Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

13 April 2017

Heart Reset - Trissella | Blog Tour, Giveaway




34742488Judul : Heart Reset
Penulis : Trissella
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 9786020338817

And the blurb..

Anaya capek banget nyimpen perasaan terhadap Dipta, sohib sekaligus tetangganya selama sebelas tahun. Ia udah nggak tahan lagi ngelihat Dipta yang belum juga bisa move on dari Airin, teman sekolah mereka. Akhirnya Anaya pilih melanjutkan studi ke Australia pas naik ke kelas dua belas.
Dipta jadi gelisah. Apalagi ia tahu Abi—cowok begajulan tukang balapan liar yang sejak SMP menyukai Anaya—ikut ke Australia. Karena itu Dipta menentang keputusan Anaya, tapi Anaya nggak goyah. Menurut Anaya, Abi udah jauh berubah. Abi justru selalu memperlakukan Anaya dengan manis.
Namun, saat Anaya mulai nyaman bersama Abi, Dipta menyatakan perasaannya. Dipta bahkan nekat menyusul ke Australia.

Jelas banget Anaya jadi bingung. Jadi, ia harus pilih siapa?
  
Here we go..

Gue selalu punya keyakinan bahwa persahabatan lawan jenis, salah satunya pasti nyimpen perasaan lebih. Kalau beruntung, perasaannya berbalas. Kalau beruntung loh!

Heart Reset bercerita mengenai kisah dari seorang Anaya yang memiliki perasaan terhadap sahabatnya sendiri. Dipta adalah sahabat Anaya sejak mereka masih TK hingga sekarang sudah sebelas tahun. Anaya memilih memendam perasaannya sendiri tanpa ingin Dipta mengetahuinya. Anaya membiarkan hatinya sakit tiap kali melihat Dipta berjalan dengan cewek lain atau sekedar membicarakannya. Anaya hanya bisa diam.

Dipta adalah sahabat Anaya dan dia sama sekali tak pernah mengetahui perasaan Anaya kepadanya. Bahkan dengan sadar, Dipta bercerita dan mengakui perasaannya kepada Airin, teman sekolah Dipta dan Anaya di hadapan Anaya. Airin ternyata lebih memilih Billy dan itu membuat Dipta patah hati. Anaya tak pernah sedikitpun meninggalkan Dipta, berusaha untuk selalu ada di samping Dipta. Mendengarkan segala curhatan Dipta.

Anaya yang ingin move on, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Australia. Jauh dari Dipta. Karena Anaya ingin melepaskan segala perasaannya terhadap Dipta. Anaya sudah merasa jika dirinya tak sanggup lagi menyimpan perasaannya kepada Dipta.

Untuk bertemu seseorang, segalanya tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Apalagi jika hati itu sudah ditempati orang lain

Ada Abi yang hadir dalam kehidupan Anaya. Kehadiran Abi tentu saja membuat Dipta langsung panik. Bahkan Dipta tak menyukai keputusan Anaya untuk dekat dengan Abi. Dipta takut kalau Anaya akan mendapat pengaruh buruk dari Abi. Namun, di depan Anaya, Abi berubah menjadi sosok yang berbeda. Dan hal tersebut membuat Anaya sulit untuk tak berhubungan dekat dengan Abi.

Abi tak dapat mengelak akan pesona Anaya. Dia jatuh cinta dan dengan jelas Abi menyatakan perasaannya kepada Anaya. Walaupun Abi tahu dengan jelas jika Anaya memiliki perasaan terhadap Dipta. Jika dulu Anaya yang ada disisi Dipta walaupun terasa sakit melihat Dipta membicarakan cewek lain, kali ini Abi yang ada di posisi Anaya. Sakit memang melihat kedekatan Anaya dan Dipta. Mendengar cerita-cerita Anaya tentang Dipta. Tapi, Abi bertahan.

Suatu hari kemudian, Abi pun akhirnya memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Australia sama seperti Anaya. Hingga hubungan keduanya pun menjadi semakin dekat. Hal ini membuat Dipta yang notabene adalah sahabat Anaya merasa kehilangan. Sampai pada akhirnya, Dipta pun menyadari perasaan sesungguhnya kepada Anaya.

Siapa yang akhirnya akan menjadi pelabuhan hati Anaya? Dipta atau Abi? Kepada siapa Anaya akan memilih meletakkan hatinya?

Untuk bertamu pada hati seseorang, segalanya tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Apalagi jika hati itu sudah ditempati lebih lama oleh orang lain

Pertama kali membaca novel kak Trisella dan langsung jatuh cinta. Kisah tentang Anaya yang terjebak dalam friendzone bikin aku terbawa banget ke dalam ceritanya. Bukan karena sedang atau pernah mengalami dan akhirnya galau sendiri. Tapi, memang bikin baper sendiri sih. Kadang persahabatan antara cowok dan cewek itu (katanya) nggak mungkin terjadi. Tapi, nyatanya ada juga yang bersahabat tanpa ada perasaan apapun terlibat di dalamnya. Tapi, ada juga yang memang nggak bisa dan ada perasaan di dalamnya. Bikin galau, gegana, baper sendiri kan? Terjebak dalam friendzone.

Terlebih lagi kisah Anaya ini hampir mirip sama yang pernah aku alami. Jadi, cerita ini benar-benar menguras emosiku banget. Perasaan Anaya yang menyimpan rasa kepada Dipta dapat banget aku feelnya. Mendadak bikin pingin makan takoyaki ini. Biar nggak keingetan sama yang bikin aku galau *mendadak curhat*. Idenya sederhana mengenai persahabatan dimana rasa cinta mulai tumbuh di dalam hati salah satu orang tersebut. Temanya familiar dan banyak ditemui di dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ada yang berbeda lho. Ending yang ditulis oleh penulisnya, a little bit of different.

Saat disodori novel ini kemudian membaca blurbnya kok mak jleb yaa. Hampir mirip sama kisah hidupku *curhat lagi*. Tentang perasaan terpendam Anaya. Berapa tahun Anaya menyimpan perasaan kepada sahabatnya sendiri, Dipta. Sedangkan Dipta malah menyukai cewek lain.

Sekuat apa pun ia berharap agar waktu berjalan lambat, waktu akan tetap berjalan sesuai temponya. Sekuat apa pun ia mengelak, perpisahan itu akan tetap ada

Sakit lho menyimpan perasaan sama orang yang nggak peka. Sedih banget rasanya. Aku bisa dapat banget feelnya, paham dengan keputusan Anaya yang memilih melarikan diri untuk move on dan menetralkan hatinya kembali. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku gemas banget sama Dipta. Kayak main layangan, tarik ulur perasaan orang. Ini perasaan, bukan layangan. Sedihhh. Saat Anaya dekat dengan Abi, Dipta seperti nggak rela. Tapi, disisi lain dia nyakitin Anaya. Emang sih, alasan yang dipakai Dipta masuk akal, karena tak ingin Anaya terkena pengaruh buruk Abi. Tapi, kenapa tetep rasanya bikin sakit yaa.

Sebenarnya aku separuh-separuh menyukai Abi. Dia sebenarnya baik, hanya saja casingnya memang seperti bad boy gitu. Wajar sih kehadiran Abi membuat kehidupan Anaya menjadi lebih berwarna. Abi yang bad boy dan berbeda di depan Anaya membuat Anaya merasa nyaman dan tak ketakutan, seperti yang ditakutkan oleh Dipta. Aku juga sakit saat tahu perasaan Abi kepada Anaya. Abi yang gentleman langsung bersikap biasa aja saat mendengar Anaya menceritakan tentang Dipta. Abi berusaha memposisikan dirinya sebagai seseorang yang selalu ada untuk Anaya, asalkan Anaya bahagia, Abi tak peduli dengan rasa sakit yang dia rasakan.

Aku paham banget dengan kegalauan hati Anaya, yang berada di antara 2 pilihan. Memilih siapa yang pantas bersama dia. Lelaki yang dicintainya atau lelaki yang mencintainya. Kalau aku sih so pasti memilih Abi, karena Abi adalah sosok lelaki yang gentle banget. Berani mengungkapkan perasaannya, dan memilih menyimpannya tapi tetap berada di samping Anaya tanpa mempedulikan perasaannya sama sekali. Dan juga Abi selalu berusaha untuk ada disamping Anaya, sosoknya kharismatik banget, bikin susah berpaling ke lain hati.

Mendengar seseorang yang kau cintai mengakui perasaan untuk orang lain, rasanya seperti berada di ruangan penuh asap rokok. Menyesakkan. Sampai bisa membuatmu serasa mau mati

Eksekusi cerita ini terbilang apik dan aku suka banget. Rasanya gemes-gemes cantik nan manja tiap baca keputusan Anaya yang memang sebenarnya udah bisa ditebak. Tapi, memang sih keputusan Anaya, perasaan Dipta, kehadiran Abi, semuanya berpengaruh sih. Gimana kalau Abi sama Dipta aja? Anaya sama Chris Hemsworth? *ditabok sama banyak orang* *LOL*.

Novel ini benar-benar komplit banget. Selain cerita mengenai persahabatan, juga belajar mengenai perasaan. Jika memang kamu yakin dengan perasaan kamu, dan orang yang kamu perjuangkan worth it, kamu pantas berjuang. Namun, jika hanya satu pihak saja yang berjuang, jatuhnya malah sakit hati. Selain itu, kejujuran juga penting. Lebih baik jujur di depan daripada akhirnya menyesal di belakang. Kalau perasaan yang kamu rasakan nggak berbalas sama sekali, setidaknya kamu sudah berkata jujur daripada hanya memendam perasaan itu selamanya. Dijamin deh, saat kamu membaca novel ini, kamu akan langsung jatuh cinta. Aku membacanya sambil kedinginan di kamar hotel saat lagi tugas di Jakarta lho.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa, kak.

Bukan, ini bukan tentang siapa yang dicintai lebih lama dan siapa yang bersama lebih lama. Ini tentang siapa yang berani mengambil risiko untuk mempertahankan perasaannya, apapun yang terjadi. Tentang seberapa kuat dia menahan keegoisan agar yang lain bisa bahagia meski tak bersamanya


=== GIVEAWAY TIME ===


Kalian mau mendapatkan 1 novel Heart Reset  dari kak Trisella dan Penerbit Gramedia Pustaka Utama? Caranya gampang banget lhooo :

1.   Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2.   Follow blog ini bebas, bisa via Google + atau follow Instagram atau follow fanpage Peek A Book juga boleh *boleh salah satu, boleh ketiganya*
3.   Follow akun sosmed di bawah ini (boleh pilih salah satu)
- twitter @trissella dan @princessashr
- instagram @rtrissellam dan @peekthebook
4.   Share info giveaway ini di twitter atau instagram kamu yaa
- twitter : sertakan link blogspot ini, mention @trissella dan @princessashr, sertakan hashtag #HeartReset
- instagram : repost/reshare/regram banner blogtour ini beserta caption yang ada di akun @peekthebook, sertakan hashtag #GAHeartReset
5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, akun twitter, domisili, link share, akun goodreads (jika punya), dan jawabanmu yaa..

Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 13 - 17 April 2017 hingga jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan 1 - 2 hari dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

41 comments:

  1. Nama : Siti Fatimah
    Twitter : @st_fatimah1004
    Link : https://twitter.com/st_fatimah1004/status/852359718286745601
    Domisili : Bogor

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk!

    Jawab :

    Pernah. Rasanya aneh. Mendeteksi bergesernya perasaan dalam dada terhadap orang yang telah mendampingi saya sekian lama. Dia yang selama ini saya sebut sebagai sahabat perlahan berubah posisinya. Ada rasa hangat setiap memandang matanya, ada rindu yang tak tertahankan setiap kami harus berpisah lama.

    Saya takut gegabah jika menyebut ini cinta. Tapi rasa dalam dada tak lagi bisa dihiraukan begitu saja. Menjalani hubungan persahabatan yang berselubung cinta memang banyak seninya.

    Tak jarang saya bertanya-tanya, setengah memaki: “Kenapa saya harus jatuh hati pada sahabat sendiri? Seakan tak ada orang lain lagi di dunia ini.”

    Tapi cinta memang tak bisa diminta datang dan pergi sesuka hati. Bagaimanapun saya bersyukur karena hati saya berlabuh kepada dia yang segala tabiatnya telah saya pahami. Di sisi lain ada setitik takut di hati saya karena saya tak ingin persahabatan kami pecah, hancur berserak, dan mati.

    ReplyDelete
  2. Tary Wilujeng
    Twitter : @taryhirata
    Domisili : Malang
    Link share : https://twitter.com/taryhirata/status/852355451366907904
    Jawaban :
    Rasanya itu nggak enak. Aku mulai ceritanya. Ini sahabatku waktu SMP, sebut saja namanya RAP. Kita sekelas dan bangkunya tepat di belakangku, dan dia hobi minjemin bollpoint glitter warna-warni punyaku sekaligus hobi ngusilin aku makanya kita dekat. Lama-lama sering telpon dan curhat, pada akhirnya jadi sahabat. Setahun sudah kita curhat-curhatan dan tepat minggu pertama masuk SMA, dia nembak aku juga sekaligus mutusin aku. Loh kok bisa? yup, jadi kita diterima di SMA yang berbeda. Tepat di minggu pertama masuk SMA, dia telpon intinya dia suka dan sayang sama aku dan menyesal kenapa kita pisah sekolah (ini bagian nembaknya) lalu dia bilang bahwa walau dia suka dan sayang tapi dia nggak bisa hubungan LDR --padahal cuma beda sekolah doank gitu katanya LDR-- (ini bagian mutusinnya). Jadi, setelah nembak dia juga langsung mutusin bahwa hubungan ini nggak bisa diteruskan dan dia berharap aku cari cowok lain dan jangan terlalu dipikirkan mengenai hal ini. Sebenarnya sih, aku juga ada rasa sama RAP waktu itu (kalaupun dia nggak langsung mutusin, aku bakal mau kok terima dia jadi pacar). Setelah dia nembak sekaligus mutusin itu, jadinya agak gimana gitu. Ada rasa kecewa sekaligus marah (nembak dan mutusin sepihak). Berawal dari rasa campur aduk itu hubunganku sbg sahabat sama dia renggang lama-kelamaan. Coba, kalau saja dia nggak bikin drama nembak sekaligus mutusin itu, pastinya akan baik2 saja persahabatan kita.

    ReplyDelete
  3. Nama: devira belin
    Twitter: @virscnd
    Domisili: semarang
    Link share:https://mobile.twitter.com/Virscnd/status/852381508216029184
    Jawaban:
    Pernah kak, rasanya jatuh Cinta sm sahabat sendiri tu serba salah. Apa-apa jadi bingung. Bikin takut, khawatir juga kalo nantinya dia bakal tau yg kita rasain. Bisa aja nanti dia bakal berubah setelah tau trs gamau sahabatan lagi sm kita cuma karena rasa ga jelas gini. Nyesek kalo denger cerita nya tentang cewe lain, bahkan dia pernah cerita suka temenku juga. Bah nyakitin banget dengerinnya. Tp sebagai sahabat sih suka ga suka hrs tetep didengerin kan. Mungkin dia gatau msh polos kalo aku suka dia juga ternyata jadi malah gitu. Aku pernah suka sm sahabatku dan gatau ada angin apa sempet pacaran. Setelah itu kita putus malah ga kaya dulu lagi. Kaya org lain asing hehe. Padahal aku sukanya kebangetan banget lamanya dari awal kenal sampe bisa sahabatan sm dia sampe susah move on banget. Ya alhamdulillah, aku udah bisa lepas dari bayang-bayang dia karena aku udh nemuin sosok yg mengerti masa laluku itu hehe dan skrg aku dan dia sahabatku ya lumayan lebih mendingan drpd setelah putus dan mencoba biar bs sahabatan lagi . Pokonya jangan deh jatuh Cinta sm sahabat sendiri, ya tapi wajar sih rasa itu bisa hadir diantar cewe cowo sahabatan tapi sewajarnya aja

    ReplyDelete
  4. Nama : Ika Mayang
    Akun twitter : tidak punya twitter, aq repost GA ini di Instagram.. https://www.instagram.com/dumzcharming/
    Domisili : Cileungsi - Bogor
    Link share : https://www.instagram.com/p/BS0SBgRAL3T/?taken-by=dumzcharming
    Akun goodreads : belum punya akun goodreads, punyanya akun wordpress.. cloudyeppeo.wordpress.com

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk

    Aku pernah jatuh cinta sama sahabatku sendiri.
    Dan rasanyaaaaa.....

    >> ME.NYA.KIT.KAN <<

    Ketika nulis ini masih terasa sakitnya!!! Mungkin itu menjadi kesalahan yang tidak akan pernah aku lupakan sampai saat ini.

    Aku menyukainya saat aku duduk di kelas 2 SMA, dy merupakan salah satu striker terbaik yang dipunya di sekolahku. Aku bangga punya sahabat seperti dia. Namun, persahabatan kami mulai goyah saat dia tau kalo aku ada rasa yang lebih kepadanya (itupun dia tau dari mulut temannya).

    JF : "Kamu bercanda kan kalau punya perasaan lebih ke aku?"

    Masih ingat banget pertanyaan itu. Dan tentu saja berhasil membuatku shock serta membuatku berbohong padanya.

    IK : "iya, aku bercanda suka sama kamu"

    Setelah kejadian itu, dy perlahan menjauhiku dan alhamdulillah Allah menyelamatkanku dari JF. Di sekolahku ada sistem untuk siswa/i yang masuk peringkat 10 besar digabung menjadi satu yang dinamakan Kelas Pintar dan aku termasuk di dalamnya.

    Ketika kelas 3, JF berpacaran sama teman sekelasnya, CS. Itu benar-benar menyakitkanku. Karena CSpun ikut2an menyerangku. Ahh.. gegara hal itu aku jadi benci masa-masa SMA. Aku sama JF bahkan tidak saling menegur lebih kurang 10 tahun.

    Bahkan di momen lebaran pun (yang notabene aku sudah melupakan kejadian itu dan sudah punya pacar), JF masih tidak sudi melihatku. Sehina itukah diriku di matanya. Aku hanya tertawa melihat dirinya.

    Teman : "Ayolah JF, maafan sama IK.. masa ga mau salaman sama dia,"
    IK : "Ya elah JF, biasa aja kalee.. aku ga bakalan ganggu hubunganmu sama CS kok. Aku aja sudah move-on, masa dirimu masih mengingat kejadian 10 tahun yang lalu. Yang benar saja,"

    Dan jangan coba coba punya perasaan lebih kalau sahabat pria kalian seperti karakter JF. Arogansinya tinggi sekali, terkenal di sekolah, angkuh.

    Hanya gegara sepenggal asa, persahabatanku dipertaruhkan bahkan tidak teguran lebih kurang 10 tahun.

    Itu share dari aku. Terima kasih.

    ReplyDelete
  5. Nama : Raisa Hanifa
    Akun twitter : raisahanifa_
    Domisili : Bandung
    Link share : https://mobile.twitter.com/raisahanifa_/status/852450979450507264?p=v


    Kaya apa sih rasanya jatuh cinta sama sahabat sendiri? Hmmmmmm, kaya Anaya kak di novel #HeartReset heheheheh. Emang ya kak, jadi Anaya itu gaenak banget. Kalau kita sahabatan sm lawan jenis itu pasti ada yg ga beres dan terkadang yang nyimpen perasaan duluan itu si cewe nya, kaya Anaya. Dan menurut aku ya, apa Dipta ga terlalu egois? Dan kenapa juga Anaya pergi ke Australia disaat Dipta udah putus sm Airin? Kan kesempatan juga buat Anaya dapetin Dipta.
    Well, kembali ke topik. Jadi, menurut aku siii kita sebagai cewe itu, jgn sampai deh suka sm sahabat sendiri, rasanya gaenak. Super duper gaenak. Bikin sakit hati. Bikin sedih. Bikin galau. Bikini *eh Rasa nya itu....hanya kita yg berjuang sendirian, seperti pura2 mendukung sahabat kita dengan pacarnya, selalu ngasih kode2, dan bingung juga mau nyatain perasaan yg bisa merusak persahabatan atau melanjutkan persahabatan dengan memendam rasa sendirian. Serba salah emang kaya Raisa wkwkwkwk.

    ReplyDelete
  6. Nama : Hamdatun Nupus
    Twitter : @HamdatunNupus
    Domisili : Depok, Jawa Barat
    Link Share : https://twitter.com/HamdatunNupus/status/852468643430400002

    Jatuh cinta sama sahabat sendiri ?

    Pernah banget! dan gak karu-karuan rasanya >.< . Ya nggak nyangka ajah, sahabat yang udah kayak abang sendiri, yang udah kenal banget sama orangtuanya dan dia kenal orangtuaku juga bisa bikin aku tiba-tiba sesek napas gitu tiap kali ketemu.

    Mungkin karena kebersamaan kita berdua yang terlalu intens, kemana-mana bareng (kebetulan waktu itu kita PKL di tempat yang sama juga, jadi pergi-pulang always barengan), nggak pagi nggak malem masih aja sms-an mulu meski ketemu tiap hari juga. (dulu online messanger macam whatsapp belum sepopuler sekarang).

    Dan error nya, pas dia PDKT sama cewek manapun dia kan selalu minta pendapatku tuh gimana-gimana nya, ada ajah minus-minus nya yang secara terang-terangan ku sebutin satu-satu. Bahkan pas dia jadian sama temen sekelasku, aku masih mendominasi hubungan mereka secara nggak langsung. Jahat gak sih ? (Ahh tidak, kamu hanya sedang jatuh cinta nak). Dan seperti yang udah bisa kuprediksi, hubungan macam ini nggak akan bertahan lama (apa nya yang bisa disebut hubungan status saja hanya teman :'( ).

    Sahabatku marah besar karena sikap intervensiku yang berlebihan atas hubungannya dengan pacarnya. Mereka berantem hebat gitu (yang nggak kutahu jelas kronologisnya gimana sampai sekarang) lalu berpisah.

    Dan fix, aku kehilangan sahabatku akhirnya. Kami menjaga jarak dan menjadi kembali asing. Dan disini ada aku yang mewek menyesal di sudut kamar sendirian. Rasa sakitnya melebihi putus cinta kayaknya :'( .

    Seharusnya mungkin aku harus bisa lebih jujur, tidak memendam perasaan itu sendirian dan justru jadi malah menghancurkan semuanya. Hiks, maaf yah mantan sahabat :'(

    Eh tapi btw hubungan kita sekarang udah baikan sih (setelah melewati tahun-tahun panjang tanpa kabar), aku baik-baik aja dan dia sudah menikah (ngenes) ahahaha, tapi aku ikutan bahagia kok :)

    Semoga novel ini bisa me-Reset Heart aku yah biar jadi murni lagi :)

    Wish me luck ({})

    ReplyDelete
  7. Nama : Riza Putri Cahyani
    Twitter : @Zhaa_Riza23
    Link share : https://twitter.com/Zhaa_Riza23/status/852489266718326784
    Domisili : Bogor

    Jawaban :

    PERNAH! Malahan aku masih suka sama dia sampai sekarang. Dia itu orang pertama yg ngebuat aku ngerasain jatuh cinta. Dan spesialnya dari dulu sampai sekarang, aku sukanya masih sama dia seorang. Walaupun kita sekarang udah berjauhan tapi ya Alhamdulillah komunikasi masih lancar. Dia sih gak tau kalau aku suka sama dia karena aku gak bakalan ngungkapin perasaanku. Tapi, aku lega karena ternyata dia juga suka sama aku (ini aku tau dari adiknya hehehehe). Biarpun masing-masing dari kita saling nyimpan perasaan tapi semuanya gk berubah. Sebenarnya kita gak saling tau perasaan masing-masing tapi aku bersyukur karena dgn begitu kita justru bisa saling menjaga hati kita. Aku cuma bisa nyimpan perasaan ini sendiri dan biarkan Allah menjadi tempat aku menumpahkan semua perasaanku. Aku hanya ingin mengungkapkan cinta untuk pasangan halalku nanti. Kalau boleh berharap sih aku maunya sama sahabatku aja.

    ReplyDelete
  8. Nama : Sofani Rachmada
    Akun twitter : @rachmadaa
    Domisili : Madiun, Jawa Timur
    Link share : https://twitter.com/rachmadaa/status/852538070087774208
    Akun goodreads : Sofani Rachmada

    Pernah jatuh cinta sama sahabat sendiri? Gimana jelasinnya ya, pernah! Pernah banget yang jelas :'D kayaknya hampir setiap orang pernah ngalamin deh haha.
    Gimana rasanya? Its one of a kind because you used to feel nothing but suddenly you got butterfly on your stomach everytime you see him now. Gimana gitu ya xD aku sih ngerasanya gitu, tapi aku ngerasa kayak susah juga karena kita sahabatan lama trus dalam sekejap aku jadi ada rasa. Jadi aku sampe sekarang masih mutusin untuk simpan perasaanku sendiri aja. Masih muda banget ini, baru 17 tahun tahu apa sih tentang cinta. Haha. Mungkin tapi mungkin ya nanti kalau sudah cukup mengerti I can tell him, hehe :3

    ReplyDelete
  9. Nama : Novika Puspita Sari
    Twitter : @novyjihyun
    Link : https://twitter.com/novyjihyun/status/852698766742245376
    Domisili : P.Berandan, Sumatera Utara

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?

    Jawab :

    Aduhh.. rasanya itu kyk gmna y, asem manis gtu Lh.. hihi, kejebak di lingkaran friendzone itu gk enak bnget :( aku temenan sama dia udh lama dan skrg jd sahabatan, pergi bareng, cerita bareng, ngobrol bareng pokoknya udh tau seluk beluk nya dia, tau siapa cewek yg dia taksir krn dia selalu nanya pendapat ke aku klau lg naksir sama cewek. trus lama kelamaan aku jatuh cinta sama dia, owh.. itu rasanya aku gk berani bilang krn dia anggap aku cuma sahabat doang. Dan klau aku bilang takutnya pershbtan kami itu jd gk senyaman dulu lg kyk ada rasa canggung nntinya. Jd yah.. gtu kejebak Friendzone itu kyk terjebak di Labirin yg tak berujung... wkwkwk.. semoga happy ending y cerita aku.. huhuh.. jd curhat ni :)

    ReplyDelete
  10. Nama : Novika Puspita Sari
    Twitter : @novyjihyun
    Link : https://twitter.com/novyjihyun/status/852698766742245376
    Domisili : P.Berandan, Sumatera Utara

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?

    Jawab :

    Aduhh.. rasanya itu kyk gmna y, asem manis gtu Lh.. hihi, kejebak di lingkaran friendzone itu gk enak bnget :( aku temenan sama dia udh lama dan skrg jd sahabatan, pergi bareng, cerita bareng, ngobrol bareng pokoknya udh tau seluk beluk nya dia, tau siapa cewek yg dia taksir krn dia selalu nanya pendapat ke aku klau lg naksir sama cewek. trus lama kelamaan aku jatuh cinta sama dia, owh.. itu rasanya aku gk berani bilang krn dia anggap aku cuma sahabat doang. Dan klau aku bilang takutnya pershbtan kami itu jd gk senyaman dulu lg kyk ada rasa canggung nntinya. Jd yah.. gtu kejebak Friendzone itu kyk terjebak di Labirin yg tak berujung... wkwkwk.. semoga happy ending y cerita aku.. huhuh.. jd curhat ni :)

    ReplyDelete
  11. Nama : Khaerunnisa akun twitter: @NhisaMinoz75
    domisili : Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    link share : https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/852710875442040834?p=v
    akun goodreads : Nisa Minoz
    Ada yang pernah jatuh cinta
    sama sahabatnya sendiri?
    Kayak apa sih rasanya? Ada Kak *angkat tangan* rasanya itu GEGANA, GElisah GAlau meraNA gelisah karena takut ketahuan kalau aku suka dia diam-diam dan yahhh persahabatan kita kaga lagi sama seperti sebelumnya, GAlau iya aku galau ketika kau sebut-sebut namanya saat kita bersama *lalalalala* tapi emang yah the power of love itu luar biasa hebatnya saat si dia cerita tentang cewek lain aku masih bisa bertahan dengan nebarin senyum. Iya senyum, senyum-senyum menderita, nge WOW pas dia mensanjung-sanjung cewek laen padahal di dalam udah panas coyyy. Dan meraNA pas tau dia nembak si cewek dan aku kudu sok tegar, pura-pura kegirangan sambil nebarin senyum lima jari padahal bibir mulai bergetar, kaki udah lemas, dan dada terasa tercabik-cabik. 1 minggu berlalu saya masih meratapi nasib jarang bertemu dgan dia, bagaimana mau bertemu dianya kencan mulu. 2 minggu berlalu mulai kuat karena habis baca cerita yang mengajarkan saya kalau jodoh itu gak kemana dan yah seperti kata Afgan Jodoh Pasti Bertemu, dan seperti kata teman saya Biar dia Pacar kamu kalau dia jodohku kamu bisa apa *hahaha kejam* Dan minggu ketiganya udah mulai bangkit lagi, meyakini diri sendiri kalau posisi saya sbgai sahabt lebih tinggi daripada status pacar. Dan yah hari terus berlanjut dan status saya masih sama hanya seorang sahabat tapi it's ok saya mulai nerima kenyataan kok kalau cinta itu gak harus memiliki dan saya percaya kalau dia bukan untuk saya mungkin Tuhan sudah mempersiapkan seseorang yang lebih baik dari dia.

    ReplyDelete
  12. Nama : Ade Lisna
    Twitter : @adelisna_
    Domisilli : Margaasih, Bandung
    Link share :https://twitter.com/adelisna_/status/852763407254077440
    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?
    Jawaban : rasanya itu menyakitkan banget :’(.pasti jatuh cinta pada sahabat sendiri tak seperti membalikan telapak tangan. Semuanya membutuhkan waktu. Aku jatuh cinta padanya karena merasa nyaman, sudah saling kenal, dan tak ada rahasia lagi diantara kita, sebuah pertengkaran itu hal biasa yang aku lakukan padanya. Tanpa menyembunyikan sikap buruk satu sama lain dan selalu apa adanya tanpa dibuat-buat. Namun jatuh cinta itu menyakitkan. Karena setiap dia curhat tentang kekasihnya aku selalu bersikap biasa tanpa menununjukan perasaan ini padanya. Aku tidak berani mengungkapkannya. disini aku hanya merelakan perasaan diri sendiri daripada persahabatan hancur.

    ReplyDelete
  13. Nama : Dosca Hutabarat
    Akun Twitter : @doscastrida
    Link : https://twitter.com/doscastrida/status/852785175603814400
    Domisili : Pontianak KalBar
    Jawaban : Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk

    Rasanya kaya lagu raisa, "Serba Salah" hahahhhahahhaha.
    Disatu sisi pengen ngungkapin tp disisi lain harus disembunyikan supaya persahabatan yg udah dibangun tetap baik 😊

    ReplyDelete
  14. Nama: julia dwi
    Twitter: @juliakartika326
    Link share: https://twitter.com/juliakartika326/status/852867469320388612
    Domisili: nganjuk

    Aku pernah suka sama sahabatku dan rasanya... Menyenangkan. Aku juga bingung kenapa disaat yang lain bilang suka sama sahabat itu menyakitkan aku malah berpikir suka sama sahabat itu menyenangkan. Yang aku rasakan sampai sekarang *sampai sekarang masih suka sahabat sendiri, adalah sangat dan sangat menyenangkan. Mungkin dia *sahabatku juga tahu kalau aku suka sama dia tapi dia selalu senyum aja nanggepinnya. Mungkin karena dia udah tahu, aku jadi nyaman dan terbiasa kalau mau ngungkapin kekaguman aku ke dia. Kayak, 'wah hari ini kamu beda deh dari kemarin, tambah keren' atau 'eh kok aku nggak suka ya kamu deket dia, tapi nggak apa kok kalau kamu sama dia, hehe' atau juga yang paling sering kayak gini 'wah, kita ketemu lagi *sambil senyum-senyum nggak jelas' dan... Yah seperti itulah yang aku anggap menyenangkan. Aku suka cara dia nanggepin sikap aku yang bisa dibilang aneh ini, hehe. Dia nggak marah atau pun ilfeel sama sikap aku ini. Hal inilah yang buat aku ngerasa suka sama sahabat sendiri bukan hal yang selalu buruk. Toh, sampai saat ini aku sama dia masih sahabatan, nggak ada kerenggangan tapi malah sebuah keakraban karena aku terbuka dengan perasaanku, nggak main diem-dieman tentang perasaan. Suka bukan berarti harus pacaran, kan? Itulah yang aku dan sahabatku lakukan, salah satunya suka tapi nggak merubah apa pun. Kami tetap sahabat yang saling menyayangi dan menghargai perasaan masing-masing😊.

    ReplyDelete
  15. Nama : Bety Kusumawardhani
    Akun Twitter : @bety_19930114
    Domisili: Surakarta
    Linkshare: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/852887684485857282?p=v

    Menyukai sahabat sendiri itu rasanya serba salah.. Bagaimana tidak? Aku ingin menyatakan perasaanku dengan jujur tetapi, ada sebuah batas tidak terlihat yg menahanku agar tidak mengatakannya. Batasan itu bernama persahabatan. Aku takut akan merusak hubungan persahabatan yg sudah lama terjalin karena belum tentu dia memiliki perasaan yg sama. Namun jika aku terus memendam perasaanku, suatu saat nanti pasti akan meledak. Apalagi setelah mengetahui sebenarnya dia memiliki perasaan yg sama namun sudah terlambat untuk bersatu karena dia sudah menikah dengan cewek lain. Hal ini mungkin bakal membuatku menyesal seumur hidup. Aku pikir menyukai sahabat sendiri itu harus rela memilih salah satu antara mengorbankan hubungan persahabatan atau mengorbankan perasaan lalu menjalin hubungan friendzone.

    ReplyDelete
  16. Nama: Ratna Komalasari
    akun twitter: @imratnasr
    domisili: Tangerang
    link share: https://mobile.twitter.com/imratnasr/status/853026210514747392
    akun goodreads: www.goodreads.com/imratnasr


    Rasanya itu kayak makan permen nano-nano. Ada manisnya, pahitnya, asem apalagi.

    Jatuh cinta sama sahabat sendiri itu kayak berjalan di atas duri. Sakittttt banget. Apalagi aku, udah suka sama sahabat sendiri sejak masih kecil. Dulu sih aku kira cuma rasa kagum semata. Dia itu pinter (buktinya dia bisa akselerasi/loncat kelas 3 kali-_-), ganteng, baik banget, peduli banget sama aku dan akhirnya aku suka dia...

    Nih yaa, aku juga ngerasain mau maju tapi takut dia nggak ada rasa yang sama kayak aku dan pada akhirnya aku gak bisa sahabatan lagi sama dia. Persahabatan kita hancur dan aku gak bisa deket-deket lagi sama dia. Aku nggak mau itu terjadi.

    Lalu mau mundur. Biarkanlah cinta ini hanya aku dan Allah saja yang tau, tapi? aku juga mau dia cinta sama aku. Saat dia bersama cewek lain sumpah sakit banget dan aku bisa apa? cuman sahabat yang gak bisa ngusik urusan pribadi dia..

    Dan kalau aku gak maju atau mundur alias stuck aja. Aku nggak tau gimana perasaan dia sama aku, bisa jadi dia juga suka kan sama aku?

    Udah kayak Raisa serba salah:'(

    Percintaan yang paling nyakitin itu menurut aku yaa yang kena Friendzone gini, banyak banget yang bilang kalau "Persahabatan antara cewek dan cowok itu nggak ada. Kalau ada pasti salah satu diantara mereka jatuh cinta." dan yaaah banyak juga gitu, yang lagi beruntung mah dua-duanya saling mengakui lalu pacaran deh! yee, happy ending. Kalau yang apes macam aku? Dia nya punya cewek dan aku cuman bisa tersenyum kaku dan pura-pura bahagia. Haaah:'( #curhat.

    ReplyDelete
  17. Nama :Annisa Rizki Sakih
    Akun twitter : @annisakih
    Link share : https://twitter.com/Annisakih/status/853052256261951489
    Akun goodreads : Annisa Sakih
    Domisili :Batam

    Sejak kecil, saya yang cenderung tomboy selalu punya banyak sahabat lelaki. Saya selalu percaya bahwa cowok dan cewek bisa berteman karib tanpa melibatkan perasaan. Meskipun para sahabat cewek saya sering mengajak berdebat tentang topik ini, saya tetap teguh pendirian. Buktinya Alhamdulillah hingga detik inipun saya masih bersahabat dekat dwngan beberapa teman cowok meski kami sama-sama telah bekeluarga.

    Sebenarnya, saya sempat juga "kemakan omongan sendiri". Saya pernah jatuh cinta dengan sahabat semasa SMA. Sebelumnya saya selalu berupaya menjodoh-jodohkannya dengan teman-teman lain. Saya tidak langsung menyadari bahwa ternyata sayalah yang dia sukai.

    Kami sempat jadian selama 4 tahun. Masa-masa yang begitu menyenangkan, karena tenyata pacaran dengan sahabat sendiri itu begitu mengasyikkan. Sudah lama saling mengenal dan tahu apa kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kami sering menghabiskan waktu di toko buku bersama, karena sama-sama hobby membaca. Kami selalu saling memotivasi dalam pelajaran sekolah, hingga lulus SMA dan diterima di jurusan idaman masing-masing. Saya di sebuah universitas negeri di Semarang dan dia disebuah institusi yang mencetak PNS di Jatinangor.

    Jarak jauh membuat hubungan kami merengang, apalagi setelah ia terkena musibah yang membuatnya sempat menjadi headline nasional. Setelah benar-benar putus, saya menyadari bahwa yang saya sedihkan lebih dari kehilangan kekasih ialah rasa kehilangan seorang sahabat sejati. Sejak itu saya semakin bertekad tidak akan pernah lagi baper dalam hubungan persahabatan.

    ReplyDelete
  18. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Domisili: Surakarta
    Link share: https://twitter.com/desitaw97/status/853076845025087488

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk!

    Layaknya orang jatuh cinta pada umumnya. Harap-harap cemas. Berharap dia punya rasa yang sama jadi bisa lanjut status dari pendamping nongkrong ke pendamping hidup, takut dia hanya nganggep kita sebagai sahabat untuk seterusnya tanpa mau reset hubungan yang udah ada atau parahnya dia terlanjur suka sama orang lain.

    Yah, pinter-pinter kitanya aja buat memposisikan diri. Jangan sampai peran kita sebagai sahabat bercampur-baur dengan peran kita sebagai lawan jenis yang punya ketertarikan sama dia. Berharap dia juga punya rasa itu enggak salah, tapi berharap Tuhan menuliskan takdir yang terbaik bagi semuanya lebih utama. Entah Ia akan menautkan dua hati untuk bersatu atau menghapus rasa yang ada secara perlahan agar tak menyisakan luka serta membuatnya makin dewasa.

    ReplyDelete
  19. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Domisili: Palembang
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/853140849663778817

    Jatuh cinta sama sahabat sendiri tu banyakan ga enak. Bawaannya risih aja, apa-apa jadi serba sungkan, padahal sebelumnya bebas mau jungkir balik kek depan dia. Lebih susah lagi kalau ini one-sided-love dan kita ga tau perasaan dia ke kita gimana. Penuh teka-teki. Ga bikin pewe deh pokoknya.

    Kalau hal seperti ini terjadi, aku berusaha untuk selalu bersikap biasa aja. Tapi nggak terlalu di-push juga. Natural aja sih. Ketika menyadari kalau ternyata aku menyukainya bukan berarti aku harus langsung menyelami perasaan itu. Intinya nggak mau baper terlalu jauh dan dalam tanpa tahu kepastian. Bagaimana pun aku ini perempuan. Aku nggak mau jadi pihak yang ‘memulai’ duluan dalam artian menanyakan padanya bagaimana perasaannya atau confess langsung ke yang bersangkutan. Apalagi kalau dia nggak punya sinyal apa-apa ke aku. Bertepuk sebelah tangan gitu? Meh! Persetan dengan sebutan ’emansipasi wanita’ dalam urusan cinta. Sampai saat ini aku masih memegang prinsip bahwa perempuan itu kodratnya dicintai dan dikejar. *nggak mau dapat susah*

    Yang namanya cinta itu baiknya terjadi dua arah. Akan lebih indah jika saling mencintai daripada hanya mencintai, bukan? Sejauh ini aku masih cukup bisa meng-handle perasaanku sendiri kapan harus berhenti untuk baper dan galau kepada/oleh seseorang. So, the first thing that I have to do is bersikap biasa aja. Seperti kata pepatah, lama-lama bisa (merasa seperti tidak pernah ada apa-apa) karena biasa (saja sikapnya).

    ReplyDelete
  20. Nama : alya trihartina
    Domisili : Sukabumi
    Twitter : @alyahartina_08
    Link share :https://twitter.com/AlyaHartina_08/status/853138277628379137


    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk!


    Ada, aku pernah. Dan rasanya itu Aneh, heran, bingung,kayak ada yg ngeganjel di hati tuh.. Awalnya sama sekali gak pernah terpikir sama aku buat suka sama dia, sahabatku sendiri. Kami udah saling mengenal bertahun-tahun, udah tau kebiasaan, kejelekan masing-masing, tiba-tiba aja rasa asing itu muncul saat dia cerita kalo di udah punya gebetan, rasa gak rela dia ngomongin, chattingan, bercandaan, peduli sama cewek lain aku gk suka dia begitu. Awalnya bener² bingung kenapa aku jadi kayak begini?, toh tahun² kemaren dia mau punya gebetan lah pacaran lah aku biasa aja malah waktu dia putus aku ledekin dia.. Dan akhirnya aku tau kalo aku udah mulai suka sama sahabat sendiri, cemas? Takut? Itu udah pasti, cemas karna takut dia gak punya perasaan yg sama, dan akhirnya membuat aku jadi down dan sakit hati. Apalagi lagi yg lebih parah ngebuat persahabatan yg udah dibina bertahun-tahun hancur gitu aja, terus membuat persahabatan ini jadi canggung dan dia menjauh karna perasaan ini. Dan ketakutan itu makin menjadi jadi setiap hari.. Dia cerita di pdkt sama gebetannya itu dia puji gebetannya itu, rasanya sumpah sesek bgt di dada, rasanya pengen teriak tepat dikuping dia, kalo aku panas denger curhatan dia yg selalu tentang geetan, gebetan, dan gebetannya ituu.. Didepan pura² ngedengerin dia pura² senyum padahal hati sesek bgt, aku pun berpikir kalo aku jujur aku suka sama dia, gimana reaksinya? Waktu aku coba² bilang, "mi, gimana kalo gw suka sama lu ? " dia malah ketawa dan bilang "lu sama gua, anjirr kagak mungkinlah coeg! Eh tapi lu gak beneran suka sama gua kan?" disitu rasanya pengen nangiss kenceng bgt.. Tapi akhirnya aku bilang " ya bercaandaan kali!! Lu mah baper sih!!"
    Dari situ aku belajar buat ngelupain perasaan itu dengan cara aku pacaran sama orang lain, aku milih untuk gak bilang sama dia sama dia kalo aku suka, aku cinta sama dia, aku gak ngehancurin kebahagian dia karna tiap kali dia cerita tengtang si gebetannya itu dia itu keliatan girang, seneng bgt gituu.. Bilang aku pengecut cinta? Silahkan, aku munafik? Ya, sangat malah. Karna dengan cara itu aku bisa membuat persahabatan aku utuh..

    ReplyDelete
  21. Nama: Siti Nihlatul Fuadah
    Twitter: @Nihlafuadah09
    Domisili: Tangerang
    Link Share: https://twitter.com/Nihlafuadah09/status/853226599939833861

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk!

    Jawaban:

    Alhamdulillah sejauh ini, aku udah sempet ngerasain itu, tapi aku fikir itu hanya karena rasa yang kebawaa aja, karna keseringan bareng, keseringan dapet perhatiaan lebih dari dia jadi BAPER aja gitu menurut aku. Tapi, seiring berjalannya waktu aku bisa bedain qo mana rasa yang harus dipertahankan dan mana rasa yang harus hanya diabaikan biar gak ada yang tersakiti nanti kedepannya. Aku lebih sering tolak perasaaan yang aku punya, karna aku anggap itu hanyalah proses rasa buat jalan kedewasaan. Gak lebih!

    lebih sering malah, aku jadi objek yang disukai bukan menyukai, dan menurut aku diposisi yang ini yang lebih membingungkan. Dimana, kita harus milih, pertemanan atau terima perasaan si dia dan ujung-ujungnya diterima ataaupun nggak tetep aja pasti dia ngejauh. Direal life aku tuh kenyataannya gitu. Entah dari teman yang sekedar dekat karna satu eskul ataupun satu kelas malah temen satu chairmate juga sama aja. Jadi menurut sku kalau perasaaan boleh milih aku pilih suka duluan aja deh, toh aku masih bisa simpen tuh rasa dan teliti lagi baik buruknya. Dibanding si dia yang duluan punya rasa aku tuh gak sanggup gitu, mau jawab iya atau malah jadi pembatas antara hubungan aku sama si dia gitu.

    ReplyDelete
  22. Nama: Nurwahidah

    Twitter: @wawha_cuza

    Link share: https://twitter.com/wawha_Cuza/status/853275168164036608

    Domisili: Medan

    Jawaban:

    Pernah, dan rasanya campur aduk. Senang saat bareng dia, kangen saat nggak jumpa, cemburu pas lihat dia dekat sama yang lain dan nyesak saat nggak bisa bilang perasaan itu karena aku tahu dia cuma nganggap aku sahabatnya. Mungkin dia juga nganggap aku adik, karena aku lebih muda darinya. Yang jelas tidak ada cinta di natanya untukku.

    ReplyDelete
  23. Nama: mendra
    Alamat: padang
    Twiter: Mendra85370629
    Linkshare:
    https://mobile.twitter.com/Mendra85370629/status/853388257396047874
    Jatuh cinta sama sahabat?
    Aduh pernah banget, saran saya ni, bagi yang belum pernah, gak usah deh jatuh cinta ma sahabat,
    Soalnya rasanya jadi serba salah, mau diungkapin, takut salah, boro2 klo dterima, klo gak, kan bisa rusak tu persahatan, karna saling ngerasa ngak enak, gak di ungkapin jd penyakit d hati, rasanya sesak banget dada ni,..

    ReplyDelete
  24. Nama: Nurul Lathifah
    Twitter: @nurullathifah96
    Domisili: Sidoarjo
    Link Share: https://twitter.com/nurullathifah96/status/853434888397111296
    Jawaban: Aku ngga pernah jatuh cinta sama sahabat, karena emang ngga punya sahabat cowok hehehe. Padahal pengen banget punya banyak temen cowok yang deket, karena aku anak pertama dan pengen punya kakak cowok. Karena udah ngga mungkin kan aku punya kakak, jadi ya, paling engga punya impian punya temen cowok yang bisa ngelindungi, nemenin kemana-mana masih mungkin kan. Tapi sampe sekarang aku ngga punya sahabat cowok. Jadi, boro-boro jatuh cinta sama sahabat, punya sahabat cowok aja ngga kesampean :(

    ReplyDelete
  25. Nama : rizky tria
    Twitter : @Anaao98
    Domisili : Brebes, Jawa Tengah
    Link : https://twitter.com/Anaao98/status/853487053945712640

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk

    Adaaa~aku..aku
    Rasanya? Ya Tuhan, ini kayak lagunya shawn yang imagination. Rasa yang gak bisa di deskripsikan. Ada suka, sedih, kesel, greget, rindu, galau sendiri dan ujung-ujungnya ya terima saja.
    Jadi, aku sahabatan sama dia sudah cukup lama. Dan sekarang ketemu di satu tempat kerja. Otomatis berangkat-pulang bareng, ujan-ujanan bareng, makan bareng, ya pokoknya serba berdua lah. Dia nya peduli, baik, de el el. Kayak gitu dari awal aku kerja, siapa yang gak naksir? Oke, sejauh ini jangan dulu salahkan aku. Tolong jangan bilang kalau aku itu "ihh gampang baperan". Bukan, bukan begitu. Bukannya cewek akan menjatuhkan hatinya pada orang yang menurut hatinya membuat nyaman dan tenang?
    Nahhhh itu, itu tuhhh. Aku nyaman dan akhirnya aku suka. Memang, terlalu dini jika begini disebut cinta.
    Aku rasa teori persahabatan antara cowok-cewek pasti salah satunya ada yang kecantol itu ada benernya. Iya, karena aku ngerasain :3
    Sejauh ini dia belum tau. Bodo amat lah aku pendem sendiri rasanya.Karena aku memilih mencintai, sebab dengan mencintai itu artinya hanya "aku" yang tersakiti. Tak apa aku hanya memiliki raganya tapi tidak dengan hatinya. Dan sejauh ini aku juga sudah melahap perihnya cerita-cerita dia soal perempuan yang ada disekitarnya. Sakit? Tidak usah ditanya. Cinta memang sepaket dengan Luka. Iyakan?
    Mau tidak mau memang begitu resikonya. Makanya, jangan suka sama temen sendiri. Ibarat; apa-apa bareng tapi cintanya nggak bareng. Satunya cinta, yang satunya engga :'v
    Syukur sih kalau satunya cinta terus satunya membalas.

    sekali lagi, tak apa sekarang berteman. semua memang berawal dari teman. :'v

    ReplyDelete
  26. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Domisii: Aceh
    Link Share:
    https://twitter.com/Rinafiitri/status/853485849014554624
    Goodreads: Rina Fitri

    Nggak pernah jatuh cinta sama sahabat sendiri nih, jadi nggak tau gimana rasanya. Soalnya aku jarang berteman akrab dengan cowok. Tapi kalo aku tebak rasanya pasti nggak enak. Menyadari bergesernya rasa ke si sahabat pasti bakalan aneh banget, dan mungkin kita bakalan nyangkal awal-awalnya. Selanjutnya sih ya terserah si empunya perasaan mau nyatain atau enggak. Atau mungkin waktu yang mengambil alih, membuat mereka jadi bersama, bahkan dalam mahligai pernikahan. Kan banyak tuh sahabat jadi cinta atau sahabat tapi menikah. Kasusnya benar-benar ada di dunia nyata, bukan fiksi aja. So, who knows?

    ReplyDelete
  27. Nama: Cahyati Rizky H
    Akun twitter: @crhkiki
    Domisi: Jakarta
    Link share: https://instagram.com/p/BS0h1MFBA7F/ , https://twitter.com/crhkiki/status/852790618472370176
    Jawaban: aku blm pernah punya sahabat laki-laki, tapi kalo teman laki-laki ada. Jadi aku blm pernah ngerasain rasanya suka sama sahabat sendiri. Kalo suka sama teman laki-laki aja rasanya nano-nano, manis, asem, pahit, asin, rame rasanya, apalagi suka sama sahabat sendiri. Pasti rasanya selain nano-nano itu serba salah, mau jujur nanti bakal canggung kalo dianya ga ada rasa. Kalo ga jujur pasti ngerasain sakit hati setiap harinya walaupun pasti ngerasain seneng juga. Kayak judul film warkop dki, maju kena, mundur kena. Saat suka, sayang, ataupun cinta sama seseorang pasti akan sepaket dengan rasa sakitnya, yang bisa dilakukan orang yang sedang mengalaminya yaitu menikmati setiap rasa yang ia rasakan. Dan orang tersebut punya pilihan, take it or leave it.

    ReplyDelete
  28. Nama: Nurul Astri
    Akun Twitter: @nurulastrirmdn
    Domisili: Tangerang
    Link Share: https://twitter.com/nurulastrirmdn/status/853556284053872640
    Akun Goodreads: Nurul Astri

    Dulu aku punya temen cowok yang segrup sama aku, anggap aja namanya Aga. Nah, si Aga ini anak broken home, dia sering ceritain semua masalahnya di grup hampir setiap malam. Aku selalu dengerin ceritanya dan hampir semua anak grup itu juga sering kasih dia saran. Enggak tau kenapa, semenjak itu aku mulai ada rasa sama dia, sama Aga. Padahal dia belum tentu kenal aku (karena anggota grup kan banyak). Dia cuman pernah ngechat aku, itu pun sekali doang.

    Aku salut sama dia, dia baik, kelihatan penyayang banget. Meskipun aku belum ketemu langsung sih, tapi itu semua keliatan dari cara dia ngomong di sosmed, nggak yang kasar kayak anak cowok lain. Aku belum bisa bilang aku suka sama dia, tapi aku emang ada rasa sama dia. Rasa seneng ketika aku ngeliat nama dia muncul di grup, rasa khawatir kalau dia nggak kelihatan seharian, rasa sedih ketika ngedenger semua curhatannya... Aga mungkin bukan sahabatku, dan aku juga nggak tahu dia nganggep aku apa, tapi yang jelas, sama dia aku merasa dibutuhkan. Aku merasa menjadi sosok sahabat yang mendengar semua keluh kesahnya dan memberinya jalan keluar dari masalahnya. Aku sayang sama dia, entah hanya sebatas sahabat atau sebagai perempuan yang berharap pada lelakinya.

    ReplyDelete
  29. Nama : Kurota A'yuni
    Akun twitter : @Violemine18
    Domisili : Blitar, Jawa Timur
    Link Share : https://mobile.twitter.com/Violemine18/status/853587056974598144?p=v
    Jawaban :
    "Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?"
    -
    Jeng Jeng Jeng....
    Belum pernah ngrasain jatuh cinta sama sahabat sendiri. :D
    Jangan sampe' jatuh cinta sama sahabat sendiri. Soalnya sahabatku cewek semua. Gak ada yang cowok.
    So, aku gak bisa menjawab bagaimana rasanya jatuh cinta sama sahabat cowok. :D
    Sayang sekali, aku gak bisa share ceritanya. :(
    Kalo mau berandai-andai soal jatuh cinta sama sahabat sendiri, jatuhnya gak dapat feel cerita pengalamannya.

    ReplyDelete
  30. Nama : Amalia
    Akun Instagram : @ailamaa__
    Domisili : Ciamis, Jawa Barat
    Link share :https://www.instagram.com/p/BS0AoQpjddj/

    Jawaban ;
    "Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?"

    Gak pernah, soalnya aku tidak punya sahabat laki-laki. Kalo temen ada, sih tapi kan namanya juga temen, belum tau seluk beluk masing-masing alias belum begitu kenal, dan aku juga gak pernah jatuh cinta sama temen.. Kalo suka sih , yaa ada lahh.. Tapi kan ini yang ditanya nya jatuh cinta. Suka sama jatuh cinta beda, kan, ya? Suka mah merasa kagum aja πŸ˜‚ *oke maaf malah curhat*

    Walaupun gak pernah, tapi yang pastinya kalo sampai kealamin sama aki di jamin super duper canggunggg.., jelas lah siapa yang gak canggung? Ketemu dia setiap saat, dia tau semua tentang kita *ini pasti keliatan banget kalo ada yang berubah di kita* ngelakuin hal2 konyol udah jadi hal lumrah.. Pokoknya kalo naksir sahabat sendiri tuh Kita harus pandai2 ngontrol hati setiap kita deket sama doi *jangan sampai kedengeran deg-degan*

    Hal yang mungkin baka dirasain : nangis karena dia curhat suka sama cewek lain.. Dan kita harus pintar bersandiwara pura2 biasa aja didepan doi.
    Selanjutnya rasa takut. Jelalslah kalo suka sama sahabat sendiri, dan dia tau yang sebenernya, gawattt banget bisa2 doi malah ngejauh karna gak enak, yang tadinya deket dan lengket jadi saling ngejauh.. Takut kehilangan.
    Terakhir GEGANA. Yapss gelisah, galau, merana antar harus diungkapin apa enggak? Penuh risiko, jadi harus dipikirin dengan matang dan nyiapin hati dengan lapang dada untuk nerima berbagai kemungkinan.

    Jangan aneh kalo aku tau beberapa hal kayak gini, karena aku pernah baca dan nonton drakor yang ceritanya kayak gini..
    Apalahi di drakor, si ceweknya itu BENER-BENERRR CANGGUNG sama si cowoknya, dan yang bikin anehnya lahi dia malah coba ngehindar dari si cowok.. Yaa jelas lah si cowok curiga.. Dan pada akhirnya ketahuan juga kalo si cewek naksir si cowoknya:')

    ReplyDelete
  31. Nama: Alyani Shabrina
    Akun Twitter: @alyanishab
    Domisili: Semarang, Jawa Tengah
    link share: https://twitter.com/alyanishab/status/853818921316532224
    link share: https://www.instagram.com/p/BS-Kh5DjGuT/?taken-by=alyanishha&hl=en
    akun goodreads: Alyani Shabrina
    Jawaban: Pernah! 3 tahun yang lalu, bisa dibilang itu jatuh cinta pada pandangan pertama, tapi takdir berkata lain bukannya, pkdt, malah jadi sahabatan! -.- Rasanya aneh ketika sebenarnya kita punya perasaan lebih tapi dia nggak tahu, harus nahan sakit juga ketika dia cerita soal gebetannya. Akhirnya karena udah nggak tahan aku jujur bilang perasaanku ke dia dan sejak saat itu malah jadi canggung. jadi aku berusaha mulai saat itu kalau aku punya sahabat cowok aku nggak akan mau punya rasa suka lebih, karena itu bakal berpengaruh sama persahabatan yang udah susah-susah dibangun. hehe.

    ReplyDelete
  32. Nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    domisili: surakarta
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/853821325147742208

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya?

    Enggak pernah sih, soalnya keempat sahabatku cewek semua. Dan aku masih suka cowok πŸ˜‹πŸ˜‹
    Tapi kalo naksir dan suka sama temen sekelas sih pernah. Rasanya pingin deket dia terus, pingin ngobrol dan bercanda sama dia. Tapi kadang bingung kalo suruh cari topik pembicaraan. Hehehe πŸ˜„πŸ˜„
    Tapi susahnya gimana jaga keadaan, biar enggak ada yang tahu kalo aku suka dia. Bisa-bisa di cie-ciein, maklum naksirnya dulu waktu masih sma. Hehe πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
  33. Nama:nadia nazwa mohamad
    Akun instagram:@nadianzwa
    Domisili:gorontalo
    Link share:http://www.instagram.com/p/BS0AoQpjddj/

    Pertanyaan:ada yang pernah jatuh cinta sama saabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya

    Jawabnnya:iya pernah rasanya aneh,campur aduk ada rasa binggung,sedih,galau dan benci terhadap perasaan itu sendiri,ya bayangin aja gimana saat lo suka sama seorang cowok tapi teenyata dia sahahabat lo sendiri yang udah sama sama bareng lo dari kecil,dan lo harus jatuh cinta sama dia?
    Pokoknya aneh deh kamu bayangin persahabatan yang udah kamu jalanin selama ini hancur cuma gara gara salah satunya memendam rasa,paling bagus lo suka sama sahabat lo dan dia juga suka sama lo! Tapi kalau dia ngak suka gimana? Jelaslah dia mulai ngehindarin lo karena dia ngak mau terluka terhadap kenyataan bahwa dia tidak punya rasa apa apa sama lo. Sakit sih di jauhin sahabat sendiri,tapi mau apalagi ini konsekuensi yang kita dapat. Tapi kenapa sih hati itu tak pernah berhenti untuk merasakan cinta? Mungkin udah takdir allah kali ya,karena setiap manusia mempunyai rasa suka satu sama lain terhadap lawan jenis,yah mungkin karena rasa cinta kita mulai merasa canggung bertemu dengan sahabat kita,salah tingkah ketika bertemu ,rindu ketika tak berjumpa dan sakit ketika kita tahu bahwa dia cinta orang lain bukan kita nyesek banget kali nahan rasa sakit itu,jadi yang belum pernah jatuh cinta sama sahabat sendiri gua saranin jgn pernah jatuh cinta sama ya sakit banget tau!!!

    ReplyDelete
  34. Nama:nadia nazwa mohamad
    Akun instagram:@nadianzwa
    Domisili:gorontalo
    Link share:http://www.instagram.com/p/BS0AoQpjddj/

    Pertanyaan:ada yang pernah jatuh cinta sama saabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya

    Jawabnnya:iya pernah rasanya aneh,campur aduk ada rasa binggung,sedih,galau dan benci terhadap perasaan itu sendiri,ya bayangin aja gimana saat lo suka sama seorang cowok tapi teenyata dia sahahabat lo sendiri yang udah sama sama bareng lo dari kecil,dan lo harus jatuh cinta sama dia?
    Pokoknya aneh deh kamu bayangin persahabatan yang udah kamu jalanin selama ini hancur cuma gara gara salah satunya memendam rasa,paling bagus lo suka sama sahabat lo dan dia juga suka sama lo! Tapi kalau dia ngak suka gimana? Jelaslah dia mulai ngehindarin lo karena dia ngak mau terluka terhadap kenyataan bahwa dia tidak punya rasa apa apa sama lo. Sakit sih di jauhin sahabat sendiri,tapi mau apalagi ini konsekuensi yang kita dapat. Tapi kenapa sih hati itu tak pernah berhenti untuk merasakan cinta? Mungkin udah takdir allah kali ya,karena setiap manusia mempunyai rasa suka satu sama lain terhadap lawan jenis,yah mungkin karena rasa cinta kita mulai merasa canggung bertemu dengan sahabat kita,salah tingkah ketika bertemu ,rindu ketika tak berjumpa dan sakit ketika kita tahu bahwa dia cinta orang lain bukan kita nyesek banget kali nahan rasa sakit itu,jadi yang belum pernah jatuh cinta sama sahabat sendiri gua saranin jgn pernah jatuh cinta sama ya sakit banget tau!!!

    ReplyDelete
  35. Anonymous14:01

    Nama: Hanaa Fauziyyah
    Twitter: @hanaafzyha
    Domisili: Bandung
    Link share: https://mobile.twitter.com/hanaafzyha/status/853856680106311680?p=v

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya
    sendiri? Kayak apa sih rasanya?

    Jawaban: Sebenernya aku masih nggak tau, yg aku rasain itu masih sekedar suka biasa atau udah masuk ke tahap yg namanya cinta.
    Tapi setiap dapet notif dari si 'dia', aku tuh suka kayak yg heboh sendiri. Langsung senyum-senyum sendiri. Tangan suka jadi gemeter juga kalau bales pesan si 'dia'. Emang cheesy sih tapi emang itu yg aku rasain.
    Mau bilang suka juga bakalan aneh, kalau si 'dia' juga suka ya syukur, nah kalau nggak suka? Yg ada malah jadi ngejauh karena bakalan ngerasa risih. Jadi cuma bisa diem aja.
    Nikmatin gimana rasanya jantung yg deg-degan kalau deket sama 'dia', atau kalau dapet notif dari 'dia'. Maunya sih mulai ilangin rasa ke 'dia' dan bersikap biasa aja, tapi begitu lagi-lagi dapet notif dari 'dia', gagal semuanya. Deg-degan lagi, mulai berharap lagi.
    Intinya sih lebih enak suka atau ngerasain jatuh cinta sama orang yg nggak deket sama kita. Jadi kita bisa sama-sama kenalan dulu, nggak ada yg namanya friendzone.

    ReplyDelete
  36. Nama: Hanaa Fauziyyah
    Twitter: @hanaafzyha
    Domisili: Bandung
    Link share: https://mobile.twitter.com/hanaafzyha/status/853856680106311680?p=v

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya
    sendiri? Kayak apa sih rasanya?

    Jawaban: Sebenernya aku masih nggak tau, yg aku rasain itu masih sekedar suka biasa atau udah masuk ke tahap yg namanya cinta.
    Tapi setiap dapet notif dari si 'dia', aku tuh suka kayak yg heboh sendiri. Langsung senyum-senyum sendiri. Tangan suka jadi gemeter juga kalau bales pesan si 'dia'. Emang cheesy sih tapi emang itu yg aku rasain.
    Mau bilang suka juga bakalan aneh, kalau si 'dia' juga suka ya syukur, nah kalau nggak suka? Yg ada malah jadi ngejauh karena bakalan ngerasa risih. Jadi cuma bisa diem aja.
    Nikmatin gimana rasanya jantung yg deg-degan kalau deket sama 'dia', atau kalau dapet notif dari 'dia'. Maunya sih mulai ilangin rasa ke 'dia' dan bersikap biasa aja, tapi begitu lagi-lagi dapet notif dari 'dia', gagal semuanya. Deg-degan lagi, mulai berharap lagi.
    Intinya sih lebih enak suka atau ngerasain jatuh cinta sama orang yg nggak deket sama kita. Jadi kita bisa sama-sama kenalan dulu, nggak ada yg namanya friendzone.

    ReplyDelete
  37. Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Domisili: Serang
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/853864064346243072
    Goodreads: @nunaalia

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk.

    Kalau jatuh cinta sama sahabat belum pernah, karena ngak punya sahabat cowok. Tapi kalau sama teman cowok yang lumayan dekat karena satu kelas, teman belajar, atau satu aktifitas, pernah. Rasanya nano-nano deh. Senang campur dag dig dug der deh kalau ada di dekat dia, bisa ngobrol, atau bercanda bareng. Mata tuh udah kayak radar yang selalu mencari keberadaan dia. Dan selalu terbersit rasa kecewa, sebal, dan sedih sendiri kalau dia akrab sama cewek lain. Tapi semuanya cuma bisa dipendam sendiri. Yah, dinikmatin aja deh rasa senang dan juga sakitnya, karena itu sudah jadi resiko jatuh cinta.

    ReplyDelete
  38. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    domisili: Sidoarjo
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/853940598654476289
    goodreads: Kiki Ryeo

    ada dan pernah...
    duh ngomongin kata cinta yang diikuti kata sahabat setelahnya itu nyesek banget.
    gimana enggak, dekat pada raga tapi jauh dalam jiwa.
    jatuh cinta sama sahabat sendiri itu serba salah.
    mau ngungkapin rasa tapi takut berakhir menjadi canggung. gak diungkapin sakit sendiri kalo dipendam.
    mencintai sahabat itu adalah ketidak harusan yg sangat menyakitkan.
    namanya juga akibat daripada sebab. berani mencintai harus berani jatuh dan terlukai..
    iya kalau si sahabat punya perasaan yg sama, nah kalau tidak? canggung deh, bisa berakibat pada tali persahabatan yg rentan putus.

    ReplyDelete
  39. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Domisili : Purwakarta
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/853536423009370114?p=v
    Akun Goodreads : Humaira

    Ada yang pernah jatuh cinta sama
    sahabatnya sendiri? Kayak apa sih
    rasanya?


    Sahabatku cewek semua kaa. Tapi aku pernah jatuh cinta sama seseorang yang sahabatku suka dan dia minta comblangin dia sama cowok itu ke aku. Sahabatku dan aku berbeda kelas, sedangkan cowok yang disukai sahabatku satu kelas denganku. Niat mau nyomblangin malah jatuh cinta sendiri sama si target, aku jadi ngerasa udah ngekhianatin tali persahabatan kami. Aku jadi malu buat ketemu sahabat sendiri, meski ga ada yang tau perasaan ini kecuali Allah dan diri aku sendiri. Demi tali persahabatan, aku memendam perasaan yang aku miliki, berharap perlahan-lahan perasaan itu tertutupi bahkan mati. Meski aku yakin itu akan susah dan membutuhkan waktu yang lama, dan pada akhirnya aku gagal untuk nyomblangin sahabatku sama cowok itu. Di satu sisi aku ga mau perasaan ini malah semakin besar dan aku ga bisa merelakan cowok itu bersama sahabatku karena kedekatan kami yang semakin rutin, juga karena aku takut untuk melukai hati sendiri terlalu dalam. Walaupun tak ada satu pun dari kami yang bersama cowok itu pada akhirnya, aku bersyukur karena tali persahabatanku masih terjalin erat.

    ReplyDelete
  40. Nama: Lina Ernawati
    Twitter: @Linaernaw
    Domisili: Tangerang
    Link share:
    https://twitter.com/Linaernaw/status/853968149141520389
    Akun Goodreads: goodreads.com/Linaern

    Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Kayak apa sih rasanya? Share yuk

    Saya pernah kak, kejadiannya sih sekitar kelas 2 smk. Rasaya kayak apa ya? Kayak mau ngambil mangga, tapi pohon mangganya tinggi. Mau berjuang buat ngambil mangganya, tapi nggak berani karena takut jatuh dan sakit. Nah itulah yang saya Rasakan saat itu kak.

    Saya sama dia ini sangat dekat, bahkan kami berdua seringkali pergi bersama diluar sekolah. Saya nggak tahu bagaimana perasaan dia, dan dia pun nggak tau bagaimana perasaan saya.

    Ketemu sama dia tuh bisa jadi hal yang luar biasa membahagiakan buat saya, meskipun saya sama dia cuma ngobrol seperti biasa.

    Diajak jalan sama dia memang sudah biasa bagi saya, tapi hati saya tetap saja berbunga-bunga. Ya namanya orang jatuh cinta, digituin aja berbunga-bunga.

    Ada juga perasaan sesak ketika saya tahu kalau dia justru sedang dekat dengan teman sekelas, sedangkan saya masih tetap berharap dan tidak berani mengungkapkan perasaan.

    Jatuh cinta dengan sahabat sendiri juga membuat saya lebih tabah, perasaan suka saya simpan di dada. dan saya akan membiarkan waktu yang menjawab semuanya.

    ReplyDelete
  41. Resti Dahlan21:12

    Nama: Resti Pradini Dahlan
    Twitter: RestiDahlan
    Domisili: Surabaya
    Link share: https://twitter.com/RestiDahlan/status/853966994768486401
    Akun Goodreads: Resti Dahlan

    Pertanyaan:
    1. Ada yang pernah jatuh cinta sama sahabatnya sendiri? Pernah!
    2. Gimana sih rasanya? Ruwet :""
    Friendzone terasa neraka karena sahabatku--termasuk cowok-cowok lain sejenis Dipta--hobi banget tarik-ulur. Rasanya kayak HTS. Saling suka, tapi nggak ada confession. Giliran kita-kita yang cewek tertarik sama cowok lain, si dia (termasuk dalam kasusku) malah protes. Lah terus gimana dong maunya?

    Akhirnya aku dapat kesimpulan kalau jatuh cinta dengan sahabat itu butuh kejelasan secepatnya. Kalau iya, iya. Kalau enggak, enggak. Kalau iya status hubungan naik level, kalau enggak ya semoga bisa terselamatkan dengan tetep jadi sahabat.

    Karena jatuh cinta dengan sahabat itu bukan multiple choice yang pilihannya banyak dan membingungkan. Atau essay yang nuntut minimal jumlah kata. Jatuh cinta dengan sahabat itu True/False. Cuma boleh pilih satu. Setegas mungkin. Semantap mungkin.

    Karena kurasa persahabatan kami terlalu precious buat dituker dengan status friendzone atau HTS. Meskipun awalnya menyakitkan saat kami memutuskan tetap jadi sahabat, tapi hingga kini aku masih bersyukur atas pilihan kami ^^

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...