Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

13 June 2017

Sweet And Sour - Chintya Ildah | Blog Tour, Giveaway




35152168Judul : Sweet and Sour
Penulis : Chintya Ildah
Penerbit : Anak Hebat Indonesia
ISBN : 978-602-63807-3-9


And the blurb..

Satu sekolah gempar ketika beredar kabar Alvaro yang merupakan the most wanted guy di sekolah telah berpacaran. Bagaimana tidak? Casanova yang satu ini dikenal tidak pernah dikabarkan memiliki pacar, deket sama perempuan saja dia anti, selama ini malah semua perempuan yang menyatakan cinta padanya namun pasti akan langsung ditolak oleh Alvaro. Belum lagi ternyata Alvaro lah yang mengejar-ngejar gadis itu. Kisah mereka diwarnai dengan bumbu asam manis konflik, cinta dan persahabatan.

"Lo pacar gue, semua orang di sekolah juga sudah tau kalau lo udah jadi pacar gue." 
-Alvaro Delvan Ferdinand-

"Gue bukan pacar lo!"
-Keira Adeeva Pranata-
  
Here we go..

Sweet and Sour menceritakan tentang kehidupan seorang Keira dan Alvaro. Keira dan Alvaro merupakan murid SMA. Pertemuan pertama mereka adalah saat Keira ingin bunuh diri dengan pisau di sebuah dermaga yang sepi. Untungnya, rencana Keira gagal total, karena ada Alvaro disana dan ternyata Alvaro membenci bau darah. Tentu saja Keira akhirnya mengurungkan niatnya. Niat Keira bunuh diri ini dipicu akan trauma masa lalunya. Bukan hanya sekali ini saja, Keira mencoba bunuh diri. Sudah berulang kali, dan penyebabnya adalah ayahnya sendiri. Namun, semenjak dia bertemu dengan Alvaro, Keira sudah tak pernah mengalami yang namanya mimpi buruk.

Tak lama kemudian, mimpi buruk itu datang kembali kepada Keira. Karena kakaknya, Kevin, mengajak Keira untuk datang menjenguk ayahnya di penjara. Entah kenapa, Keira belum bisa memaafkan kesalahan yang sudah dibuat ayahnya.

Alvaro merupakan siswa yang terkenal dingin kepada cewek-cewek di sekolahnya. Tapi, ternyata tiba-tiba Alvaro yang terkenal dingin, mendekati seorang cewek, dia adalah Keira. Mungkin menurut orang-orang, baru kali ini Alvaro mendekati cewek dalam sekali penglihatan. Padahal, Alvaro sudah lama mengamati Keira jauh sebelum bertemu di dermaga. Keira kemudian belajar untuk menerima banyak keirian dari teman-temannya di sekolah. Karena tiba-tiba Aldo, salah satu cowok keren di sekolahnya juga mendekati Keira. Dan usut punya usut, ternyata Alvaro dan Aldo itu musuh bebuyutan. Alvaro sempat kesal saat Aldo ikut mendekati Keira.

Sikap Alvaro dan teman-temannya benar-benar kocak. Alvaro memang cuek, tapi dia bisa berubah menjadi orang yang perhatian jika bersama Keira. Alvaro bisa menerima Keira apa adanya, yang nota bene Keira adalah anak seorang pembunuh yang pastinya akan dijauhi orang-orang. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Penasaran? Jangan lupa buat beli dan baca bukunya yaaa. Ada di toko buku terdekat lho.

Pertama kalinya aku membaca karya Chintya Ildah. Belum pernah membaca karya penulis ini di akun wattpadnya. Sebenarnya sih ini alasannya karena akhir-akhir ini, udah jarang banget nyari cerita di wattpad. Jadi, yang muncul di beranda aja yang dibaca.

Aku senang dengan covernya. Menggambarkan cerita Sweet and Sour ini. Ilustrasinya keren banget, aku jatuh cinta banget. Itu kira-kira covernya boleh dimakan nggak? Eh kan puasa kan yaa? Ya buat buka puasa nanti juga boleh gitu. Ahay! Novel ini khas remaja banget. Tentang kisah cinta anak SMA. Alurnya asyik banget, bikin nggak sadar diri kalau udah selesai aja baca bukunya. Penulisnya mampu membuat rasa penasaran pembacanya. Dan dibuat penasarannya dengan interaksi Alvaro sama Keira ditambah ada Aldo juga.

Walaupun ada beberapa typo yang membuat ekspektasiku terhadap kalimat tersebut menjadi berbeda dengan yang dimaksudkan, tapi aku benar-benar menyukai kisah di buku ini. Kisah yang komplit karena ada banyak emosi yang bermain di dalamnya. Perjuangan dari seorang Keira dalam berdamai dengan masa lalunya dan juga memaafkan. Rekomen banget buat kamu yang suka dengan kisah romance.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa..

 

=== GIVEAWAY TIME ===


Kalian mau mendapatkan 1 novel Sweet and Sour karya Chintya Ildah yang diterbitkan Anak Hebat Indonesia? Caranya gampang banget lhooo :

1.   Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2.   Follow blog ini via Google atau follow fanpage Peek A Book juga boleh
3.   Follow akun sosmed di bawah ini (boleh pilih salah satu)
- twitter @penerbitAHI dan @princessashr
- instagram @anakhebat_buku, @chintyaildah, @tourianpeekybook dan @peekthebook
4.   Share info giveaway ini di twitter atau instagram kamu yaa
- twitter : sertakan link blogspot ini, mention @penerbitAHI dan @princessashr, sertakan hashtag #OBSweetAndSour
- instagram : repost/reshare/regram banner blogtour ini beserta caption yang ada di akun @peekthebook, sertakan hashtag #OBSweetAndSour
5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar dengan menyertakan Nama, akun twitter/instagram, domisili, link share, akun goodreads (jika punya), dan jawabanmu yaa..

Kalau kamu lagi putus asa, apa yang biasanya kamu lakukan?
(Yang mau curhat dipersilahkan)

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 13 - 17 Juni 2017 hingga jam 24.00 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan 1 - 2 hari dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

19 comments:

  1. nama: devira belin
    twitter: @virscnd
    domisili: semarang-jateng
    link share: https://twitter.com/Virscnd/status/874543670409576448
    jawaban:
    yg aku lakukan adalah diam sejenak untuk berpikir. mengingat-ingat perjuangan yg telah aku lakukan apa saja. apa alasan ku putus asa lebih besar dari perjuanganku? jika iya aku menyerah, karena sudah tidak ada yg bisa diusahakan. tapi jika tidak, aku akan lebih berusaha lagi semaksimal mungkin, dengan cara membangkitkan diriku yg hampir putus asa dengan semua hal yg sudah aku lewati, jasa org yg menyemangatiku, karena dengan hal itu sebagai pemicuku sehingga sangat takut untuk gagal hingga mengecewakan semuanya

    ReplyDelete
  2. Nama : Fifi Widya Rafida
    Twitter : @fifi_widyaaa
    Instagram : fifiwidyaaa
    Domisili : Surakarta
    Link share : https://twitter.com/fifi_widyaaa/status/874561490925178880
    Jawaban :

    Kalo aku putus asa biasanya aku ngelakuin hal2 yg buat mood aku balik dan lupain masalahku. Setelah mood ku agak baik baru deh aku pikirkan lagi masalahku, hal apa yg buat aku jdi putus asa dan yg pasti disaat lagi mikir kaya gitu aku biasany lgsg inget sma Allah, lgsg inget kata2 guru aku klo agama Islam gk mengajarkan utk putus asa, kita harus pantang menyerah dan gk boleh putus asa. Aku sllu camkan kata2 itu, dan nnti biasany aku akan mencoba ikhlas thd masalah yg sedang aku alami. Dan yg paling penting hal yg sllu aku lakukan ketika putus asa adalah memperbanyak istighfar dan berdoa kpd Allah utk mengembalikan semangatku lagi. Dan aku akan mencoba melupakan hal yg bikin aku putus asa dgn hal2 yg positif spt membaca novel, atau yg lainnya

    ReplyDelete
  3. Nama: Insan Gumelar Ciptaning Gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    domisili: Surakarta
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/874703304680284165

    Kalau kamu lagi putus asa, apa yang biasanya kamu lakukan?
    (Yang mau curhat dipersilahkan)

    Kalo aku lagi putus asa biasanya aku nonton ulang anime Naruto bagian perang dunia ke 4. Kenapa? Karena sejak dulu yang bikin aku jatuh cinta sama anime itu karena isinya yang banyak motivasinya. Mungkin banyak orang yang ngilihat itu hanya sekedar anime. Tapi sebenarnya banyak pesan moral di dalamnya. Nah, salah satunya adalah pantang menyerah. Termasuk pantang menyerah waktu tarung dengan musuh utama di perang dunia shinobi ke 4. Gimana mereka tetep berjuang walaupun udah ditaraf paling bawah dan musuh masih berkekuatan prima.

    Sama, kayak aku yang lagi putus asa karena suatu hal. Aku akan kembali berpikir, apa aja yang sudah aku lakuin selama ini untuk hal itu. Dan kalau aku nyerah sekarang, yang kemarin itu buat apa? Sama-sama nyerah kenapa enggak dari awal aja. Kadang kita enggak tahu kalo berliannya akan terlihat kalo kita menggali sekali lagi. Satu galian lagi. Tapi kita terlanjur menyerah.

    Aneh sih memang. Tapi, ya gitu. Cara aku buat kembaliin rasa percaya diriku, menghapus rasa putus asaku ya dengan nonton-nonton anime-anime gitu. Mengambil kata-kata mutiaranya. Menerapkan ke diriku sendiri. Seolah-olah mereka itu nyata bukan hanya sekedar fiksi belakang.

    Bahwa tidak ada yang memalukan dari jatuh, tapi kalau tidak bangkit lagi itu yang memalukan. Aku dapat kalimat itu di anime Kurobas waktu salah satu tokohnya sudah enggak punya kesempatan menang lagi, tapi tetep berjuang.

    Biasanya sih. Setelah beberapa episode dari beberapa anime aku tonton, rasa putus asa itu mudar. Ada rasa semangat lagi bahwa apa yang aku lakukan itu pasti berhasil. Lagi pula, aku sejak kecil enggak pernah dikenalkan dengan kata putus asa dan menyerah. Aku lebih dikenalkan dengan ambisi. Tujuan. Hehehe πŸ˜„πŸ˜„ Optimis jauh lebih baik dari pada pesimis. Ambisi lebih baik dari pada menyerah dan putus asa.

    ReplyDelete
  4. Nama : Maghfirah Soleman
    Facebok : Maghfirah Soleman
    Twitter : @Mfirah_
    Instagram : firahsoleman
    Domisili : Manado
    Link share : https://twitter.com/Mfirah_/status/874792341277556736

    Jawaban:
    kalau putus asa, gue selalu ingat orang tua dan keluarga gue. gue keinget semua support mereka ke gue, dan kalo gue putus asa dan gagal pasti mereka bakal sedih dan kecewa. yang gue inget itu almarhum kedua kakek gue, gue selalu inget kasih sayang dan pelajaran yang mereka kasih ke gue, dan pasti mereka disana gak mau liat gue putus asa, jadi mereka tuh kayak pendorong gue untuk bangkit dari keputus asaan gue. gue juga sering inget kata mama, 'nak, jadilah orang yang cerdas! biarlah orang-orang yang mencaci maki aku dan papamu, tapi kau tidak boleh bernasib sama seperti kami! kau harus jadi orang yang sukses!', dan setelah itu, gue kayak bikin janji gitu kalau suatu saat gue bakalan angkat harga diri dan martabat orang tua gue yang udah orang-orang injak. jadi kalau keinget janji itu, gue kayak ngerasa gue harus bangkit dari putus asa.

    ReplyDelete
  5. Nama: Sandra Hamidah
    Twitter: @Sandra_artsense
    Email: sandra.artsense@gmail.com
    Domisili:Bandung
    Link share: https://mobile.twitter.com/Sandra_artsense/status/874838793261637633

    Kalo putus ya? Jujur aku engga punya mantan kak, satu-satunya mantan pacar adalah suami ku sekarang hihi tapi dulu pas pacaran pernah putus cuma sehari ya dan galaunya itu loh jaman FB masih alay, dengerin lagu sedih nya Mba Adele haha duh malu kalau inget, yang pasti pengen balikan lagi deh karena setiap orang engga ada yg sempurna kan yah haha.

    ReplyDelete
  6. Nama : Nabila Elmaila Winata
    Akun Twitter : @nabilaelmaila
    Domisili : Sidoarjo - Jawa Timur
    Link Share : https://twitter.com/nabilaelmaila/status/874845935607713793
    Akun goodreads : -

    Apa yang aku lakukan ketika aku putus asa ?

    Hmm, semua orang pasti ada masa down ya kak, termasuk aku. Jadi kalo aku putus asa, aku mengingat Allah SWT. Kaya pas nenek aku meninggal, itu aku merasa ada di titik terendah bahkan sempet putus asa *Astaghfirlullahaladzim. Aku nangis kejer nggak berhenti berhenti, aku meratap, nggak nafsu makan juga waktu itu. Soalnya nenek aku itu orang yang paling deket sama aku, bahkan aku lebih deket sama nenek daripada sama mama. Aku juga selalu curhat apapun sama nenek, dan nenek itu orangnya nggak pernah ngejudge, dia selalu melihat sesuatu dari sudut pandang orang ketiga, jadinya netral.

    Nenek aku selalu memberikan nasihat tanpa ada kesan menggurui,bikin aku nyaman banget curhat sama nenek. Nenek juga panutan aku disegala hal, ibadahnya, sifatnya, sikapnya, pokoknya semua hal yang ada di nenek aku itu positif dan patut dijadikan contoh. Nenek aku itu orang terkuat yang pernah aku kenal, bahkan diakhir hayatnya beliau ndak pernah meninggalkan sholat, walaupun koma, nenek aku selau menunaikan sholat 5 waktu. Nenek aku juga istiqomah sama semua ibadah sunnahnya yang bikin aku pengen banget niru nenek.

    Kehilangan nenek aku waktu itu kayak pukulan banget dihati aku, aku ngerasa kayak kebahagiaan aku dicabut paksa sama Allah. Tapi mamaku waktu itu bilang kalo aku harus ikhlas, ingat Allah, pasrahkan diri sama Allah, ini semua yang terbaik bagi semua. Mamaku juga bilang kalo aku terus meratap, malah nenek aku yang susah di alam kubur. Dan itu jlebb banget aku ngerasanya. Aku istighfar sebanyak banyaknya, soalnya aku udah berburuk sangka bahkan menyalahkan Allah atas hal itu. Aku langsung sholat minta ampun sambil nangis kejer,berdoa juga buat nenek aku biar dimudahkan dan tidak mengalami siksa kubur. Semenjak itu aku mencoba ikhlas, dan alhamdulillah atas izin Allah aku udah ikhlas sampai sekarang, walaupun kalo kadang keinget suka masih nangis tapi aku langsung istighfar. Aku juga selalu doain nenekku disetiap sholat.

    Hal ini juga jadi pelajaran berharga buat aku, tiap aku stress terus putus asa dalam hal apapun aku selalu mencoba ingat Allah. InshaaAllah kalo kita selalu ingat Allah, pasti semua masalah akan diringankan ☺.

    ReplyDelete
  7. nama: Mariatul Rahmi
    akun twitter: @mrtlrhmi_
    domisili: Barabai, Kalimantan Selatan
    link share: mobile.twitter.com/mrtlrhmi_/status/874844360420073472?p=v

    Putus asa? Jujur, aku kalau putus asa rasanya dunia ini redup seakan-akan cuma aku seorang yang mengalami kesedihan dan kegagalan. Apapun yang dilakukan tetap saja sedih, malahan nangis kalau sendiri dan bilang "kenapa ya Allah gini-gini-gini.....bla....bla...". Seribu qoute gak mempan kalau gak ada action. Jujur, nyemangatin org yg putus asa gampang bgt, tapi kalau kita diposisi itu yahh sulit juga. Yang aku lakukan sekarang kalau putus asa adalah menyibukkan diri kembali dgn hal positif, seperti kumpul bareng teman atau keluarga, baca buku non-fiksi kenapa? Aku milih buku itu karena kalau aku baca novel terus baper jadi tambah down juga, makan pedas kenapa? Biasanya kalau putus asa cenderung diam, makanya aku milih makan pedas *dalambatasnormalsajakok*, jadi luapan kesedihan terkeluarkan lewat keringat kepedesan*ygbermasalahdgnlambungjgncoba*, ngaji dan curhat sama Allah SWT. bakalan langsung plong, hati jadi tenang adem damai. Melupakan keputus asaan kita dgn kesibukan baru, biasa kalau kita menyendiri bakalan makin down. Aku yakin dgn garis kegagalan dan kesuksesan itu sangat tipis jadi teruskan meskipun gagal lagi, aku berpikir ini latihan mental buat kita berpikir keras, cepat, kreatif, inovatif dan cerdas. Org gagal di dunia ini bukan cuma aku, jadi bangkit dan lihat org-org yg sukses diluar sana mereka juga pernah gagal, apakah kamu mau hanya jadi penghayal mimpi tanpa merealisasikannya, maukah kamu sedih sepanjang hidup dan menyesal, kemudian berkata kenapa dulu aku gak coba aja lagi?? Ini adalah kata kata motivasi untuk diriku ketika down. Tahun ini memang tahun dimana aku byk down*hehe

    ReplyDelete
  8. Nama : Hidayah Nuril Phasa
    Twitter : @Phasa_Ilanaya
    Domisili : Bojonegoro, Jawa Timur
    Link Share : https://twitter.com/Phasa_Ilanaya/status/874870823760384000
    Goodreads : Nurila Phasa
    kalau lagi putus asa, hal yang biasanya aku lakukan adalah berpikir lagi.berpikir tentang hal yang membuat aku putus asa dan kenapa hal itu terjadi.
    seperti halnya, tahun lalu ketika SNMPTN aku tidak lolos, kemudian aku emngikuti SBMPTN juga tidak lolos, sampai disitu aku masih belum putus asa, karena aku mengikuti jalur prestasi danberharap besar terhadap jalur itu,namun sayang ternyata aku juga tidak lolos. belum lagi, saat aku ingin mengikuti jalur mandiri kedua orang tuakut idak memperbolehkan, alhasil aku berpikir keras karena aku juga kurang srek di swasta karena biayanya yang mahal.
    disitulah titik keputus asaanku yang membuat aku akhirnya tidak kuliah selama satu tahun.
    aku kembali mereview apa yang membuat aku gagal sebenanrya, kenapa halitu terjadi. aku selalumeriview mengulang dan mengingat hal-hal yang seharusnya aku lakukan atau tidak aku lakukan. ketika semua itu mendapat jawaban kenapa akugagal, hilanglah keputus asaanku. yang ada hanyalah semangat baru untuk mencoba lagi di tahun depan.
    namun entah kenapa TUhan juga kembali mengujiku, di tahun ini aku juga tidak lagi lolos SBMPTN. tapi kaliini aku tidak putus asa. setidaknya akuemngerti kenapa hal itu terjadi dan tidak hanyalah karena takdir. ketika titik keputus asaan itu terjadi yang ada kini hanya mengingat sang kuasa, hanya bisa berserah diri dan tawakal kepada sang pembuat hidup untuk hidupku selanjutnya.
    sedih sih, kecewa, marah iya, putus asa pasti. tapi jika itu hanyalah sebah ujian mau bagaimana lagi?
    yang terpenting, ketika setiap kegagalan itu ada, kamu harus mempelajari kenapa kamu gagal dan memperbaikinya. agar tidak selalu merasa putus asa, karena orang yang pesimis kana jauh dengan impiannya. sedangkan orang yang optimis akan selangkah lebih dekat dari impiannya.
    dan ketika putus asa terjadi berpikirlah semua itu akan berlalu. biarlah, masih ada jalan lain. so, mereview kembali hal yang membuatku putus asa membuatkumengerti kesalahan yang terjadi.

    ReplyDelete
  9. Nama: Kayla
    Twitter: @kaeylazima
    Domisili: Sleman, DIY
    Link: https://twitter.com/kaeylazima/status/875130583269097472
    Kalau kamu lagi putus asa, apa yang biasanya kamu lakukan?
    Yeah. Putus asa. Asli. aku sering merasa putus asa dan ya banyak hal berbeda yang kulakuin, terserah aku lagi putus asa ttg apa.
    Putus asa yang plg parah itu baru aja kemarin pas pengumuman nilai UN SMP. Well. Ibuku sms ke aku, nilaiku 'segini' dan ya menurut data tahun lalu sih itu jelek banget. Padahal kan ada pepatah. usaha tidak akan mengkhianati hasil Tapi apa? Aku tahajud dan dhuha hampir tiap hari. Aku ngehabisin kurang lebih 4 buku latihan dari penerbit yang beda-beda. Belum aku bayar tryout2. Semua itu nggak gratis dan aku udah mati-matian berusaha. Aku nangis seharian. Ngelempar bantal anhing yang menurutku masih lempar-able. Sampe au inget quote yang kutulis di kertas impianku. Tuhan memintamu untuk berusaha, bukan berhasil. Then, kenapa aku sedih kan? Walaupun susah banget nerima. Beberapa hari masih pengin nangis. Tapi aku sadar. Bukankah aku sendiri yang minta tuhan berikan yang terbaik bagiku? Lantas kenapa aku memungkirinya.
    Intinya sih. Kal lagi putus asa. Kadang kita harus inget lagi ke titik awal. APa tujuan lo selama ini? Apa tujuan lo ngelakuin ini? Worth it bangetkah untuk diperjuangkan?
    Putus asa kadang boleh terlarut tapi nggak boleh tenggelam dan jadi kapal karam. Apa yang bikin kia bangun? Motivasi yang paling besar. Keluarga. Tuhan. Teman. Beberapa faktor yang bisa memotivasi kita dr keputusasaan. Dan tentu saja kita harus selalu optimis bukan? Bahwa Tuhan akan selalu menyimpan sesuatu yang indah di ujung perjalanan kita.

    ReplyDelete
  10. nama/IG/G+/Goodreads : vanisa desfriani
    Twitter @ishavanisa
    share https://twitter.com/Ishavanisa/status/875148844106891264

    kalau merasa putus asa. cukup datengin mama sama bapa. They are the reason of my life. sesimple itu :)

    ReplyDelete
  11. Nama: Nurwidati Puspita
    Akun twitter: @Nurwidati24
    Domisili: Sampit, Kalimantan Tengah
    Link share: https://mobile.twitter.com/Nurwidati24/status/875541339705819136
    Akun goodreads: NurwidatiP

    Kalau aku lagi putus asa, biasanya yang aku lakukan adalah diam di kamar, berpikir sambil nangis dan menyesal, "Kenapa sih harus kaya gini? kenapa malah cape hidup? kenapa aku selalu putus asa?" "Seseorang adakah yang bisa membantuku, keluar dari keputus-asaan ku?" Terus nyanyi lagu Tenshi no Shippo JKT48.
    Terus, biasanya setelah itu, aku curhat ke teman dekat yang sering memberi kata-kata bijak. Curhat tentang apa yang terjadi, bagaimana, dan mengapa, sampai akhirnya bercerita kalau aku nangis di kamar kaya orang aneh. Setelah itu, mereka bakalan ngasih kata-kata motivasi, nasehat, dan lebih sering menyalahkan diriku, agar aku bisa introspeksi diri atas segala yang terjadi. Setelah itu, teman ku bakalan ngajak sholat Duha, seperti biasa pas jam istirahat. Dan setelah cerita ke teman, rasanya lega, karena ada yang mau mendengarkan cerita aku.
    Jika itu berhubungan serius dengan masalah sekolah, aku bakalan cerita ke orang tua, terutama Mama, sambil nangis-nangis juga. Dan saat itu, bakalan lebih banyak kata motivasi, dan dukungan, dan sindiran, "Kalau yang lain bisa, kamu juga harus bisa. Makanya belajar, jangan main hp terus. Jangan baca buku-buku novel lagi. Sudah kelas 12, kalo pelajaran sudah dimulai, jangan baca novel lagi." Seperti menyalahkan bagiku, tapi itu semua emang benar. Terutama saya membahas nanti kuliah dimana? Jurusan apa? Kuliah disitu banyak teman yang mau, jadi nggak mau ikut ke situ juga. Nanti Ujian milih pelajaran apa, biologi, fisika, kimia? Semuanya susah, nanti lulus nggak, ya? Teman-teman yang lain sering juara, berangkat ikut lomba, dapat sertifikat, aku nggak pernah ikut lomba, dan dapat sertifikat, nanti kalah sama mereka yang lebih pintar, masuk mana?
    Itulah semua permasalah yang buat aku putus asa, jika curhat nya ke Mama

    ReplyDelete
  12. Nama: Indri Dwi Fitria
    Twitter /IG : @indridwi_
    Domisili :Situbondo, Jawa Timur
    Link share : https://twitter.com/indridwi_/status/875600576351944707
    Kalau sedang putus asa saya pasti menangis, bukannya cengeng atau apa. Tapi menangis bagi saya seakan menyalurkan semua keputus asaan itu, meskipun tidak dapat menghilangkannya tapi mampu memperbaiki perasaan saya sejenak. Saya pernah benar-benar putus asa, awalnya saya ingin sekali berhenti mencoba namun saya teringat akan tujuan saya yang akhirnya memotivasi saya untuk kembali berjuang, awalnya saya akan kembali mengevaluasi sebab-sebab saya gagal di suatu hal itu kemudian saya menulisnya agar selalu teringat dan tidak melakukan hal itu lagi.

    ReplyDelete
  13. Nama : Pida Alandrian
    Twitter/IG : @PidaAlandrian92 / @pidaalandrian
    Domisili : Aceh
    Link Share : https://twitter.com/PidaAlandrian92/status/875855254771818497
    Goodreads : https://www.goodreads.com/user/show/52491239-pida-alandrian

    Ada beberapa hal yang sering aku lakukan di saat sedang mengalami putus asa.
    Yang pertama, aku akan berusaha untuk mencoba mengikhlaskan (terlebih dahulu) apa yang mendasari aku sehingga mengalami keputusasaan tersebut dan mencoba untuk sadar diri kalau ‘itu’ mungkin bukan harapan aku. Mungkin apa yang selama ini aku coba dapatkan dan lakukan tidak berpihak kepadaku. Katakanlah seperti melepaskan harapan-harapan tertentu yang kira2 membuat aku tidak ada kesempatan (pupus harapan).
    Kedua, berusaha (lebih keras) untuk menyenangkan diri sendiri. melakukan apapun yang bisa membangkitkan semangat hidup aku kembali. Misalnya, makan coklat gila2an (yang sebelumnya nggak pernah,malah jadi pernah). Melakukan ‘apa pun’ yang sebelumnya mungkin aku tidak pernah melakukan hal tersebut. Pokonya untukmenyenangkan diri sendiri.
    Ketiga, menggali kembali apa yang seharusnya kita lakukan (mungkin bisa dimulai dari sebuah harapan yang baru).disini bisa semacam merenungkan kembali apa yang sudah terjadi.
    Keempat, menangis. Bukankah menangis itu seperti kita sedang mengeluarkan semua beban yang ada di pikiran kita (stress, misalnya). Tidak ada salahnya untuk menagis, karena itu wajarkan..

    Oke itu dia, versi yang aku sering lakukan ketika sedang mengalami fase penurunan dalam hidup aku (Putus asa maksudnya, hehehe)

    ReplyDelete
  14. Nama: Rina Fitri
    Twitter: Rinafiitri
    Domisili: Banda Aceh
    Link Share:
    https://twitter.com/Rinafiitri/status/875864247607087105
    Goodreads: Rina Fitri

    Tentunya yang pertama sekali aku lakukan adalah menyebut nama Allah dan ber-istighfar. Kenapa perlu ber-istighfar? Karena putus asa merupakan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah. Allah pernah berfirman bahwa "Janganlah berputus asa dari rahmat Allah". Selanjutnya, mencurahkan segala permasalahanku kepada Yang Maha Tahu Segalanya yaitu Allah swt. Sebenarnya tanpa aku mencurahkan pun Allah sudah pasti tahu permasalahan yang kualami.
    Kemudian, menenangkan pikiranku dan berpikir positif serta mencari solusi. Setelah itu, bersabar dan menyerahkan semuanya kepada Allah serta meyakini bahwa suatu saat pasti aku akan keluar dari permasalahan yang sedang kualami. Aku sudah membuktikannya sekarang. Dan ketika aku mengenang bagaimana beratnya permasalahanku dulu yang membuatku hampir putus asa, rasanya aku tidak henti-hentinya bersyukur karena bisa melewati hal tersebut. Percayalah Allah tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kemampuan hamba-Nya dan kesabaran kita pasti akan dibalas dengan cara yang manis. Ingat selalu jika suatu cobaan datang bukan karena Allah membenci kita, tetapi karena Allah ingin menguji keimanan kita.

    ReplyDelete
  15. Nama: Ananda Nur Fitriani
    Twitter: @anandanf07
    Domisili: Bogor
    Link share: https://twitter.com/anandanf07/status/875887954563956736
    Akun goodreads: www.goodreads.com/anandanftrn

    Kalau dalam kamus aku sih, putus asa itu saat aku mau melakukan sesuatu, dan udah nyoba berbagai cara dengan semaksimal mungkin, tapi ga bisa meraih/mencapai tujuan yang aku mau. Dalam artian, udah mentok banget ga tau mesti ngapain lagi.

    Contoh kecilnya, waktu hp aku lcd nya rusak tiba-tiba dan jadi ga bisa nyala. Terus aku sok ide mau benerin sendiri (HEHE), ngecek bagian ini itu, ngoprak-ngoprek mesinnya tapi ga ngepek apa-apa.
    Atau contoh lumayan besarnya, waktu aku mau belajar matematika buat ujian kenaikan kelas kemarin, tapi ga bisa-bisa, ga ada rumus yang masuk, malah udah kepusingan duluan padahal baru liat soalnya.

    Biasanya, kalau 'putus asa' itu datang, kepalaku bakal on fire aka panas. Boro-boro deh ngalihin perhatian ke hal lain, sekalipun hal itu sesuatu yang aku sukaaaa banget. Iya emang aku suka keukeuh dan gatel kalo udah kaya gini, jadi satu-satunya hal yang biasa aku lakuin; nangis.

    Nangisnya itu ga sengaja, kaya... kelepas sendiri aja gitu. Kadang aku sebel sendiri kalo udah kerasa mau nangis, suka bilang dalam hati 'jangan nangis, sumpah jangan nangis ih benci banget sih lu teh cengeng'. Malu juga kan kalo tiba-tiba ibuku masuk dan ngeliat akunya lagi nangis, terus nanya kenapa dan aku jawab karena alesan sepele. Help :(

    Tapi nyatanya yah kak princess yang cantik😍😍😍 dari dulu aku ngerasanya, kalo ada masalah terus aku putus asa dan aku nangis, malahan masalah itu selesai secara tiba-tiba dan dengan cara yang sebelum-sebelumnya aku coba dan itu terasa konyol banget!!! Dari dulu loh itu dari dulu. Contohnya waktu kecil aku pernah kekunci di kamar mandi karena aku selot padahal slotnya rusak, dan terlalu malu buat minta tolong sama orang di luar, udah nyoba berbagai cara selama 15 menit. Terus aku putus asa dan nangis sejadi-jadinya, abis aku agak tenang, aku coba buka slotnya kaya biasa dan kebuka gitu aja. Sebel ga sih!!

    Tapi ya tentunya ada juga masalah yang ga bisa diselesaikan hanya dengan tangisan. Contohnya waktu belajar mate dan ga bisa-bisa hehe, aku nangis sambil istighfar berkali-kali sampe aku capek dan udah tenang lagi. Pilihannya cuma 2; tidur atau lanjut berusaha. Dua-duanya sama-sama pilihan yang bagus sih, tapi kayanya waktu itu aku pilih tidur deh hehe lupa. Tapi nyatanya (lagi), aku tetep bisa melalui ujian itu dengan lancar. Hamdalah ga sampe kepusingan dan nangis-nangis pas ujian:)

    Contohnya masih banyak sih, tapi kayanya komen ini udah cukup panjang hehe. Cuma ya, menurut aku tetep ada satu hal yang ga boleh dilupain saat putus asa, yaitu; doa. Karena kenyataannya hanya Tuhan yang dapat menolong kita :) (efek sanlat).

    ((agak malu juga sih ya komen gini))😰 but it's ok because i luv sharing and may the hope be with us! Thanks kak princess

    ReplyDelete
  16. Nama: Aulia
    Twitter: @nunaalia
    Domisili: Serang
    Link share: https://twitter.com/nunaalia/status/875910946232836096
    Goodreads: nunaalia
    Jawaban:

    Kalau kamu lagi putus asa, apa yang biasanya kamu lakukan?

    Saat putus asa rasanya tul lelah hati, bingung, berasa nggak tahu harus gimana. Yang biasa aku lakukan hanya ngadu sama Allah. Berkeluh kesah, nangis, mohon kekuatan, mohon petunjuk, dan juga mohon diberi kemudahan dalam menghadapi masalahku. Aku memang orang yang selalu memendam masalah sendiri, jadi semuanya aku kembalikan pada Allah SWT Sang Maha pemberi solusi. Aku jarang curhat sama orang, sekalipun itu orangtua, saudara, atau teman. Malu aja rasanya kalau orang tahu aku kelihatan begitu lemah. Dan aku juga tidak mau membuat orang lain ikut sedih. Karena aku berpikir yang bisa mengatasi masalahku dan merubah semuanya menjadi baik adalah diriku sendiri, dan tentunya dengan pertolongan Allah SWT.

    ReplyDelete
  17. Nama: Monica Indah
    Twitter: monicaindah5
    Domisili: Bogor
    Link Share: https://twitter.com/MonicaIndah5/status/875966375478439936
    Pertanyaan: Kalau kamu lagi putus asa, apa yang biasanya kamu lakukan?
    (Yang mau curhat dipersilahkan)

    Jawab: kalo baru putus asa atau ngerasa ngelakuin segala sesuatu itu rasanya kaya sia2, biasanya cari waktu untuk sendiri dulu. duduk atau sambil guling di kasur, merenungin segala sesuatu yang udah dilakuin di belakang, perjuangan yang dilakukan untuk sampai ke titik ini. ingat juga perjuangan orang2 disekililing yang udah bantuin sampai ke titik ini. insya Allah dengan begitu, pasti semangat nya akan kembali lagi.

    terus, kalau udah merasa lelah, berhenti sebentar dan lihat sekeliling, lihat pemandangan atau hal2 yang mungkin terlewatkan karena kita terlalu fokus untuk mengejar sesuatu. setelah itu, lanjutkan perjalanan untuk mengejar apa yang diinginkan. dan sebagai seorang muslim, ingat kalau Allah tidak menyukai hamba Nya yang mudah berputus asa. selalu ada jalan, kalau ada kemauan :)

    ReplyDelete
  18. nama: nia amanda
    twitter: @triniaamandaa
    domisili: Denpasar, Bali
    Link share: https://twitter.com/triniaamandaa/status/876070572098174976


    Jawabanku:
    sering banget ngerasa putus asa apalagi saat aku udah kerja keras namun hasilnya kurang bagus/kurang memuaskan.
    seperti skrg,aku kan mau nyari SMA nih, dan udah nempuh masa2 UN. sebelum un itu, bagiku usahaku udah cukup keras dan gigih. aku udah banyak dan rajin belajar. aku pinjem soal2 dari kakak kls yg tahun lalu, kebanyakan modelnya sama. Aku jawab soal2 itu dan kalau ga ada yg aku tau (terutama fisika dan matik) aku tanya ke temen yg pinternya kelewatan, tanya ke guru les, aku juga sering TST di suatu bimbel. Dan lama kelamaan aku ngerti materi dan caranya, aku coba tu jawab soal2 yg lain dan ketagihan. kalo udah bisa mah pasti jawab soal semangat, apalagi jawabannya ada di pilihan.

    and then, ujian selese, hatiku lega walau ada soal yg beberapa aku ragu jawabanya.

    Dan akhirnya waktu pengumuman NEM ternyata aku dapet 35,90 yg itupun menurut sekolah dan ortu itu udah gede banget dan 'maybe'bisa keterima di SMA fav ku (astungkara) but, bukannya aku ga bersyukur atau apa dgn nem segitu, but aku sedikit kecewa karna ternyata aku yg belajar mati2an dapet nilai segitu, sedangkan temenku yg menurutku males dan santai2 aja itu dpt nem yg lebih besar dr aku. *please, aku ga iri atau apa sm dia, tapi aku cuma heran aja knp kayak gini*

    aku memang pertamanya 'sedikit kecewa dan putus asa' tapi lama kelamaan yg relain aja dah toh emg segitu kemampuan yg aku punya.

    So, dari curhatan aku diatas*maapkeun* saat aku lagi putus asa, yg aku lakukan adalah merenung, berpikir, intropeksi diri. mungkin usaha yg selama ini aku lakukan itu kurang cukup, harus lebih keras dan sabar.

    aku juga harus memikirkan untuk masa depan. kalau misalnya kita berhenti di tengah jalan namun ternyata kesuksesan itu sedikit lagi udah bisa tergapai di depan mata kita, masa putus asa? kerja keras yg kemaren2 itu gimana? masa kita tega dari dulu sudah bertekad, kerja keras namun hasilnya nihil, kan rugi.

    Ya setidaknya jangan sampe putus asa di tengah jalan, nanti yg ada malah nyesal. Jalanin saja, dibawa santai. Biarlah mengalir seperti air sungai. hehehe.

    Kayaknya aku kepanjangan curhat ���� maapkeun

    ReplyDelete
  19. btw mau tanya, casanova aku baca digoogle artinya itu kaya cowok yang bisa naklukin wanita, abis itu cowok yang banyak cewe gitu loh, cowok yg suka gonta ganti pasangan tapi kalo baca dr sinopsisnya Alvaro itu cowok dingin dan baru kali itu nembak cewek.. entahlah aku belum baca isi novelnya tapi jadi agak heran sama kata-kata casanova sedangkan alvaro nya sendiri dingin sama cewek2 lain hihi

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...