Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

2 April 2017

Live your life with Sabaa Tahir





Holaaa...

Setelah kemarin kita Bernostalgia bareng Winna Efendi, and now it's time for Live your life with Sabaa Tahir.

Udah kenal belum nih sama kak Sabaa? Udah tau kan buku karya kak Sabaa? Yang belum kenalan, kenalan dulu yuk sama kak Sabaa. Buat yang udah kenal, akan lebih mengenal dan jatuh cinta dengan karya-karyanya.. Ho.. ho.. ho..
  
Oke, simak yuk acara Bincang Santai bareng kak Sabaa..

What is your basic and first idea on writing An Ember in the Ashes?

As a child growing up in the desert, I was picked on and often felt like an outsider in my isolated home town. This made me feel both voiceless and powerless. My primary solace was reading, and my favorite books to read were fantasy novels.

Eventually, I found my voice through writing. When I decided to write a novel, my childhood inspired me: I knew that the book would be a fantasy because I’d always loved fantasy novels. And I knew that the characters would be people who, like my younger self,  felt uniquely voiceless. But unlike my younger self, these characters would speak out and fight back.

Sebagai seorang anak yang tumbuh di daerah gurun, aku selalu diganggu dan sering merasa seperti ‘orang luar’ di daerah asalku yang terpencil. Ini membuatku merasa tak memiliki suara dan tak berdaya. Penghiburan utama bagiku adalah membaca, dan buku-buku favoritku adalah novel fantasi.

Akhirnya, aku menemukan suara melalui tulisan. Ketika aku memutuskan untuk menulis sebuah novel, masa kecil itu menjadi inspirasi bagiku: Aku tahu bahwa buku itu akan menjadi sebuah novel fantasi karena aku selalu menyukai fantasi. Dan aku tahu bahwa karakternya akan menjadi orang-orang yang, seperti diri saya dulu, merasa tak memiliki suara, dan unik. Tapi tidak seperti diriku , karakter ini akan berbicara dan melawan..

***
Gimana bincang santai Peek A Book bareng kak Sabaa? Asyik kan? Seru banget kan? Jadi, tambah bikin nggak sabar menanti karya selanjutnya, lagi dan lagi.
Makasih banyak, kak Sabaa, sudah bersedia menjawab pertanyaan dari Peek A Book. Senang sekali bisa berkenalan dengan kak Sabaa. This is the first time I interviewed a famous writer from abroad. Very happy.

Terima kasih banyak kepada Penerbit Spring yang sudah memberikanku kesempatan untuk bisa bertanya kepada kak Sabaa Tahir. Berhubung kak Sabaa memiliki jadwal yang begitu padat, jadi, host blogtour hanya bisa memberikan satu pertanyaan saja untuk kak Sabaa jawab. Penasaran dengan ide dasar dari penulisan An Ember In The Ashes, jadi aku menanyakan pertanyaan tersebut sama kak Sabaa. Semoga pertanyaanku dan teman-teman host lainnya mewakili pertanyaan kalian semua yaa.

***
Tentang Sabaa :

Sabaa Tahir lahir di London, tetapi dibesarkan di Gurun Mojave California, di motel keluarganya yang memiliki delapan belas kamar. Setelah lulus dari UCLA, Sabaa menjadi editor di sebuah surat kabar dan menulis An Ember In The Ashes di sela-sela sif malamnya. Saat ini Sabaa tinggal di San Fransisco Bay Area bersama keluarganya.

Ingin mengenal Sabaa lebih dekat? 



Atau follow Sabaa di twitter @SabaaTahir

3 comments:

  1. Aaaa keren banget jawaban Kak Sabaa, aku juga prcinta fantasi meskipun belum coba bikin kisah fantasi. Susah juga memulai latar belakangnya...
    "Penghiburan utama bagiku adalah membaca." setuju❤
    "Karakter ini akan berbicara dan melawan..." → entah kenapa merinding bacanya๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

    ReplyDelete
  2. Kak Sabaa pinter mengatur waktu ya, salut bgt deh.. padahal editor itu sibuk banget tapi bisa menyempatkan buat nulis buku di waktu yg sempit.. Aku jadi terinspirasi nih.. ๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  3. Dilihat dari latar belakang buku ini juga mirip sama pengalaman Kak Sabaa yang pernah tinggal di gurun. Menjadikan menulis sebagai pelampiasan, positif banget ya. sungguh menginspirasi.

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...