : DAR! Mizan
ISBN : 978-602-420-298-9

And the blurb..

Bara Sadewa, anak SMA yang mengaku tidak percaya Tuhan, dipaksa kepala sekolahnya untuk mondok dua minggu di pesantren Nurul Ilmi. Ia datang dengan segudang kebencian. Mengira pesantren itu adalah penjara yang lain lagi dalam hidupnya. Tepat saat ia memasuki gerbangpesantren dan mengira telah melakukan kebodohan terbesar dalam hidupnya, ia bertemu Nilam, putri pemilik pesantren yang pendiam dan sangat menjaga etika pergaulannya. Dalam beberapa detik segalanya berubah. Bukan hanya bagi Barra, tapi juga Nilam. Pertemuan mereka hanya sekejap, tapi jejaknya membekas sepanjang usia.

Dalam pertemuan-pertemuan yang sebentar, Barra dan Nilam menyaksikan sulur-sulur nasib mereka saling bertemu dan membelit. Mereka bercakap tanpa suara. Rahasia-rahasia mereka hanya disampaikan melalui pandangan mata.

Bertahun-tahun Barra dan Nilam hanya menuangkan cinta itu dalam surat-surat yang tersimpan. Sampai akhirnya, ketika Barra memutuskan untuk menyatakan segalanya, semua sudah terlambat.
  
Here we go..

Tapi jatuh cinta bukanlah sesuatu yang bisa direncanakan.. Cinta adalah sesuatu yang di luar dimensi manusia. Ia tidak berada dalam rencana-rencana atau cita-cita. ... Cinta diciptakan dengan dimensi dan logikanya sendiri dan diciptakan Tuhan untuk masuk ke alam manusia dengan cara yang tidak mampu kita pahami

Habibie Ya Nour El Ain menceritakan kisah dari Nilam yang merupakan anak bungsu dari Kyai Syarifuddin Aftar yang merupakan pemilik dari Pesantren Nurul Ilmi Padang. Hingga suatu hari, Pesantren tersebut kedatangan seseorang yang bernama Barra Sadewa. Barra seorang anak SMA yang nakal banget di sekolahnya. Selain itu, Barra juga tidak pernah menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim, yaitu sholat. Kemudian dia mengaku tidak percaya kepada Tuhan. Akhirnya Kepala Sekolahnya memaksa Barra untuk tinggal atau mondok selama dua minggu di Pesantren Nurul Ilmi. Dengan harapan, Barra akan menjadi pribadi yang lebih baik kembali dan mau menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim serta mengenal Tuhan.

Dua minggu mondok di pesantren membuat Barra perlahan berubah. Pandangan hidupnya mulai berubah. Di dalam pesantren dia merasa dihargai, disayangi, diterima. Serumit, seketat apapun peraturan yang ada di pesantren, tak membuat Barra menjadi terpaksa untuk mengikutinya. Buya selalu memberikan nasihat tanpa terkesan menggurui. Sangat bijaksana.

Barra dan Nilam bertemu untuk pertama kalinya di halaman pesantren putri. Di depan pohon mahoni kesayangan Nilam. Dan pertemuan tersebut membekas di benak keduanya. Tanpa mereka sadari satu sama lain, mereka saling menulis surat, mencurahkan segala perasaan bahkan bercerita di dalamnya. Namun, surat-surat tersebut tak pernah mereka kirimkan satu sama lain. Perasaan yang dirasakan oleh Barra dan Nilam memang tak pernah ada yang tahu. Bahkan keluarga hingga sahabat dekat Nilam pun, Yana, tak mengetahuinya. Dan hal tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.

Nilam menyadari jika dia dan Barra berbeda jauh. Tapi, takdir seolah berkata lain. Hati dan pikiran Nilam seolah susah lepas dari bayang-bayang Barra. Padahal Nilam adalah tipe gadis pemalu yang suka banget baca buku. Sedangkan Barra anak yang bandel banget.

Bagaimanakah akhir kisah dari Barra dan Nilam? Akankah surat-surat yang mereka tulis dapat dibaca satu sama lain? Akankah cinta menyatukan perbedaan mereka?

Hidup adalah refleksi diri kita. Apa yang kamu keluarkan untuk dunia, itulah yang akan dipantulkan balik kepadamu. Kamulah yang memilih, akankah memberi kebaikan atau keburukan

Dua kali aku membaca karya kak Maya. Dan sudah lama sekali aku tidak membaca novel berlatar belakang pesantren dan berlatar belakang mengenai kisah cinta islami. Setelah Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Cinta Suci Zahrana, Kutemukan Kau di Setiap Sujudku, Bismillah Ini Cinta, Dalam Mihrab Cinta, udah lama banget nggak baca novel yang sama atau memiliki latar belakang seperti novel-novel tersebut. Jadi, rasanya seneng banget bisa baca novel dengan latar belakang yang selalu bikin aku kagum.

Novel ini bikin aku kagum sama kak Maya yang bisa menyampaikan pesan akan sebuah perasaan cinta melalui curahan hati Nilam dan Barra melalui surat mereka. Ide ceritanya unik banget. Kebanyakan kisahnya akan ada pihak ketiga yang menjadi perantara dalam satu hubungan. Namun, disini, pihak ketiga tersebut bukanlah orang melainkan surat. Media surat ini mereka jadikan sebagai sarana untuk mereka mengungkapkan rasa, bercerita. Walaupun nggak disampaikan secara langsung, namun seolah-olah mereka saling terhubung satu sama lain.

Aku suka dengan cara penulis dalam menuliskan dan mendeskripsikan karakter Barra dan Nilam. Terasa begitu nyata. Seolah-olah kisah mereka ini memang nyata dan keduanya juga ada di dalam dunia nyata. Atau memang kita pun bisa menemukan karakter tokoh—tokoh tersebut di dalam dunia nyata. Kemudian mengenai latar belakang tempatnya yaitu Pesantren Nurul Ilmi, diceritakan dengan detail. Dari halaman pesantrennya kemudian kebun mawarnya yang oleh Buya didedikasikan untuk santri-santrinya kemudian perpustakaannya hingga kelas-kelasnya. Karena pernah beberapa kali berkunjung ke pondok pesantren, jadi agak familiar dengan suasananya. Berhubung berkunjungnya udah lama banget, jadi untuk yang tahun-tahun sekarang ini belum begitu tahu seperti apa perkembangannya.

Kadang orang tak memerlukan banyak nasihat. Mereka cuma butuh melihat, bahwa mereka diterima dan disayangi. Kasih sayang adalah nasihat yang paling baik

Jangan salah, di akhir kisah akan ada kejutan yang dibuat oleh penulisnya dan itu bikin aku gregetan, gemes, sebel, sedih, dan nangis. Astagah, penulisnya TOP banget bikin pembaca langsung campur aduk begitu. Suka banget tapinya sama endingnya. Kayaknya bagus kali yaa kalau diterapin ke kehidupanku. Asri baper akut. Haha..

Banyak pelajaran yang bisa didapat dari novel ini. Seperti jangan pernah menilai orang dari penampilan luarnya saja, karena belum tentu lho, pemikiran yang sudah terlanjur buruk akan buruk juga. Tak kenal maka tak sayang, bukan? Siapa tahu nih, yang dinilai buruk itu sebenarnya sedang melindungi dirinya sendiri. kemudian pelajaran mengenai agama yang disampaikan tidak menggurui. Selain itu tentang mematuhi keinginan orang tua. Dan mengikhlaskan sesuatu yang bukan untuknya.

Novel ini benar-benar komplit banget. Dijamin deh, saat kamu membaca novel ini, kamu akan langsung jatuh cinta. Jangan lupa, siapkan tissue serta camilan. Karena waktu dua jam bakalan nggak terasa buat baca novel ini sampai camilanmu habis. Aku aja bacanya sambil minum es krim yang akhirnya mencair saking asyiknya baca novel ini.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa. Good luck for you, kak Maya. Dan jangan lupa juga buat kamu yang ingin membaca novel ini, bisa didapatkan di toko buku terdekat yaa. Jangan sampai kamu kehabisan yaa.


Aku mencintai dia, aku hanya tidak tahu bagaimana cara mengatakannya. Jadi , kubiarkan saja diriku terluka, tanpa tahu cara menyembuhkannya


=== GIVEAWAY TIME ===


Kalian mau mendapatkan 1 novel Habibie Ya Nour El Ain karya Maya Lestari GF dari Penerbit Dar! Mizan dan Ebook Kepenulisan dari Penulis? Caranya gampang banget lhooo :

1.   Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2.   Follow blog ini bebas, bisa via Google + atau follow Instagram atau follow fanpage Peek A Book juga boleh *boleh salah satu, boleh ketiganya*
3.   Follow akun sosmed di bawah ini (boleh pilih salah satu)

- twitter @MayaLestariGF, @PenerbitMizan, @DarMizan dan @princessashr

- instagram @pastelbooks.id, @mayalestarigf dan @peekthebook
4.   Share info giveaway ini di twitter atau instagram kamu yaa
- twitter : sertakan link blogspot ini, mention @MayaLestariGF, @PenerbitMizan, @DarMizan dan @princessashr, sertakan hashtag #HabibieYaNourElAin
- instagram : repost/reshare/regram banner blogtour ini beserta caption yang ada di akun @peekthebook, tag/mention @pastelbooks.id, @mayalestarigf dan @peekthebook sertakan hashtag #GAHabibieYaNourElAin
5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, akun twitter, alamat email, domisili, link share, akun goodreads (jika punya), dan jawabanmu yaa..

Kalau kalian diminta menulis surat cinta, kalian pinginnya ditujukan ke siapa dan kenapa?

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 15 – 20 Maret 2017 hingga jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan 1 - 2 hari dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

21 comments: