Home         Who Am I         Corner         RC 2017         Book Sale         Disclosure         Privacy Policy         Wishlist

1 November 2018

Bukan Cinta Monyet - Purnama Teduh | Ngewagerin Buku + Giveaway


42260033
Judul : Bukan Cinta Monyet
Penulis : Purnama Teduh
Penerbit : Laksana
ISBN : 978-602-407-423-4

And the blurb..

“Kalau aku suka sama side, gimana?” ucap Indar tiba-tiba. “Bukan rasa suka sebagai kakak atau adik, apa lagi sekadar teman.Aku menyukai side layaknya sebagai gadis.”
***
Lika tak habis pikir bagaimana siswa yang beberapa tahun lebih muda dibanding dirinya bisa mengatakan tidak suka punya hubungan pelatih dan siswa, kakak dan adik, apa lagi sekadar teman.

Kala Indar mengungkapkan perasaannya, Lika menganggap remaja itu terkena demam cinta monyet. Demam yang cepat reda seiring berlalunya waktu dan bergantinya tempat. Namun, sekian tahun kemudian, mantan muridnya ini bahkan berencana memaling—mencuri—Lika.

***

Indar tahu bahwa kebahagiaan keluarganya, ayah dan ibunya dibangun dari pondasi yang rapuh. Demi mendapatkan sang idaman, ayahnya menempuh cara licik. Maka, Indar bertekad memperjuangkan apa yang ingin hatinya miliki secara adil dan benar. Namun, semua berubah saat gadis yang disukainya mengatakan akan menikah, dengan orang yang tak disangka-sangka pula. Ia tak bisa membiarkan diri hanyut dalam rasa bersalah karena membiarkan kehancuran itu datang begitu saja. Indar harus mengambil tindakan. Tindakan yang kemungkinan besar tidak adil dan salah. Namun, jika tidak dilakukan, akan lebih banyak hati yang disakiti. Lelaki itu dalam dilema
.

Here we go..
  
Lalu Indar Bangsawan, akrab dipanggil Indar, adalah seorang siswa SMA kelas dua belas di sebuah SMA di Lombok. Indar yang dianggap masih bocah, ternyata memiliki perasaan terhadap seorang staf dan guru karate di sekolahnya yang bernama Mandalika Putri atau akrab disapa Lika. Tak ada yang istimewa dari Indar, terkecuali nama yang disematkan padanya merupakan sebuah gelar di suku Sasak. Indar tak habis pikir, ketika Lika mengiyakan ajakannya untuk pergi mencari buku UN, Indar menyatakan perasaannya pada Lika. Lika terkejut mendengar pernyataan Indar, dan Indar menanti jawaban Lika. Tak ada yang tahu jika hati Lika sudah terpatri pada satu nama, Arung.
Lika tentu saja menjalani hubungannya dengan Arung layaknya orang yang berteman biasa, tak ada yang istimewa. Tak ada malam minggu, bertemu pun hanya di kantor. Pada akhirnya mereka terpisah jarak dan waktu, hingga tak berapa lama kemudian salah satu dari mereka menghilang. Indar tak menyerah begitu saja. Ada aja sikap dan kelakuannya yang dilakukan untuk menarik perhatian Lika. Sampai ketika ujian nasional selesai, Indar mempertanyakan kembali perasaannya pada Lika. Bingung, galau dan tak tahu harus apa. Indar pergi, Lika kesepian.

Empat tahun berlalu, ketika Arung dan Indar datang di hadapannya dan menanyakan kembali perasaan yang pernah ada, kebingungan menjalari hati dan pikiran Lika. Pada siapa Lika akan menyerahkan hati dan hidupnya?

Membaca novel ini seriusan, bikin aku banyak belajar. Karena awalnya tertarik dengan novelnya itu karena covernya yang pink-pink unyu ngegemesin, namun karena sinopsisnya juga. Dan berpikirnya ini itu novel remaja khas anak SMA. Tapi, ternyata eng ing eng, antara pikiran dan yang dibaca beda banget. Tapi, justru disitu letak aku penasarannya, karena di setiap part ada kejutan yang menanti. Jadi, tiap mau ganti bab itu, udah dag dig dug duluan. Konfliknya cukup menguras emosi banget. Rasanya pingin ngebanting Thanos aja, biar Avengers yang kejentik selamat.

Aku tertarik dengan novel ini karena di sini, kita diajak untuk belajar budaya, kebiasaan dan adat istiadat suku Sasak di Pulau Lombok. Nggak tahu kenapa, terasa banget, nuansa budayanya, terasa kental banget disini. Salah satu contohnya adalah, ketika akan menikah, mereka menculik gadis yang akan dinikahi kemudian disembunyikan di rumah saudara lelaki. Baru deh esok harinya keluarga lelaki datang ke rumah keluarga perempuan dan saat menikah akan ada nyongkolan, yaitu arak-arakkan pengantin saat menikah. Dan hal ini bikin Lika sempat BT banget pas ketemu arak-arakan ini di jalan. Aku belajar beberapa bahasa pulau Lombok lho, seperti side (kamu), tiyang (saya), merariq (menikah), dan banyak lagi.

Menggunakan sudut pandang masing-masing tokoh, membuat pembaca jadi mengetahui bagaimana kejadian yang terjadi pada mereka, Lika dan Indar dipandang dari sudut pandang masing-masing, selain itu, juga bisa mengetahui perasaan mereka masing-masing.

Ditulis dengan bahasa yang santai dan cukup ringan untuk dibaca, alur ceritanya lebih terasa mudah untuk diikuti. Lika-likunya pun cukup lumayan berat dan agak menguras emosi banget.

So, buat kalian pecinta novel romance, kalian bisa membaca novel ini sambil belajar budaya di Pulau Lombok yaaa. Recomended banget buat kamu baca lho, gaes.

Dan aku menunggu karya kamu selanjutnya yaa..

=== GIVEAWAY TIME ===


Kalian mau mendapatkan 1 novel Bukan Cinta Monyet? Caranya gampang banget lhooo :

1.      Memiliki alamat pengiriman di Indonesia
2.     Follow blog ini via Google atau follow fanpage Peek A Book juga boleh
3.     Follow akun sosmed di bawah ini (boleh pilih salah satu)
- twitter @divapress01, @laksana_fiction dan @princessashr
- instagram @penerbitdivapress dan @peekthebook
4.      Jangan lupa buat meninggalkan komentar di review Bukan Cinta Monyet baik di blog maupun di Instagram @peekthebook
5.     Jangan digembok/diprivate/dikunci yaa akun IG / twitter / sosmed kamu yaa
6.     Share info giveaway ini di twitter atau instagram kamu yaa
- twitter : sertakan link blogspot ini, mention @divapress01, @laksana_fiction dan @princessashr, sertakan hashtag #BukanCintaMonyetGA
- instagram : repost/reshare/regram info giveaway ini yaa di akun instagram kamu, banner blogtour ini beserta caption yang ada di akun @peekthebook, jangan lupa buat kasih hashtag #BukanCintaMonyetGA, mention akun aku yaa
7.     Tuliskan di kolom komentar, Nama - Domisili – Usia – Akun IG/Twitter – Jawaban, ”Pernahkah kalian mengalami cinta monyet?”. Contohnya Pernah dong, waktu itu aku jatuh cinta gitu sama Lee Min Ho, eh, nggak taunya berkembang jadi cinta beneran. Boleh ajak temen kamu, cukup mention 3 akun temen kamu yaa, di caption apabila kamu menshare banner di Instagram atau di twitter kamu
8.     Apabila beruntung, bersedia buat mereview novel ini selama 5 hari di akun IG dan kamu yaa dan full review di blog dan Goodreads (apabila memiliki akun Goodreads)

Giveaway ini berlangsung dari tanggal 1 – 7 November 2018 hingga jam 23.59 WIB. Pengumuman pemenang akan diumumkan paling lambat 1 minggu dari deadline. So, selamat mengikuti dan good luck yaa..

Bakalan ada Ngewagerin Buku novel Bukan Cinta Monyet ini di akun Instagramku. So, stay tune terus yaaa.. 


=== UPDATE WINNER ANNOUNCEMENT ===

Alhamdulillah.. Akhirnya Giveaway #BukanCintaMonyetGA berkolaborasi dengan Penerbit Diva Press dan kak Purnama Teduh  dan host blog tour lainnya selesai juga.
Thank you buat Penerbit Diva Press, kak Purnama Teduh  dan host blog tour lainnya yang sudah ikut mendukung, meramaikan Giveaway #BukanCintaMonyetGA ini. Happy banget, senang bisa bekerja sama dengan Penerbit Diva Press, kak Purnama Teduh dan host blog tour lainnya. Amat sangat berkesan, karena bukunya bikin jatuh cinta part demi part bikin gemes, senyam senyum sendiri, sebel sendiri, ketawa sendiri. Sedih sendiri, baper sendiri. Bikin nggak sabar menunggu karya selanjutnya, nggak lupa juga pertanyaan untuk giveawaynya benar-benar asliii, bikin aku speechless. Ahh, kalian benar-benar warbiyasak banget.
Terima kasih buat kalian semua, sobat Peek A Book yang udah ikutan memeriahkan Giveaway #BukanCintaMonyetGA ini *terharu*. Nggak nyangka kalian bakalan seantusias ini lho.. Terima kasih banyakkkkk yaaa.. *senyum*  
  
Ini beneran baru kali ini bingung mau diannounce jatuhnya ke siapa.
Terima kasih banyak buat sobat Peek A Book semua atas partisipasi kalian. Now, it's time for choose the winner. Siapakah yang beruntung mendapatkan novel Bukan Cinta Monyet dari Penerbit Diva Press dan Kak Purnama Teduh?


And the winner is.. *drumroll, please*

Jengggg.. jengggg..

Jenggg.. jengggg..

Jenggg.. jenggg..
Adhita || Majalengka || 17tahun lebih || @adhtpcd (ig) || pernah. Sama kaka kelas, Andrean Prayuda Yuliyana. Disitu aku bener bener kaya apa? Kata mamah aku si katanya aku cuman cinta monyet tapi ngga bagi aku. Aku bener bener jatuh sejatuh jatuhnya sama kaandre. Kaandre orang pertama yang buat aku ngerasain yang namanya patah hati. Dia ga ganteng ngga, dia b aja. Dia keliatan kaya yang cuek tapi disitu dia punya daya tarik tersendiri menurut aku. Kata temen aku, apa si yang aku liat dari kaandre? Padahal aku bisa suka ke orang yang lebih dari kaandre tapi gatau kenapa aku lebih milih kaandre. Tapi ternyata aku sama dia gabisa lebih dari seorang adik dan kaka kelas. Sampai akhirnya dia bahagia sama pacarnya, dan aku bahagia juga sama dia..
Congratulation yaa, buat pemenang. Aku harap kamu langsung konfirmasi alamat kamu via email di peekthebook@gmail.com yaaa.. dengan subject Novel Bukan Cinta Monyet - Peek A Book. Mohon untuk segera direspon yaa dalam waktu 1x24 jam atau setelah lewat waktu tersebut, aku terpaksa memilih yang lain yaa.. ^^. Dan setelah buku diterima, mohon untuk segera diposting di sosmed kamu dan tag/mention host dan penulis serta penerbit yaa. Jangan lupa untuk mereview/memberi bintang di Goodreads (jadi, apabila belum memiliki akun goodreads, bikin yuk, biar bisa memberikan review). Atau direview di akun sosmed kamu juga boleh, jangan lupa tag/mention penerbit, penulis dan host yaa.
Nah, buat yang belum beruntung, jangan kecewa dulu, masih ada Giveaway di bulan November ini lho di blognya kak deehati.com.. Terima kasih banyak buat kalian yang sudah ikutan Giveaway #BukanCintaMonyetGA ini yaaa.. Mohon maaf, jika selama Giveaway ini banyak salah kata, salah perbuatan. Mohon maaf jika banyak kekurangan selama Giveaway #BukanCintaMonyetGA ini. Semoga ke depannya kerjasama ini akan berlangsung dengan baik yaa.. Terima kasih banyak.. Terima kasih Penerbit Diva Press dan kak Purnama Teduh dan host blog tour lainnya. Sukses selalu untuk kalian semua yaa.

10 comments:

  1. Amalita | Jakarta | 22 | @hello_amalita (IG) | Aku tidak pernah mengalami contact momonyet, karena aku belum cukup umur

    ReplyDelete
  2. Adhita || Majalengka || 17tahun lebih || @adhtpcd (ig) || pernah. Sama kaka kelas, Andrean Prayuda Yuliyana. Disitu aku bener bener kaya apa? Kata mamah aku si katanya aku cuman cinta monyet tapi ngga bagi aku. Aku bener bener jatuh sejatuh jatuhnya sama kaandre. Kaandre orang pertama yang buat aku ngerasain yang namanya patah hati. Dia ga ganteng ngga, dia b aja. Dia keliatan kaya yang cuek tapi disitu dia punya daya tarik tersendiri menurut aku. Kata temen aku, apa si yang aku liat dari kaandre? Padahal aku bisa suka ke orang yang lebih dari kaandre tapi gatau kenapa aku lebih milih kaandre. Tapi ternyata aku sama dia gabisa lebih dari seorang adik dan kaka kelas. Sampai akhirnya dia bahagia sama pacarnya, dan aku bahagia juga sama dia.

    ReplyDelete
  3. Ade Yuanita | Purwokerto | 20 | @puyu.world (IG) | Pernah dong. Pake banget. Jadi, dulu tuh aku naksir cowok. Temen sekelas. Anaknya dulu mungil, item. Ga tau juga kenapa dulu kesengsem sama dia wkwk. Then, aku PDKT-in doooong. Karena dulu lagi hype bolpoin apa tuh, yang kecil terus tintanya rada mengkilap gitu. Ya itu deh pokoknya. Karena itu lg hype, jadi aku bela2in buat beli banyak karena aku tau dia suka pake itu buat bikin tato ala-ala. Walhasil, dia sering banget pinjem ke aku itu bolpoin sampe kadang ga dibalikin. Dan karena terlalu sering, aku sama dia dicengin sama yang lain. Malu, tapi ya gimana ya wkwk. Trus pas pertengahan tahun, mau kelulusan kita enggak tau kenapa jadi biasa aja sama dia. Dan sampe sekarang masih jadi friend, dong. Masih suka ceng-cengan juga wkwk. Dan dia udah sangat berubah. Jadi lebih cakep *eh. Udah kerja dan lumayan lagi *eh, udah udah πŸ˜‚

    ReplyDelete
  4. Nama: Rina Fitri
    Domisili: Banda Aceh
    Usia: 20 thn
    Twitter: @Rinafiitri
    Jawaban:
    Sebenernya bingung sih aku pernah ngalamin cinta monyet apa gk, soalnya soal cinta tidak bisa diidentifikasi dan diberi definisi*ceilah
    Tapi pernah sih di SMA suka2 gitu sama cowok. Cowoknya cowok yg ganteng banget, agak2 nakal, trus banyak disukain cewek2. Jadi berasa badboy2 sekolah gitu. Terus pas sekarang udah lulus SMA, masih ada rasa suka sih (read: suka stalkingin instagramnya) cuma udah agak berkurang intensitasnya. Mungkin itu cuma cinta monyet.

    Aniway aku udah baca review novel ini, dan cukup tertarik juga sama budaya sasak yg diselipkan di sini. Terus nama tokohnya juga Lalu Indar Bangsawan. Nah kemarin kan ada juga atlet sprinter namanya Lalu Muhammad Zohri. Jadi penasaran, apa Lalu itu memang nama orang-orang Lombok ya? Jadi semacam marga gitu?

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Aulia - Serang – 37++ – IG: @nunaalia –
    ”Pernahkah kalian mengalami cinta monyet?”

    Jawaban: Cinta monyet mungkin bisa dibilang cinta anak SD ya.... hahahahaaa
    Pernah sih....sama cowok yang lebih muda pula. Awalnya sih perasaan tuh biasa aja, seperti teman gitu. Tapi gara-gara ada tante dan oom pengantin baru di dekat rumah yang lihat aku sama dia duduk duaan hujan-hujan, dan mereka bilang, "aih...pacaran yaaa??!"
    Eeh dari situ aku jadi kepikiran. Dan kalo diperhatiin dia emang cakep siy hihihi.... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Membaca blurb-nya agak bingung dengan kata Side. Dikirain nama orang, ternyata itu bahasa Lombok untuk sebutan kamu toh... :D

      Seru kayanya kalo bisa mengenal bahasa dan budaya Lombok dari buku ini. Indonesia banget!

      Delete
  7. Cinthya - Tangerang - 16 thn - ig:@cinthya.reads - pernah, saling suka gitu, dulu. dia juga udah nembak aku pake surat dan coklat. tapi gak aku bales, bukan nolak ya, cuma gak dijawab aja. yaudah deh, gak ada kepastian lagi:')

    ReplyDelete
  8. nama: helen amelia
    domisili : pekanbaru, riau
    umur : 22 tahun
    ig: @ameliahelen6

    Pernahkah kalian mengalami cinta monyet?
    jawabannya: pernah, yang umurnya terpaut jauh sama saya kira-kira 5 tahun di atasku. ia adalah keponakan dari suaminya kakak mama yang kedua. aneh ya? iya mungkin kelihatan aneh, bisa suka karena mungkin aku sering diejek2 sama abang itu karena takut naik eskalator di jaman sd dulu dan juga sering diajak main. hehehe. apalagi diajak main sama abang ganteng cuma berduaan saja. siapa sih yang enggak mau main sama abang ganteng. kadang, aku suka ngayal2, andai suatu hari bisa beneran pacaran. hahaha. tapi, itulah kali pertamanya aku merasa nyaman didekatnya lebih dari sekadar teman/sahabat/ ataupun saudara sendiri πŸ˜‚

    ReplyDelete
  9. Mutmainah | Bojonegoro | 16 tahun | @yoooomina | Dulu pernah ngalamin cinta monyet waktu smp. Suka banget sama dia karena dia pintar olahraga. Diem-diem suka ngelihatin dari jauh. Setelah beberapa bulan dia nyatain suka ke aku. Tapi aku tolak karena ternyata aku cuma sebatas kagum aja hehe.

    ReplyDelete

Feel free to leave comments ya :)
Any comments about anything, except SPAM is welcome.

Thank you for visiting, sobat! :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...